Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI TENTANG PENGGUNAAN BAHAN AJAR MATA PELAJARAN EKONOMI MATERI AKUNTANSI PADA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 DRIYOREJO GRESIK SITI SHOLIHAH
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the materials used in the teaching of accounting in class XI IPS and the reasons teachers use the teaching materials, In addition, to determine the feasibility of teaching materials used in the teaching of accounting in class XI IPS Driyorejo SMAN 1 Gresik. This research is descriptive quantitative approach. Techniques of data collection of this research through interviews, documentation, and review of teaching materials expert. The results showed that materials used in the form of text books with titles Ekonomi Untuk SMA dan MA kelas XI with the publisher Esis. Reason for the selection of instructional materials for more economical and practical. Feasibility of teaching materials obtained an average percentage of 84.08% with a very decent criteria. Keywords: Teaching Materials, Text Books
FILOSOFI GAMELAN DALAM KEHIDUPAN SERTA RELEVANSINYA DENGAN AJARAN ISLAM Vava Imam Agus Faisal; Chikma Fauziyah Arrizqi; Siti Sholihah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis filosofi gamelan Jawa serta relevansinya dengan ajaran Islam, khususnya dalam kehidupan sosial masyarakat Jawa di era modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kasus pada Sanggar Ngudi Budoyo Sri Wahyu Kencono di Desa Ndawuhan Kayugiyang, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamelan Jawa tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan seni budaya, tetapi juga mengandung nilai-nilai filosofis yang selaras dengan ajaran Islam, seperti nilai kebersamaan, keharmonisan, kesabaran, dan pengendalian diri. Selain itu, gamelan berperan sebagai media dakwah dan pelestarian tradisi Islam melalui keterlibatannya dalam berbagai kegiatan keagamaan masyarakat. Faktor pendukung pelestarian gamelan meliputi peran aktif sanggar, dukungan masyarakat, dan integrasi dengan kegiatan sosial-keagamaan, sedangkan faktor penghambatnya antara lain keterbatasan pendanaan, pengaruh budaya modern, dan minimnya peran generasi muda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gamelan Jawa masih relevan dan memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga harmoni sosial serta identitas budaya dan religius masyarakat.
PERAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MENANAMKAN SIKAP TOLERANSI ANTAR SISWA: STUDI LITERATUR Nurul Mubin; Nala Fury Ashlah; Siti Sholihah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan multikultural dalam menanamkan sikap toleransi antar siswa di lingkungan pendidikan formal. Fokus kajian meliputi konsep pendidikan multikultural, perannya dalam pembentukan sikap toleransi, serta strategi implementasinya di sekolah berdasarkan berbagai hasil penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research), yaitu dengan menelaah dan menganalisis sumber-sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta publikasi akademik yang relevan dengan topik pendidikan multikultural dan toleransi siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural berperan signifikan dalam membentuk sikap toleransi siswa melalui integrasi nilai-nilai keberagaman dalam kurikulum, proses pembelajaran yang inklusif, serta pengembangan budaya sekolah yang menghargai perbedaan. Pendidikan multikultural tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pemahaman kognitif siswa mengenai keberagaman, tetapi juga pada pembentukan sikap afektif seperti empati, saling menghormati, dan keterbukaan terhadap perbedaan latar belakang sosial, budaya, dan agama. Strategi implementasi yang efektif meliputi integrasi nilai multikultural dalam mata pelajaran, penggunaan metode pembelajaran partisipatif, peningkatan kompetensi guru, serta penciptaan iklim sekolah yang inklusif dan demokratis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan multikultural merupakan fondasi penting dalam membangun lingkungan sekolah yang harmonis dan bebas dari sikap diskriminatif. Oleh karena itu, penguatan pendidikan multikultural perlu dilakukan secara berkelanjutan agar sekolah mampu menghasilkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap toleran dan kesadaran sosial yang tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.