Kualitas pendidikan matematika di Indonesia, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD), menunjukkan hasil yang perlu diperbaiki, terbukti dari skor PISA 2022 yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran berkelompok dengan pembelajaran individu pada mata pelajaran matematika di SDN 2 Tapan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis grafik nilai rata-rata siswa, keaktifan, serta waktu pengerjaan soal pada dua metode pembelajaran. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 1–6. Data diperoleh melalui dokumentasi nilai kuis matematika, observasi frekuensi bertanya dan menjawab, serta pencatatan waktu pengerjaan soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kelompok memberikan rata-rata nilai lebih tinggi, meningkatkan keaktifan siswa, dan mengurangi waktu pengerjaan soal dibandingkan pembelajaran individu. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi, diskusi, dan kolaborasi dalam kelompok memperkuat pemahaman konsep, mendorong partisipasi aktif, dan meningkatkan efisiensi belajar. Dengan demikian, pembelajaran berkelompok direkomendasikan sebagai metode efektif untuk meningkatkan prestasi akademik, partisipasi, dan manajemen waktu siswa, serta mendukung pencapaian SDG 4 (Quality Education).
Copyrights © 2025