Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA SKETCHUP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN PROSEDUR PEMBUATAN GAMBAR DETAIL KONSTRUKSI JEMBATAN DI SMK A INI, ROHMATUL; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Proses pembelajaran merupakan rangkaian komunikasi antara siswa dan guru, proses tersebut dikatakan efektif apabila materi yang disajikan guru dapat diserap oleh siswa. Upaya yang dapat dilakukan untuk membantu siswa memahami materi adalah dengan media yang menarik, penggunaan media tidak lain adalah untuk mengurangi verbalisme agar siswa mudah memahami media ajar yang disajikan. Salah satu media yang banyak digunakan dalam proses pembelajaran adalah media SketchUp, SketchUp merupakan media tiga dimensi untuk membuat atau mendesain objek tiga dimensi dengan perbandingan panjang, lebar, maupun tinggi. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hasil belajar antara siswa yang menggunakan media SketchUp dan tidak menggunakan mediasketchup, mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dengan media SketchUp, dan untuk mengetahui kelayakan media SketchUp. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan desain Noneequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilakukan pada semester genap 2018/2019 di SMK Negeri 1 Mojokerto. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI DPIB 1 sebagai kelas eksperimen dan XI DPIB 2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapat perlakuan menggunakan media SketchUp dan kelas kontrol tidak mendapat perlakuan dengan media SketchUp. Instrumen penelitian terdiri dari lembar tes hasil belajar, lembar validasi perangkat pembelajaran, dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil belajar siswa kelas eksperimen rata-rata lebih besar daripada kelas kontrol yaitu kelas eksperimen = 81 dan kelas kontrol = 74. Analisis uji hipotesis menghasilkan t hitung > t tabel yaitu 3,110 > 2,005. Dengan demikian maka, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan media SketchUp dan dengan kelas kontrol yang tidak menggunakan media SketchUpdapat meningkatkan hasil belajar siswa karena siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran dikelas. Kelayakan perangkat pembelajaran berdasarkan para ahli menunjukkan presentase kelayakan sebesar 85% dengan kualitatif sangat layak. Keterlaksanaan pembelajaran dengan media SketchUp ini diidentifikasikan melalui kegiatan mengajar guru yang diperoleh sebesar 89% dengan kualitatif sangat baik. Kata Kunci : SketchUp, Model Pembelajaran Langsung, Hasil Belajar Siswa, Keterlaksanaan Pembelajaran, Kelayakan Media.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEER ASSESSMENT DENGAN MEDIA MAKET PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN PROSEDUR PEMBUATAN GAMBAR DETAIL STRUKTUR RANGKA ATAP KELAS XI DPIB DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO AZHAR, FAIZ; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) keterlaksanaan model pembelajaran peer assessment dengan media maket pada kompetensi dasar menerapkan prosedur pembuatan gambar detail struktur rangka atap kelas XI DPIB di SMK Negeri 1 Sidoarjo; (2) hasil belajar dari model pembelajaran peer assessment dengan media maket pada kompetensi dasar menerapkan prosedur pembuatan gambar detail struktur rangka atap kelas XI DPIB di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini mengunakkan quasi experimental design dengan desain penelitian yang digunakkan dalam penelitian ini adalah posttest-only control design. Instrumen penelitian yang digunakkan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, dan lembar tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakkan adalah menganalisa keterlaksanaan pembelajaran peer assessment dalam kelompok dan antar kelompok menggunakkan media maket. Uji hipotesis dengan menggunakkan uji-t pihak kanan. Hasil penelitian ini adalah (1) pengamatan keterlaksanaan pembelajaran diperoleh persentase rata-rata hasil pengamatan selama 3 (tiga) pertemuan adalah sebesar 90,37% dengan kategori sangat baik untuk pertemuan pertama, sebesar 88,15% dengan kategori sangat baik untuk pertemuan kedua dan 89,47% dengan kategori sangat baik untuk pertemuan ketiga; (2) Nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 83,23 untuk XI DPIB 1 dengan hasil analisis uji t satu pihak kanan, diperoleh t hitung = 2,678 ? t tabel = 1,697 pada ? sebesar 5%. Artinya Hasil belajar siswa kelas XI DPIB SMKN 1 Sidoajo pada kompetensi dasar menerapkan prosedur pembuatan gambar detail struktur rangka atap melalui pelaksanaan model pembelajaran peer assessment menggunakan media maket adalah lebih besar atau sama dengan 78. Kata Kunci : Peer Assessment, media maket, hasil belajar siswa. Abstract The purpose of this study was to determine (1) the practicability of the peer assessment learning model with mock-up media on the basic competencies of