Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS TOKOH UTAMA NOVEL BATAS KARYA AKMAL NASERY BASRAL, RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN KARAKTER, DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Heri Sutrisno
SURYA BAHTERA Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.067 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan(1)strukturl novel Batas karya Akmal Nasery Basral, (2) mendeskripsikan aspek psikologi tokoh utama dalam novel Batas karya Akmal Nasery Basral, dan (3) mendeskripsikan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Sumber data penelitian ini adalah novel Batas karya Akmal Nasery Basral.Penelitian ini difokuskan pada tokoh utama, relevansinya dengan pendidikan karakter, dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan teknik catat.Dalam penelitian ini penulis selaku pelaku menjadi intrumen dibantu dengan kartu pencatat data.Analisis data dilakukan dengan teknik analisis konten.Hasil analisis disajikan metode informal. Dari analisis struktur novel meliputi (a) tema utama adalah sebuah adat istiadat menjadi batas dalam menjalani hidup dan tema tambahan adalah tanggung jawab Jaleswari, keimanan Jaleswari, dan percintaan (b) tokoh utama Jaleswari dan tokoh tambahannya yaitu Adeus, Arifin, Ubuh, Nawara, Mama, Panglima, Borneo, Otiq, dan Pagau (c) alur yang digunakan alur maju (d) latar meliputi latar tempat, latar waktu dan latar sosial (2) Aspek psikologi tokoh utama yang relevan dengan pembentukan karakter adalah penyelesaian konflik internal tokoh utama meliputi menerima kenyataan, individuasi, kebulatan tekad untuk melakukan perubahan; , pemberontakan, pasrah pada keadaan, pencarian kebenaran. (3) Skenario pembelajaran novel Batas karya Akmal Nasery Basral dengan metode kontektual (a) menyampaikan indikator yang harus dicapai dan memberikan motivasi kepada siswa mengenai materi yang akan dipelajari; (b) guru memberikan persepsi kepada siswa dengan tujuan untuk mengingatkan dengan materi yang pernah dipelajari; (c) menyajikan informasi kepada siswa tentang materi pembelajarn yang akan dipelajari dengan cara inquiri yaitu mencari unsur-unsur intriksik dan menganalisis unsur psikologi tokoh  utama; (d) memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya; (e) guru memberikan contoh pembelajran dengan ilustrasi maupun media pembelajaran berupa buku pelajaran, media elektronik atau LCD; (f) menciptakan masyarakat belajar, seperti kegiatan kelompok, berdiskusi, tanya jawab, dan sebagainya; (g) guru dan siswa melakukan refleksi dari kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan; (h) melakukan penilaian secara objektif.   Kata kunci: Struktur novel, pendidikan karakter dan scenario pembelajaran
Analysis of Cloud Computing Information Security Strategy in Biznet Networks Heri Sutrisno
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v4i2.1129

Abstract

Information security on cloud computing requires goodplanning and understanding of the risks, threats and vulnerabilities ofdata or information that is managed in a cloud computing environment.Measurement of information security in cloud computing is no differentto conventional information technology, which uses an approach basedon confidentiality, integrity and availability of information. Whereas thestandard used on information security such as NIST, CSA and COBITare often used to assess information security analysis of the cloudcomputing service providers. This research will review the informationsecurity strategy at Biznet Networks as a provider of cloud computingservices.
EDUKASI ANEMIA DAN STUNTING PADA BALITA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN STATUS GIZI DI DESA APUI KABUPATEN ALOR Roslin E. M. Sormin; Heri Sutrisno; Akto Yudowaluyo; Yosefa S. Atok
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 7 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i7.3953

Abstract

Stunting and anemia remain major nutritional problems in children in remote areas of Indonesia, including mountainous regions such as Apui Village, Alor Regency. This activity aimed to provide health education and screen nutritional status and anemia in toddlers as a community-based prevention and control effort. The activity was conducted on July 24, 2025, in Apui Village using interactive lectures, discussions, anthropometric measurements (height, weight, mid-upper arm circumference), and hemoglobin (Hb) testing using a portable device on 38 toddlers and their mothers/caregivers. The prevalence of stunting (HAZ) was 34.2% and anemia (Hb <11 g/dL) was 47.4%, with a mean Hb level of 10.88 ± 1.70 g/dL. Although no significant statistical relationship was found between anemia and stunting (p=0.214), anemic children had 2.4 times greater risk of stunting. Active participation of mothers in discussion sessions showed high enthusiasm for the material presented. Anemia and stunting problems in Apui Village remain high. Integrated education with screening was successfully implemented and detected early cases of malnutrition, potentially serving as an intervention model in resource-limited areas.