Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Mahasiswa Program Asistensi Mengajar Dalam Meningkatkan Kompetensi Dan Adaptasi Teknologi SDN 1 Gondangkulon Evi Wijayawati; Sediono
Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat (Teknokrat)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jt.v2i2.27736

Abstract

To cultivate superior human resources, higher education institutions play a key role in producing competitive graduates in the era of Industrial Revolution 4.0, which has now become a new paradigm in the education system. The *Merdeka Belajar-Kampus Merdeka* (MBKM) program, launched in 2020 and outlined in the Ministry of Education and Culture Regulation No. 3 of 2020, has fostered the development of flagship *Kampus Merdeka* programs. One such initiative, facilitated by the Ministry of Research, Technology, and Higher Education, is the Teaching Assistance program in educational institutions, known as the *Kampus Mengajar* program. Teaching Assistance is one of the key programs within the *Merdeka Belajar-Kampus Merdeka* (MBKM) curriculum. Its purpose is to empower students through collaboration with schools. In this program, students are tasked with supporting the teaching and learning process and aiding in technological adaptation. The partner school involved in the community service activities during the Teaching Assistance program is SDN 1 Gondangkulon, located in Gondangkulon Village, Gondang District, Nganjuk Regency, which holds a “B” accreditation. The scope of the Teaching Assistance Program covers teaching subjects such as Javanese Language and Cultural Arts, with a focus on literacy, creativity, and technological adaptation among students. Through this program, students are expected to develop leadership skills, build character, and gain valuable teaching experience. Additionally, since SDN 1 Gondangkulon faces a shortage of teaching staff, the program is also expected to improve the effectiveness of the learning process at the school.
EFISIENSI PEMBELAJARAN BERKELOMPOK DIBANDINGKAN PEMBELAJARAN MANDIRI DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SDN 2 TAPAN Adrian Wahyu Abdillah; Sediono
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 3 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pendidikan matematika di Indonesia, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD), menunjukkan hasil yang perlu diperbaiki, terbukti dari skor PISA 2022 yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran berkelompok dengan pembelajaran individu pada mata pelajaran matematika di SDN 2 Tapan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis grafik nilai rata-rata siswa, keaktifan, serta waktu pengerjaan soal pada dua metode pembelajaran. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 1–6. Data diperoleh melalui dokumentasi nilai kuis matematika, observasi frekuensi bertanya dan menjawab, serta pencatatan waktu pengerjaan soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kelompok memberikan rata-rata nilai lebih tinggi, meningkatkan keaktifan siswa, dan mengurangi waktu pengerjaan soal dibandingkan pembelajaran individu. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi, diskusi, dan kolaborasi dalam kelompok memperkuat pemahaman konsep, mendorong partisipasi aktif, dan meningkatkan efisiensi belajar. Dengan demikian, pembelajaran berkelompok direkomendasikan sebagai metode efektif untuk meningkatkan prestasi akademik, partisipasi, dan manajemen waktu siswa, serta mendukung pencapaian SDG 4 (Quality Education).