Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN KESENIAN BANGRENG PANGGUGAH PUSAKA DI DESA TANJUNGKARANG TASIKMALAYA Fathurohman, Muhammad Aji; Karwati, Uus; Kurdita, Engkur
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 4, No 1 (2024): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/swara.v4i1.39169

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Pelatihan Kesenian Bangreng Panggugah Pusaka di Desa Tanjungkarang Tasikmalaya”. Tujuan penelitian yakni mengkaji proses pelatihan yang dilakukan terhadap anggota grup kesenian tersebut. Fokus penelitian yakni terkait kegiatan pelatihan yang dipimpin oleh Pak Didi Sukiman. Sampai saat ini pelatihan masih dilakukan sehingga grup kesenian tersebut masih bertahan. Menurut pelatihnya kegiatan pelatihan disamping menggali bakat seni juga bertujuan turut melestarikan keberadaan seni bangreng di daerah tersebut. Metode dalam penelitian ini yakni deskriptif analitik yang bertujuan menggambarkan persiapan,, proses dan hasil pelatihannya. Untuk memperoleh data-data penelitian dibantu dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kesimpulan penelitian ini memberi gambaran bahwa: kegiatan pelatihan melalui tahap-tahap yakni: perencanaan waktu yakni setiap sabtu atau minggu malam, mulai dari pukul 20.00-23.00 WIB, materi berupa gending-gending yang dimulai dari jenis gending satu wilet, dua wilet dan gending posisi khusus; pelatih juga mengundang seniman serta masyarakat untuk kegiatan berlatih; berdasarkan prosesnya yakni menggunakan metode andragogi yang mana pendekatannya secara kekeluargaan, sesuai kondisi. Metode berlatih antara lain ceramah, instruksi, demonstrasi, metode simulasi, dan metode diskusi.  Hasil pelatihan akan dapat diamati dari bertambahnya skill para anggota khususnya dalam teknik memainkan gamelan dan penguasaan materi gending, pada waktu khusus hasil latihan ditampilkan dalam acara pertunjukkan.Kata Kunci : Pelatihan, Kesenian Bangreng
Kurikulum Merdeka sebagai new-framework dalam pengembangan pembelajaran musik fase-A Fathurohman, Muhammad Aji; Sukmayadi, Yudi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i1.85072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis kurikulum merdeka sebagai framework baru pengembangan pembelajaran musik pada fase-A di SD Tridaya Tunas Bangsa. Dengan fokus pada konteks pembelajaran musik, studi ini mengidentifikasi implementasi kurikulum merdeka sebagai suatu faktor krusial dalam memperkaya pengalaman belajar siswa pada fase awal pendidikan. Untuk mengkaji hal tersebut peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menyoroti kontribusi positif kurikulum merdeka terhadap pengembangan pembelajaran musik pada fase-A, termasuk pendekatan inovatif dalam merancang dan menyajikan materi pembelajaran. Ditemukan pula bahwa kurikulum tersebut mendorong integrasi teknologi dan kreativitas dalam pengajaran musik, memberikan ruang ekspresi bagi siswa di tingkat awal pendidikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang peran kurikulum merdeka dalam memajukan pembelajaran musik pada fase-A, serta memberikan panduan bagi penyelenggaraan kurikulum yang mendukung pengembangan kompetensi musik siswa sejak dini. Implikasi temuan ini diharapkan dapat memberikan sumbangan konstruktif bagi pengembangan kebijakan pendidikan dan praktik pengajaran musik di tingkat dasar. Merdeka Curriculum as a new framework in the development of A-phase music learning Abstract: This research aims to explore and analyze the independent curriculum as a new framework for developing music learning in the A-phase at SD Tridaya Tunas Bangsa. Focusing on the context of music learning, this study identifies the implementation of the Merdeka curriculum as a crucial factor in enriching students' learning experiences in the early phase of education. To examine this, the researcher used a qualitative approach with a case study research method. Data collection techniques used interviews, observations, and documentation studies. The results of this study highlighted the positive contribution of the independent curriculum to the development of music learning in the A-phase, including innovative approaches in designing and presenting learning materials. It was also found that the curriculum encourages the integration of technology and creativity in music teaching, providing a space of expression for students at the early level of education. This research is expected to provide a deeper understanding of the role of an independent curriculum in promoting music learning in the A-phase, as well as provide guidance for the implementation of a curriculum that supports the development of students' musical competencies from an early age. The implications of these findings are expected to provide constructive contributions to the development of educational policies and music teaching practices at the primary level.