Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Legalitas Tanda Tangan Digital Dalam Konteks Perjanjian Sukma, Sabrena
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v5i2.2705

Abstract

Tanda tangan merupakan suatu cara untuk memberikan pengesahan dan berguna sebagai tanda identitas terhadap suatu perjanjian. Dalam pembuatan perjanjian elektronik tersebut proses penanda tanganannya juga harus dilakukan secara elektronik menggunakan tanda tangan digital. Tanda tangan elektronik dapat memberikan solusi praktis dan cepat dalam membuat perjanjian. tanda tangan digital memiliki kedudukan yang sama dengan tanda tangan manual pada umumnya yang memiliki kekuatan hukum dan akibat hukum, sehingga Dokumen elektronik yang ditandatangani dengan sebuah digital signature, dapat dikategorikan sebagai bukti tertulis. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual mengandalkan data sekunder serta bahan hukum primer berupa Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, dan Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tanda tangan digital merupakan bukti sah dan memiliki kedudukan legalitas yang sama dengan tanda tangan tertulis.
Employers' Civil Liability for Violation of Workers' Rights Sukma, Sabrena
Vonis Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the civil liability of employers for violations of workers' rights in labour relations. In labour practices, it is not uncommon to find violations of workers' normative rights, such as substandard wages, lack of social security, and unilateral termination of employment without compensation. This research aims to analyse the forms of civil liability that can be imposed on employers as well as dispute resolution mechanisms based on Indonesian civil law, particularly in the context of default and tort. The research method used is normative juridical with statutory approach and case study. The results show that employers who violate workers' rights can be held civilly liable, either through a lawsuit for compensation due to default on the employment agreement, or through the mechanism of tort claims. The enforcement of civil liability is expected to provide more effective legal protection for workers and encourage employers to comply with labour provisions.