implementing procedures for making detailed drawings of the roof frame structure of the XI DPIB class at SMK Negeri 1 Sidoarjo; (2) learning outcomes of the peer assessment learning model with mock-up media on the basic conpetencies apply the procedure of making detailed drawings of the roof frame structure of the XI DPIB class at SMK Negeri 1 Sidoarjo. This research uses quasi experimental design with the research design used in yhis study is posttest-only control design. The research instrument used was the validation sheet of learning device, observation sheet on the implementation of learning, and the test sheet of learning outcomes. The data analysis technique used was analyzing peer assessment learning implementation in groups and between groups using mock-up media. Hypothesis testing was done by using the right-party t-test. The results study are (1) from the observation of the learning can be obtained the percentage of observation during 3 (three) meetings wich is 90,37% achieved very good categories for the first meeting, amounting to 88,15% obtained very good categories for the second meeting and 89,47% with very good categories for the third meeting, then there is an increase in each peer assessment learning implementation meeting;(2) the average value of 31 students learning outcomes is 83,23 for XI DPIB 1. The result of the t-test is t count=2,678>t table=1,679 (significant, ?=5%). Which means, the learning outcomes of XI DPIB class of SMK Negeri 1 Sidoarjo on basic competence apply the procedure of making detailed drawings of the roof truss structure through the implementation of the peer assessment learning model using mock-up media which is grearter or equal to 78. Keywords : Peer Assessment, Mock-up, Learning Outcomes.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN LECTORA INSPIRE PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK KAYU SISWA KELAS X DPIB DI SMKN11 MALANG KHOLIS, NUR; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan media lectora inspire; (2) peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media Lectora Inspire. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R & D). Langkah-langkah yang di gunakan dalam penelitian ini (1) potensi masalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisi desain (6) studi literatur uji coba lapangan (7) studi literatur hasil krtuntasan belajar. Pada tahap uji coba lapangan dan uji ketuntasan hasil belajar peneliti menggunakan metode studi literatur hal ini dikarenakan adanya wabah virus covid-19 sehingga kegiatan belajar mengajar di SMKN 11 Malang menggunakan system daring. Teknik analisa data yang digunakan yaitu kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran menggunakan Lectora Inspire meruoakan media yang baik untuk proses pembelajaran. Hasil uji kelayakan Lectora Inspire dari para ahli mendapatkan nilai 87,78% dengan kategori ?sangat layak?; (2) hasil dari studi literatur menunjukkan bahwa media Lectora Inspire dalam proses pembelajaran dapat menarik perhatian siswa, hal tersebut didasarkan pada hasil respon siswa yang memperoleh presentase antara 83,1%-93% dengan predikat ?sangat baik? dan ketuntasan hasil belajar siswa memperoleh presentase antara 80%-94,87%. Kata Kunci : Lectora Inspire, kelayakan, Peningkatan hasil belajar Abstract The purpose of this study is to find out; (1) the feasibility of Lectora Inspire media; (2) Improving student learning outcomes by using the Lectora Inspire media. The research method used in this research is Research and Development (R&D). The steps used in this study (1) potential problems (2) data collection (3) product design (4) design validation (5) design revision (6) field trial literature study (7) literature study results of learning completeness. At the stage of field trials and completeness testing of researchers learning outcomes using literture study methods this is due to the corona virus outbreak so that teaching and learning activities for students of SMKN 11 Malang use an online system. Data analysis techniques used are quantitative and qualitative. The results showed that the learning model using Lecota Inspire is a good medium for the learning process. The results of the Lectore Inspire media feasibility test received a rating from the media experts 87.78% in the "very decent" category; (2) the results of the literature study show that Lectora Inspire media in the learning process can attract the attention of students, it is based on the results of student responses obtaining a percentage of 83.1% -93% included in the criteria of "very good" and completeness of student learning outcomes obtain a percentage between 80% -94.87%. Keywords : Lectora Inspire, feasibility, improvement in learning outcomes
COMPARISON BETWEEN IFRS AND AAOIFI STANDARD ON FINANCIAL REPORT Kusnan
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2025.vol8(1).22710

Abstract

Penelitian ini membandingkan pelaporan keuangan di bawah IFRS (Maybank Islamic) dan standar AAOIFI (Bahrain Islamic Bank), berfokus pada variasi dalam pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan transaksi Islam yang signifikan seperti murabahah, ijarah, dan menekankan pada isu zakat. Penelitian ini menggunakan analisis konten kualitatif untuk menganalisis bagaimana standar-standar ini mempengaruhi komparabilitas dan transparansi. IFRS menyediakan kerangka kerja global, tetapi AAOIFI menyediakan relevansi yang sesuai dengan syariah yang berpotensi menghasilkan perbedaan dalam laporan keuangan. Penelitian ini berkontribusi pada perdebatan harmonisasi dengan memberikan informasi kepada pemangku kepentingan tentang implikasi praktis penerapan standar-standar ini dalam perbankan Islam.
Hubungan Antara Kreativitas Guru Dengan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sdit Mutiara Rahmah Balikpapan Melantika, Aulia; Kusnan; Nurut Taufik
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (1) Juni 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i1.33

Abstract

Fokus dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara kreativitas guru dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDIT Mutiara Rahmah Balikpapan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya peran kreativitas guru dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan melibatkan, sehingga berpotensi memperkuat minat siswa terhadap pelajaran. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kreativitas guru dalam mengajar berada pada kategori baik, sementara minat belajar siswa secara umum berada pada kategori sedang hingga tinggi. Analisis korelasi Product Moment mengungkapkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kreativitas guru dan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Temuan ini menegaskan bahwa dengan meningkatnya kreativitas guru dalam pembelajaran, maka semakin besar pula minat siswa untuk belajar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru terus mengembangkan kreativitas dalam mengajar guna meningkatkan minat dan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Scholarships and Teacher Training Corporate Social Responsibility For Islamic Education: A Balikpapan Case Study Danny, Jundi Rahmad; Siddeh, Khoirul Anam; Kusnan
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v8i1.607

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis bagaimana program Corporate Social Responsibility (CSR) berkontribusi terhadap pengembangan Pendidikan Agama Islam di Kota Balikpapan, sebuah kota industri yang masih menghadapi ketimpangan akses dan mutu pendidikan. Menjawab keterbatasan bukti empiris tentang mekanisme CSR yang berujung pada luaran pendidikan, studi ini menggunakan desain studi kasus kualitatif pada PT Inkorincorp Velocity. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan analisis dokumen, lalu dianalisis dengan analisis tematik yang dipandu perspektif CSR berbasis pemangku kepentingan serta etika Islam ta’awun (tolong-menolong). Hasil penelitian menunjukkan dua bentuk utama CSR, yaitu (1) bantuan material (beasiswa, sarana pembelajaran, dan perbaikan fasilitas) dan (2) bantuan non-material (pelatihan peningkatan kompetensi pendidik), yang dijalankan melalui mekanisme pasif (berbasis permohonan lembaga) dan aktif (inisiatif perusahaan). Kombinasi mekanisme tersebut memperkuat akses, kondisi belajar, dan kapasitas guru, sekaligus membangun nilai reputasi perusahaan. Studi ini menawarkan kontribusi konseptual berupa pemetaan jalur mekanisme CSR–pendidikan pada konteks Pendidikan Agama Islam serta implikasi praktis untuk menyelaraskan tata kelola CSR dengan prioritas pendidikan lokal dan kerangka kebijakan. Kata Kunci: CSR; Pendidikan Agama Islam; mekanisme CSR; pengembangan guru; beasiswa; Balikpapan Abstract This study examines how corporate social responsibility (CSR) initiatives contribute to the development of Islamic religious education in Balikpapan, an industrial city where educational inequality remains salient. Addressing limited empirical evidence on the mechanisms through which CSR translates into educational outcomes, the study employs a qualitative case study of PT Inkorincorp Velocity. Data were generated through semi-structured interviews, field observations, and document analysis, and analysed using thematic analysis informed by stakeholder-oriented CSR perspectives and the Islamic ethical principle of ta’awun (mutual assistance). The findings show two dominant CSR streams—(i) material support (scholarships, learning facilities, and infrastructure) and (ii) non-material support (teacher capacity-building programmes)—implemented through passive (institution-request driven) and active (company-initiated) delivery systems. These mechanisms jointly strengthen access, learning conditions, and teacher competence while simultaneously producing reputational value for the firm. The study contributes an integrative mechanism-based account of CSR-to-education pathways within Islamic schooling contexts and offers practical implications for aligning corporate CSR governance with local educational priorities and policy frameworks. Keywords: corporate social responsibility; Islamic education; CSR mechanisms; teacher professional development; scholarships; Indonesia
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS XI TGB DI SMK NEGERI 3 JOMBANG DEWI KURNIASARI; KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.23358

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA MATA PELAJARN KONSTRUKSI BANGUNAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB SMK NEGERI 1 KEMLAGI DAVID LULUNG; KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.23373

