Kaswar Syamsu dan Tutus Kuryani (E-Jurnal Agro-Industri Indonesia)
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUATAN BIOFILM SELULOSA ASETAT DARI SELULOSA MIKROBIAL NATA DE CASSAVA Kaswar Syamsu dan Tutus Kuryani (E-Jurnal Agro-Industri Indonesia)
E-jurnal Agro-Industri Indonesia Vol. 3 No. 1 (2014): E-jurnal Agroindustri Indonesia
Publisher : E-jurnal Agro-Industri Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.013 KB)

Abstract

Selulosa asetat merupakan senyawa turunan hasil asetilasi selulosa dengan pereaksi asetat anhidrida. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan biofilm selulosa asetat dari selulosa mikrobial nata de cassava. Nata de cassava yang diperoleh melalui fermentasi limbah cair tapioka dengan bantuan bakteri Acetobacter xylinum selama 8 hari  dikeringkan dan dihancurkan hingga membentuk  serbuk. Serbuk selulosa mikrobial  yang diperoleh diaktivasi menggunakan asam asetat glasial, diasetilasi menggunakan pelarut asetat anhidrida dengan perbandingan selulosa:pelarut 1:3, 1:4, dan 1:5 selama 1, 2, dan 3 jam kemudian dihidrolisis menggunakan asam asetat encer. Larutan selulosa asetat diendapkan dengan aquades, dikeringkan lalu dihancurkan hingga terbentuk serbuk selulosa asetat. Serbuk selulosa asetat dilarutkan dalam aseton dan dilakukan penambahan pemlastis gliserin sebanyak 15% dan 25% dari bobot selulosa asetat lalu dicetak menggunakan plat kaca. Selulosa asetat yang terbentuk memiliki kadar asetil antara 30.60 - 44.51%. Biofilm yang terbentuk memiliki rata-rata kekuatan tarik 320.50 kgf/cm2, elongasi 3.06%, WVTR 461.97 g/m2/24 jam, dan daya serap air 10.52%.   Kata kunci : biofilm, selulosa asetat, selulosa mikrobial, nata de cassava.