Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

See-saw Nystagmus in Chiari Malformation Type I Suleha, Siti; -, Yunita; Umar, Batari Todja
Cermin Dunia Kedokteran Vol 42, No 8 (2015): Nutrisi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.647 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v42i8.981

Abstract

Purpose: To report a case of 25 year-old woman with see-saw nystagmus as a manifestation of Chiari Malformation Type I. Methods: A 25 year-old woman was referred with involuntary movements of both eyes. Assessments were for visual acuity and anterior and posterior segments of the eyes, and magnetic resonance imaging of head and brainstem. Result: See-saw nystagmus was evident. Best corrected visual acuity were 6/6 in both eyes. Anterior and posterior segments of the eye were normal. The diagnosis of Chiari Malformation Type I was confirmed by magnetic resonance imaging. Conclusion: See-saw nystagmus can be found in Chiari Malformation Type I. No specific treatment was given.Tujuan: Melaporkan kasus seorang wanita berusia 25 tahun dengan see-saw nystagmus sebagai manifestasi Malformasi Chiari tipe I. Metode: Seorang wanita berusia 25 tahun dirujuk dengan gerakan involunter pada kedua bola mata. Pemeriksaan antara lain visus dan pemeriksaan segmen anterior dan posterior pada kedua mata serta pemeriksaan magnetic resonance imaging kepala dan batang otak. Hasil: See-saw nystagmus dapat dilihat jelas. Visus kedua mata telah dikoreksi menjadi 6/6. Segmen anterior dan posterior kedua mata normal. Diagnosis Malformasi Chiari tipe I dikonfirmasi dengan pemeriksaan magnetic resonance imaging. Simpulan: See saw nystagmus dapat ditemukan pada Malformasi Chiari tipe I. Tidak diberi terapi spesifik.
Penerapan Model Problem Based Learning dan Pemanfaatan Media Wordwall untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas III SD Negeri Pao-Pao Samara, Novita Sari; Mutmainna, Mutmainna; Ardilla, Andi; Suleha, Siti; Nursakiah, Nursakiah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4806

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keaktifan peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas III SD Negeri Pao-Pao, di mana siswa cenderung pasif dan kurang terlibat dalam diskusi atau kegiatan pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran tradisional yang kurang memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang didukung oleh media Wordwall untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pelajaran matematika di kelas III SD Negeri Pao-Pao. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri Pao-Pao, yang terdiri dari 25 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi keaktifan siswa, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi perubahan dalam keaktifan siswa dan pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL yang didukung media Wordwall berhasil meningkatkan keaktifan siswa. Pada siklus pertama, keaktifan siswa berada pada kategori sedang, namun setelah perbaikan dilakukan pada siklus kedua, keaktifan siswa meningkat ke kategori tinggi, sesuai data dari lembar observasi keaktifan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan metode pembelajaran inovatif seperti PBL yang didukung oleh teknologi untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Model ini tidak hanya membantu siswa memahami konsep matematika dengan lebih mendalam, tetapi juga membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Dengan demikian, Wordwall sebagai media pendukung terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika.
IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION OF NARRATIVE TEXT THROUGH STORY MAPPING AT GRADE VIII MTS MUHAMMADIYAH 22 PADANGSIDIMPUAN Suleha, Siti
jurnalalfa Vol 1 No 1 (2023): July-December | Jurnal Alfa: Penelitian, Pendidikan, dan Bahasa
Publisher : CV. Alfa Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64733/jap2b.v1i1.4

Abstract

The aims of the research to determine the improvement of students’ reading skill after using story mapping in understanding narrative text. In this study, the research used quantitative methods with the type of Classroom Action Research (CAR). The population in this study were eight grade students of Mts Muhammadiyah 22 Padangsidimpuan as the sample. The total number of students in the eighth grade is 23 students. The technique of collecting data using multiple choice can be seen from the increase in students’ abilities from the result of the pretest to the posttest. The last data showed average score of 3.47 % of the 15 students exceeded the KKM. The latest data show the students gave met or exceeded the KKM achievement target of 30 %. Based on the data, it could be concluded that using story mapping in teaching narrative text can improving the students’ understanding of narrative text.
IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION OF NARRATIVE TEXT THROUGH STORY MAPPING AT GRADE VIII MTS MUHAMMADIYAH 22 PADANGSIDIMPUAN Suleha, Siti
jurnalalfa Vol 2 No 2 (2024): July-Desember I Jurnal Alfa: Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alfa Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64733/jap2b.v2i2.44

Abstract

The aims of the research to determine the improvement of students’ reading skill after using story mapping in understanding narrative text. In this study, the research used quantitative methods with the type of Classroom Action Research (CAR). The population in this study were eight grade students of Mts Muhammadiyah 22 Padangsidimpuan as the sample. The total number of students in the eighth grade is 23 students. The technique of collecting data using multiple choice can be seen from the increase in students’ abilities from the result of the pretest to the posttest. The last data showed average score of 3.47 % of the 15 students exceeded the KKM. The latest data show the students gave met or exceeded the KKM achievement target of 30 %. Based on the data, it could be concluded that using story mapping in teaching narrative text can improving the students’ understanding of narrative text.
Penerapan Model Problem Based Learning dan Pemanfaatan Media Wordwall untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas III SD Negeri Pao-Pao Samara, Novita Sari; Mutmainna, Mutmainna; Ardilla, Andi; Suleha, Siti; Nursakiah, Nursakiah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4806

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keaktifan peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas III SD Negeri Pao-Pao, di mana siswa cenderung pasif dan kurang terlibat dalam diskusi atau kegiatan pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran tradisional yang kurang memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang didukung oleh media Wordwall untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pelajaran matematika di kelas III SD Negeri Pao-Pao. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri Pao-Pao, yang terdiri dari 25 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi keaktifan siswa, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi perubahan dalam keaktifan siswa dan pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL yang didukung media Wordwall berhasil meningkatkan keaktifan siswa. Pada siklus pertama, keaktifan siswa berada pada kategori sedang, namun setelah perbaikan dilakukan pada siklus kedua, keaktifan siswa meningkat ke kategori tinggi, sesuai data dari lembar observasi keaktifan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan metode pembelajaran inovatif seperti PBL yang didukung oleh teknologi untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Model ini tidak hanya membantu siswa memahami konsep matematika dengan lebih mendalam, tetapi juga membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Dengan demikian, Wordwall sebagai media pendukung terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika.