Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Non Performing Loan (NPL) dan Deposit Ratio (LDR) terhadap Manajemen Laba yang dimediasi dengan Return On Asset (ROA) pada PT BPR Kanaya Singaraja) Ni Luh Eka Ayu Permoni; Nyoman Alit Widianingsih
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Non Performing Loan (NPL) dan Deposit Ratio (LDR) Terhadap Return On Asset (ROA) serta dampaknya terhadap Manajemen Laba studi kasus di PT BPR Kanaya Singaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif berupa data laporan keuangan selama 5 tahun dari tahun 2013 - 2017. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi sehingga didapat jumlah sempel selama 5 tahun yaitu 60 sempel perbulannya. Analisis data menggunakan path analisis dengan bantuan program SPSS version 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) NPL berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Ditunjukkan dari koefesien regresi bernilai positif sebesar 0,489 dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,011 lebih kecil dari α = 0,05. 2) LDR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Ditunjukkan dari koefesien regresi yang bernilai negatif sebesar – 0,089 dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 lebih kecil dari α = 0,05. 3) ROA berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Manajemen laba. Ditunjukkan dari koefesien regresi bernilai positif sebesar 0,106 dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,280 lebih besar dari α = 0,05. 4) NPL berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Manajemen laba, Ditunjukkan dari koefesien regresi bernilai positif sebesar 0,048 dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,743 lebih besar dari α = 0,05.5) LDR berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Manajemen laba. Ditunjukkan dari koefesien regresi bernilai positif sebesar 0,003 dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,843 lebih besar dari α = 0,05.