Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INDUKSI TUNAS TIN (Ficus carica L.) SECARA IN VITRO Nova Triani; Pangesti Nugrahani; Elly Syafriani
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol 6 No 2 (2018): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.735 KB) | DOI: 10.33005/plumula.v6i2.6

Abstract

This work aimed to study the effect of (Benzyl Amino Purine) BAP and coconut water in Murashige and Skoog (MS) medium on shoot induction of shoot Fig. For this purpose, 1 ppm and 2 ppm of BAP and 100 ml/l and 150 ml/l of coconut water were in MS medium with or without carbon, were investigated. This research used Completely Randomized Design with 9 treatments, there are zero MS, MS+BAP 1 ppm, MS+BAP 2 ppm, MS+BAP 1 ppm+carbon, MS+BAP 2 ppm+carbon, MS+CW 100ml/l, MS+CW 150 ml/l, MS+CW 100 ml/l+carbon, and MS+CW 150 ml/l. Shoot of the Fig were cultured on those MS medium supplemented with 30 mg/l sugar for in vitro shootlet proliferation. It was found that MS medium supplemented with BAP 1 ppm+carbon, enhanced shoot development. In this study there were still many explants were died because of browning and contamination.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) TERHADAP PEMBERIAN KONSENTRASI PACLOBUTRAZOL DAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH BUAH PISANG Deviena Sugianto; Agus Sulistyono; Nova Triani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.2079

Abstract

Tanaman cabai rawit merupakan salah satu komoditas yang banyak diminati oleh masyarakat, dan banyak dibudidayakan oleh petani, namun hasilnya masih rendah. Permasalan tersebut dapat diatasi dengan pemberian paclobutrazol dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya interaksi antara konsentrasi paclobutrazol dan dosis pupuk organik cair limbah buah pisang terhadap tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian dilaksanakan di Jalan Merapi Ngoro Kidul, Ngoro, Jombang pada bulan Februari sampai Juni 2022. Penelitian ini merupakan Percobaan Faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 2 faktor, dan 3 kali ulangan. Dosis POC limbah buah pisang sebagai petak utama terdiri dari 3 taraf yaitu 300 ml/tanaman (D1), 400 ml/tanaman (D2), 500 ml/tanaman (D3). Perlakuan konsentrasi paclobutrazol (K) sebagai anak petak terdiri 4 taraf yaitu 0 ppm/tanpa pemberian (Kontrol) (K0), 100 ppm (K1), 150 ppm (K2), 200 ppm (K3). Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi nyata antara paclobutrazol dan POC limbah buah pisang terhadap bobot buah total per tanaman. Kombinasi perlakuan paclobutrazol 150 ppm dan 400 ml/tanaman POC limbah buah pisang memberikan hasil terbaik terhadap bobot buah total per tanaman.
Peran Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Tajuk pada Cekaman Kekeringan: The Role of KCl Fertilizer on The Growth and Yield of Shallots (Allium ascalonicum L.) of The Tajuk Variety Under Drought Stress Lingga Unzilaturrohmah; Nova Triani; Ramdan Hidayat
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2025): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v21i1.6406

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peran pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas Tajuk pada cekaman kekeringan. Penelitian dilaksanakan pada bulan September - Desember 2024. Lokasi penelitian di lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Surabaya Jawa Timur. Suhu rata-rata per tahun 24°-34° C. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan dua faktor yang disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama, yaitu pemberian Konsentrasi PEG 6000 (K) yang terdiri dari 5 taraf, yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Faktor kedua, yaitu pemberian dosis pupuk KCl (D) terdiri dari 4 taraf, yaitu 1 g KCl/polybag, 1,3 g KCl/polybag, 1,6 g KCl/polybag dan 2 g KCl/polybag. Data parameter dianalisis menggunakan Analisis Ragam (Anova) dan di uji lanjut dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Parameter yang diamati panjang tanaman (cm), jumlah daun per rumpun, dan bobot basah umbi per rumpun (g). Hasil penelitian menunjukkan pemberian konsentrasi PEG 6000 5% dan dosis pupuk KCl 1,3 g KCl/polybag memberikan pengaruh nyata pada parameter panjang tanaman dan tidak berbeda nyata pada parameter jumlah daun per rumpun dan bobot basah umbi per rumpun (g).