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kelayakan perangkat pembelajaran pada pelajaran konstruksi bangunan, (2) Keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran mind mapping pada pelajaran konstruksi bangunan, dan (3) Hasil belajar setelah menggunakan model pembelajaran mind mapping pada pelajaran konstruksi bangunan. Model pembelajaran mind mapping ialah model pembelajaran dengan teknik meringkas bahan yang perlu dipelajari,dan memproyeksikan masalah yang dihadapi ke dalam bentuk peta atau grafik. Metode penelitian ini adalah Posttest-Only Control Design. Penelitian ini diterapkan dalam dua kelas di SMK Negeri 1 Kemlagi yakni kelas X TGB 1 dan TGB 2. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, angket, observasi, dan tes. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, dan analisis hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis belajar dalam penelitian ini dikatakan berhasil dengan penggunaan model mind mapping pada mata pelajaran konstruksi bangunan siswa kelas X TGB SMK Negeri 1 Kemlagi meningkat dari KKM 75 dibuktikan dengan hasil belajar siswa kelas eksperimen mendapat prosentase ketuntasan belajar siswa sebesar 96,88% sedangkan hasil belajar kelas kontrol mendapat 84,38%.Kata kunci: Model Pembelajaran Mind Mapping, Konstruki Bangunan Abstract This study aims to find out (1) the feasibility of learning tools in the lesson of building construction, (2) the implementation of learning by using mind mapping learning model in building construction lesson, and (3) learning result after using mind mapping learning model in building construction lesson. The mind mapping learning model is a learning model with techniques that summarize the material that needs to be studied, and project the problems faced into the form of maps or graphs. This research method is Posttest-Only Control Design. This research is applied in two classes in SMK Negeri 1 Kemlagi namely class X TGB 1 and TGB 2. Technique of data collecting done by documentation, questionnaire, observation, and test. Data analysis technique that is done is feasibility analysis of learning device, analysis of learning implementation, and analysis of student learning result. Based on the results of learning analysis in this study is said to be successful with the use of mind mapping model on the subjects of building construction of students of class X TGB SMK Negeri 1 Kemlagi increased from KKM 75 evidenced by the results of student learning experimental class gets the percentage mastery learning students of 96.88% while the results learning control class got 84.38%. Keywords: Mind Mapping Learning Model, Building Construct
PENERAPAN MEDIA MAKET PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG DENGAN MATERI MENGGAMBAR DETAIL PONDASI BATU KALI DAN SLOOF DI KELAS XI DPIB SMK NEGERI 3 SURABAYA MUDIONO; KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29314

Abstract

PENGGUNAAN MINIATUR PADA MATERI KONSTRUKSI RANGKA ATAP MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 5 SURABAYA BAYU FITRIANTO; KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29710

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan miniatur yang digunakan sebagai media pembelajaran pada materi Konstruksi Rangka Atap dan mengetahui hasil belajar siswa kelas X TGB SMK Negeri 5 Surabaya terhadap penggunaan miniatur pada materi Konstruksi Rangka Atap. Media miniatur adalah satu usaha untuk menciptakan pembelajaran baru yang merefleksikan aspek realita agar lebih mempermudah seorang guru dalam menyampaikan materi dan praktik yang diajarkan di sekolah yang diharapkan siswa dapat memiliki pemahaman materi yang diajarkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu True experimental design, dengan bentuk posttest-only control design. Pengambilan sampel sebanyak 2 kelas, yaitu kelas X TGB 2 dan X TGB 3. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran, miniatur dan tes hasil belajar. Pelaksanaan model pembelajaran langsung menggunakan miniatur, dimana kelas hanya diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung yang ditambahkan dengan miniatur di setiap pertemuannya. Teknik analisis data menggunakan analisis kelayakan perangkat pembelajaran, miniatur dan analisis hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) kelayakan miniatur menunjukkan kriteria layak dengan rerata prosentase 76,25%. (b) hasil belajar pertemuan ke-1 pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata sebesar 70,94, sedangkan kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata sebesar 50,50. Untuk hasil belajar pertemuan ke-2 pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata sebesar 77,96, sedangkan kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata sebesar 69,96. Kata Kunci: Konstruksi Rangka Atap, Miniatur, Hasil Belajar. Abstract This study aims to determine the feasibility of miniature that is used as a medium of learning on Roof Frame Construction and knowing the results of student learning class X TGB SMK Negeri 5 Surabaya against the use of miniature on the Roof Frame Construction. Miniature media is an attempt to create new learning that reflects aspects of reality to make it easier for a teacher to deliver materials and practices taught in schools that students are expected to havean understanding of the taught material. The type of research used is True experimental design, with the form of posttest-only control design. Sampling was 2 classes, namely class X TGB 2 and X TGB 3. Instruments for collecting data using learning device validation sheets, miniatures, and learning outcomes tests. The implementation of the direct learning model uses miniatures, where classes are only given learning with direct learning models that are added with miniatures at each meeting. The data analysis technique uses the feasibility analysis of learning devices, miniatures, and analysis of learning outcomes. The results of the study showed that (a) miniature feasibility showed a feasible criterion with an average percentage of 76.25%. (b) 1st meeting learning outcomes in the experimental class obtained an average value of 70.94, while the control class obtained an average value of 50.50. For the second meeting learning outcomes in the experimental class, the average score was 77.96, while the control class obtained an average value of 69.96. Keywords: Roof Frame Construction, Miniature, Learning Outcomes.