Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Perlindungan Hukum dan Upaya Preventif Gagal Bayar Debitur Terhadap Pinjaman Online Berbasis Financial Technology Rudyarta, Ryan; Ardiyansyah, Fikri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.788

Abstract

Dunia internet terdapat fasilitas diantaranya untuk keperluan kehidupan bermasyarakat. Pinjaman online merupakan salah satu jenis Financial Technology yang berkembang pesat dalam kehidupan masyarakat di Indonesia yang menimbulkan suatu dampak positif dan dampak negatif. Bentuk rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana perlindungan hukum debitur terhadap pinjaman online berbasis Financial Technology dan bagaimana upaya preventif gagal bayar debitur terhadap pinjaman online berbasis Financial Technology. Menggunakan metode penetilian yuridis normatif, pendekatan perundang-undangan dan studi pustaka. Perlindungan hukum debitur terhadap pinjaman online sudah diatur dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan antara lain dibidang kerahasiaan data sehingga kreditur berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan data. Langkah yang dapat ditempuh oleh seorang debitur untuk upaya preventif terhadap gagal bayar suatu pinjaman online adalah melakukan langkah restrukturisasi kredit, mengupayakan meminjam sejumlah uang kepada kerabat ataupun sanak keluarga, dan bekerja keras dengan sungguh-sungguh agar tidak terjadi gagal bayar terhadap fasilitas kredit pinjaman online berbasis Financial Technology.
Settlement of The Conflict Between The Republic of The Philippines and The People's Republic of China Through The Permanent Court of Arbitration Ardiyansyah, Fikri; Adams, Jeremias; Adams, Thomas; Amaya Navarro, Amalia
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 5 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v5i4.246

Abstract

The purpose of this study is to explain the background of the resolution of the South China Sea conflict between the Republic of the Philippines and the People’s Republic of China through the Permanent Court of Arbitration. This thesis is grounded in a fundamental framework of thought that combines international security theory and international legal theory. In searching for data sources, the researcher employed a qualitative method. The results of this study explain that the international arbitration decision confirms that the islands claimed by China do not meet the requirements for a right to an exclusive economic zone (EEZ) or a wide continental shelf. The Philippines is considered the rightful owner of the area included in its exclusive economic zone in accordance with UNCLOS. In addition, this decision emphasizes that China’s actions in building islands and placing infrastructure in the disputed area violate the rights of the Philippines and the principles of international law. In addition, based on the author’s interviews with the Ministry of Foreign Affairs, the results indicate that the South China Sea conflict between the Chinese and Philippine governments is a latent issue that is very difficult to resolve.
STRATEGI PEMERINTAH JEPANG DALAM MEMULIHKAN SEKTOR EKONOMI MELALUI PARIWISATA PASCA COVID-19 PADA TAHUN 2022 Ardiyansyah, Fikri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32045

Abstract

Tujuan penelitian ini ingin menjelaskan mengenai latar belakang Pemerintah Jepang mengeluarkan kebijakan Go To Travel dalam meningkatkan perekonomiannya melalui sektor partiwisata pasca Covid-19 dan menjelaskan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah Jepang dalam memulihkan perekonomiannya melalui sektor pariwisata. Skripsi ini dibuat berdasarkan pada kerangka dasar pemikiran dengan menggunakan konsep kebijakan luar negeri dan konsep public sector management. Dalam mencari sumber data, metode yang digunakan oleh peneliti yakni metode kualitatif. Dari hasil penelitian ini menjelaskan bahwa strategi yang dilakukan oleh pemerintah Jepang dalam meningkatkan sektor pariwisata melalui kebijakan Go To Travel merupakan langkah yang tepat dilakukan oleh pemerintah Jepang. Itu disebabkan karena pasca terjadinya Covid-19 banyak tempat wisata tutup sehingga sektor swasta memerlukan dukungan dari pemerintah. Salah satu caranya ialah memberikan subsidi kepada pihak swasta agak mampu menggerakan sektor industri pariwisata. Selain itu, berdasarakan hasil wawancara yang dilakukan oleh penulis kepada pihak Kementerian Luar Neger yang menjelaskan bahwa langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Jepang sangat telat karena perekonomian Jepang banyak di dukung oleh sektor pariwisata sehingga pemerintah Jepang perlu mengambil langkah yang kongkrit.