Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial Orang tua dengan Career Indecision pada Mahasiswa Psikologi Tingkat Akhir Universitas Negeri Padang Fajriani, Fitria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan dukungan sosial orang tua dengan career indecision pada Mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuantitatif korelasional. Populasi penelitia ini adalah Mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Padang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 117 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan correlation pearson menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji correlation pearson dengan signifikansi sebesar 0.044 < 0.05. Dengan demikian, hipotesa yang menyatakan bahwa adanya hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan career indecision dapat diterima, sedangkan hipotesa yang menyatakan tidak adanya hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan career indecision dapat ditolak.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Manajemen Nyeri Non Farmakologis Oleh Perawat Pelaksana Di Irna Non Bedah Rsup Dr M Djamil Padang Tahun 2015 Fajriani, Fitria; Arif, Yulastri; Deswita, Deswita
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55398

Abstract

Angka kenyamanan pasien atau pasien bebas dari nyeri merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kesehatan di ruang rawat inap. Salah satu upaya perawat untuk meningkatkan angka mutu tersebut adalah manajemen nyeri nonfarmakologis. Irna non bedah memiliki angka nyeri yang cukup tinggi, namun angka tatalaksana nyeri yang dilakukan oleh perawat masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan manajemen nyeri nonfarmakologis oleh perawat pelaksana di Irna Non Bedah. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 89 orang yang diambil secara purposive. Instrumen penelitin ini dibuat oleh peneliti yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh (59,6%) perawat pelaksana kurang baik dalam melaksanakan manajemen nyeri nonfarmakologis. Berdasarkan uji statistic Chi-square, terdapat hubungan yang bermakna antara pelatihan, pengetahuan, sikap dan motivasi terhadap pelaksanaan manajemen nyeri nonfarmakologis dengan masing-masing Pvalue (0,001; 0,007; 0,001; 0,001). Faktor yang memiliki kontribusi paling besar terhadap pelaksanaan manajemen nyeri nonfarmakologis adalah pelatihan. Oleh sebab itu diharapkan kepada institusi pelayanan untuk dapat membuat program pelatihan yang berkelanjutan tentang manajemen nyeri nonfarmakologis.