Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Cartography: Sciences, Art and Technology Farika Nikmah; Erlangga Andi Sukma; Evi Suwarni
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i3.6541

Abstract

This research was conducted because of the different views on cartography, both from the point of view of benefits as well as the disciplines that cover it. Cartography paradigm shift that cartography is not a rigid work that is only understood by certain circles but as an attractive and communicative map that is understood by the community.: to describe modern cartography with a blend of science, art and technology. using a literature review, with a qualitative research approach. Modern cartography is a map produced from careful observation and analysis, using methods according to the right rules, presented in an attractive manner for the long-term interest, by utilizing the latest technology, serving and focusing on user needs. Today, most agree that maps are said to be good if they follow civilization, can provide broad benefits and are not a rigid result, but can be a source of information that can be used by individuals and organizations.
Pelatihan Pembuatan Label sebagai Dokumen Terekam pada Produk Tujuan Ekspor di UKM MomsChips Kota Batu Jawa Timur Rizky Kurniawan Murtiyanto; Rizka Rahmawati; Erlangga Andi Sukma; Winda Rahmawati
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i2.2714

Abstract

Label adalah bagian yang sangat penting dalam packaging atau kemasan sebuah produk, terlebih lagi produk makanan. Label pada produk makanan tidak hanya berisi tentang nama makanan ataupun pembuatnya, tetapi label dalam produk makanan berisi tentang informasi atau kandungan produk, mulai dari bahan-bahan, nilai gizi, tanggal pembuatan dan kadaluarsa. Hal ini menjadikan label sebagai media komunikasi antara konsumen dan pembuat produk, serta sebagai janji produsen kepada konsumen yang terekam/tertulis. Untuk produk makanan tujuan ekspor, selain menyampaikan informasi yang lengkap, label juga harus disesuaikan dengan negara tujuan ekspornya, dengan menggunakan bahasa internasional yaitu bahasa Inggris yang baik dan benar. MomsChips sebagai UKM penghasil makanan ringan (snack) dengan tujuan pasar ekspor, penting untuk diberikan pelatihan terkait dengan pembuatan label yang memenuhi syarat internasional. Diharapkan nantinya UKM MomsChips dapat membuat label sendiri dengan desain dan bahasa yang baik untuk memberikan jaminan kualitas secara lengkap pada produk mulai kemasan sampai dengan isi.
PEMBUATAN QR CODE UNTUK TEMU KEMBALI ARSIP INAKTIF DI DEPOT ARSIP DINAS PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP DAERAH KOTA MALANG Nasywa Rona Ainun Salama; Erlangga Andi Sukma
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan arsip inaktif merupakan bagian penting dalam mendukung efektivitas administrasi dan kualitas layanan kearsipan pada instansi pemerintahan. Permasalahan yang sering dihadapi dalam pengelolaan arsip inaktif adalah lamanya waktu temu kembali arsip akibat sistem pencatatan yang belum terintegrasi secara optimal antara arsip fisik dan data digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Quick Response Code (QR Code) sebagai sarana temu kembali arsip inaktif di Depot Arsip Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan (action research) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan SERVQUAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QR Code yang terintegrasi dengan Google Spreadsheets mampu mempercepat waktu temu kembali arsip dari beberapa menit menjadi hitungan detik serta meningkatkan kualitas layanan temu kembali arsip, khususnya pada dimensi responsiveness, reliability, dan tangibles. Penerapan QR Code juga mempermudah petugas dalam mengidentifikasi lokasi arsip secara lebih akurat dan sistematis. Penelitian ini merekomendasikan penerapan QR Code sebagai solusi praktis dan efektif dalam mendukung pengelolaan arsip inaktif di lingkungan instansi pemerintahan.Kata Kunci: Arsip inaktif, Temu kembali arsip, QR Code, Layanan kearsipan, Google Spreadsheets.