Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KONSUMEN YANG MENGALAMI KERACUNAN MAKANAN (CONTOH KASUS KERACUNAN CIKI NGEBUL/ICE SMOKE) Rudyarta, Ryan
SUPREMASI HUKUM Vol. 20 No. 02 (2024): Supremasi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food is basic need of human daily life. Snack food generally popular among society as an example ciki ngebul/ice smoke which contain liquid nitrogen. Some cases food poisoning has been reported by consumers caused by consumption ciki ngebul/ice smoke. The problem issue is how the legal protection towards consumers  who experienced food poisoning ciki ngebul/ice smoke and how legal effort which can be reached consumers who experienced food poisoning ciki ngebul/ice smoke. Author used normative law research, data acquisition method is literature review, approach of writing use regulatory approach and case approach. Consumer who experienced food poisoning ciki ngebul/ice smoke are protected by law number 8 year 1999 concerning consumer protection. efforts to resolve consumer disputes can be reached through 2 (two) legal effort, that is disputes resolution through the courts (litigation), nor disputes resolution through out of court (non litigation). Keywords: Consumer; Food poisoning; Consumer protection
Penyelesaian Konflik Laut Cina Selatan antara Republik Filipina dan Republik Rakyat Tiongkok melalui Permanent Court Of Arbitration Pada Tahun 2023 Fikri Ardiyansyah; Rudyarta, Ryan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1469

Abstract

Tujuan penelitian ini ingin menjelaskan mengenai latar belakang penyelesaian konflik laut cina Selatan antara republik filipina dan republik rakyat tiongkok melalui permanent court of arbitration. Skripsi ini dibuat berdasarkan pada kerangka dasar pemikiran dengan menggunakan teori keamanan internasional dan teori hukum internasional. Dalam mencari sumber data, metode yang digunakan oleh peneliti yakni metode kualitatif. Dari hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Putusan arbitrase internasional menegaskan bahwa pulau- pulau yang diklaim oleh Tiongkok tidak memenuhi syarat untuk hak zona ekonomi eksklusif (ZEE) atau landas kontinen yang luas. Filipina dianggap sebagai pemilik sah atas area yang termasuk dalam zona ekonomi eksklusifnya sesuai dengan UNCLOS. Selain itu, keputusan ini menekankan bahwa tindakan Tiongkok dalam membangun pulau dan menempatkan infrastruktur di wilayah sengketa melanggar hak-hak Filipina dan prinsip hukum internasional. Selain itu, berdasarakan hasil wawancara yang dilakukan oleh penulis kepada pihak Kementerian Luar Negeri yang menjelaskan bahwa konflik laut cina Selatan antara pemerintah tiongkok dan filipina merupakan konflik laten yang sangat sulit untuk penyelesaiannya.
Analisa Perlindungan Hukum dan Upaya Preventif Gagal Bayar Debitur Terhadap Pinjaman Online Berbasis Financial Technology Rudyarta, Ryan; Ardiyansyah, Fikri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.788

Abstract

Dunia internet terdapat fasilitas diantaranya untuk keperluan kehidupan bermasyarakat. Pinjaman online merupakan salah satu jenis Financial Technology yang berkembang pesat dalam kehidupan masyarakat di Indonesia yang menimbulkan suatu dampak positif dan dampak negatif. Bentuk rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana perlindungan hukum debitur terhadap pinjaman online berbasis Financial Technology dan bagaimana upaya preventif gagal bayar debitur terhadap pinjaman online berbasis Financial Technology. Menggunakan metode penetilian yuridis normatif, pendekatan perundang-undangan dan studi pustaka. Perlindungan hukum debitur terhadap pinjaman online sudah diatur dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan antara lain dibidang kerahasiaan data sehingga kreditur berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan data. Langkah yang dapat ditempuh oleh seorang debitur untuk upaya preventif terhadap gagal bayar suatu pinjaman online adalah melakukan langkah restrukturisasi kredit, mengupayakan meminjam sejumlah uang kepada kerabat ataupun sanak keluarga, dan bekerja keras dengan sungguh-sungguh agar tidak terjadi gagal bayar terhadap fasilitas kredit pinjaman online berbasis Financial Technology.