This Author published in this journals
All Journal FIKRAH PALASTREN
Ulya *
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HERMENEUTIKA AL-QUR’AN YANG BERKEADILAN JENDER : Sebuah Window Shopping Atas Pemikiran Amina Wadud Muhsin *, Ulya
PALASTREN Vol 3, No 1 (2010): Jurnal Palastren (Januari - Juni)
Publisher : PALASTREN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam is a civilization religion. He is as blessing for all natural content particularly to human being, both men and women. In history, however, women are considered to be second best human being after men so that in reality blessing is not in favour of them. There is internal issue in the relationship between women and men in context of gender, causing the women oftentimes experience injustice or unfair treatment. One of the causes of injustice against women is distortion in understanding al-Qur’an verses, especially those corresponding to relationship between men and women. Nasaruddin Umar states the distortion of understanding is caused by unaccommodated interpreting methodologies. In fact, interpreting method trend of tahlili or tajzi’i, ijmali and muqoron, tend to result gender bias interpretation. Reconstructing method in reading al-Qur’an becomes vital requirement in this time in order to fight injustice of such gender relationship. Interpretation method based on gender justice is expostulated. Moreover, hermeneutics becomes specific choice especially to all feminist interpreters to break through the practices of gender injustice due to inaccurate understanding of Islamic teaching which actually emphasizes on egalitarian principle. Keywords : Hermeneutics, gender justice, Amina Wadud Muhsin
RITUS DALAM KEBERAGAMAAN ISLAM: RELEVANSI RITUS DALAM KEHIDUPAN MASA KINI *, Ulya
FIKRAH Vol 1, No 1 (2013): Fikrah
Publisher : FIKRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai pegangan hidup segenap kaum muslim, Islam memberikan petunjuk umum yang bisa mengarahkan kehidupan mereka ke arah yang benar menurut doktrin agama. Dalam hal ini, Islam menjelaskan tentang ritus-ritus keagamaan yang bisa mengantarkan para pelakunya ke arah kebaikan dan kesejahteraan hidup mereka. Tidak dapat dipungkiri kenyataannya, berbagai ritus dalam doktrin ajaran Islam akan membawa pelakunya mengerti hakikat sakral dan profan dalam kehidupan.Artikel ini menyajikan beberapa pola utama aspek- aspek ritual Islam. Dari pembahasan pada kajian ini pula masing-masing pribadi muslim diarahkan kepada pengetahuan mereka akan nilai-nilai luhur akidah Islamiyah yang mewujud dari ritus-ritus keagamaan yang diwujudkan. Eksistensi ritus keislaman yang akan diuraikan pada artikel ini sepenuhnya diarahkan kepada pola perkembangan ritus, dasar perwujudan ritus, dan implikasi logis ritus keislaman bagi pelakunya. Kata Kunci: Ritus, Sakral dan Profan, Keislaman, Hidup