Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Absorbent Mind

Penanaman Nilai Kewirausahaan bagi Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Ekonomi Kreatif Zahriyah, Aminatus
Absorbent Mind Vol 2 No 2 (2022): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v2i02.1722

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis cara menenamkan nilai kewirausahaan bagi anak usia dini melalui pembelajaran ekonomi kreatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan analisis kualitatif melalui proses ciritical review terhadap menguatnya prinsip penanaman nilai kewirausahaan sejak usia dini melalui pembelajaran ekonomi kreatif. Saat ini Keberadaan ekonomi kreatif ditandai dengan bertumbuhnya lembaga-lembaga keuangan Syari’ah, seperti Perbankan Syari’ah, dan Industri Keuangan Syari’ah NonBank (IKNB). Berkembangnya ekonomi Syari’ah sebagai suatu preferensi prilaku ekonomi masyarakat muslim di Indonesia menunjukkan bahwa adanya prinsip penanaman sejak usia dini, memberi motivasi, persepsi dan kepercayaan atas hal tersebut. Hasil penelitian didapatkan bahwa melalui pembelajaran ekonomi kreatif bagi anak usia dini membuat prinsip dasar yang mengajarkan anak tentang nilai-nilai kewirausahaan. Selain itu anak-anak dilatih kemandirian bidang ekonomi agar nantinya bisa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi entreprenuership. This study aims to analyze how to instill entrepreneurial values in early childhood through creative economic learning. The research method used is a qualitative analysis approach through a qualitative review process on strengthening the principle of instilling entrepreneurial values from an early age through learning the creative economy. Currently, the existence of the creative economy is marked by the growth of Islamic financial institutions, such as Islamic Banking, and the Non-Bank Islamic Financial Industry (IKNB). The development of the Sharia economy as a preference for the economic behavior of Muslim communities in Indonesia shows that there is a principle of inculcation from an early age, providing motivation, perception, and belief in this matter. The results of the study found that through creative economic learning for early childhood, basic principles are created that teach children about entrepreneurial values. In addition, children are trained to be independent in the economic field so that later they can grow and develop into entrepreneurship.
Penanaman Nilai Kewirausahaan bagi Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Ekonomi Kreatif: Planting Entrepreneurial Values for Early Childhood through Creative Economy Learning Zahriyah, Aminatus
Absorbent Mind Vol. 2 No. 2 (2022): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v2i02.1722

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis cara menenamkan nilai kewirausahaan bagi anak usia dini melalui pembelajaran ekonomi kreatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan analisis kualitatif melalui proses ciritical review terhadap menguatnya prinsip penanaman nilai kewirausahaan sejak usia dini melalui pembelajaran ekonomi kreatif. Saat ini Keberadaan ekonomi kreatif ditandai dengan bertumbuhnya lembaga-lembaga keuangan Syari’ah, seperti Perbankan Syari’ah, dan Industri Keuangan Syari’ah NonBank (IKNB). Berkembangnya ekonomi Syari’ah sebagai suatu preferensi prilaku ekonomi masyarakat muslim di Indonesia menunjukkan bahwa adanya prinsip penanaman sejak usia dini, memberi motivasi, persepsi dan kepercayaan atas hal tersebut. Hasil penelitian didapatkan bahwa melalui pembelajaran ekonomi kreatif bagi anak usia dini membuat prinsip dasar yang mengajarkan anak tentang nilai-nilai kewirausahaan. Selain itu anak-anak dilatih kemandirian bidang ekonomi agar nantinya bisa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi entreprenuership. This study aims to analyze how to instill entrepreneurial values in early childhood through creative economic learning. The research method used is a qualitative analysis approach through a qualitative review process on strengthening the principle of instilling entrepreneurial values from an early age through learning the creative economy. Currently, the existence of the creative economy is marked by the growth of Islamic financial institutions, such as Islamic Banking, and the Non-Bank Islamic Financial Industry (IKNB). The development of the Sharia economy as a preference for the economic behavior of Muslim communities in Indonesia shows that there is a principle of inculcation from an early age, providing motivation, perception, and belief in this matter. The results of the study found that through creative economic learning for early childhood, basic principles are created that teach children about entrepreneurial values. In addition, children are trained to be independent in the economic field so that later they can grow and develop into entrepreneurship.