Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA SKETCHUP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN PROSEDUR PEMBUATAN GAMBAR DETAIL KONSTRUKSI JEMBATAN DI SMK A INI, ROHMATUL; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Proses pembelajaran merupakan rangkaian komunikasi antara siswa dan guru, proses tersebut dikatakan efektif apabila materi yang disajikan guru dapat diserap oleh siswa. Upaya yang dapat dilakukan untuk membantu siswa memahami materi adalah dengan media yang menarik, penggunaan media tidak lain adalah untuk mengurangi verbalisme agar siswa mudah memahami media ajar yang disajikan. Salah satu media yang banyak digunakan dalam proses pembelajaran adalah media SketchUp, SketchUp merupakan media tiga dimensi untuk membuat atau mendesain objek tiga dimensi dengan perbandingan panjang, lebar, maupun tinggi. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hasil belajar antara siswa yang menggunakan media SketchUp dan tidak menggunakan mediasketchup, mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dengan media SketchUp, dan untuk mengetahui kelayakan media SketchUp. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan desain Noneequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilakukan pada semester genap 2018/2019 di SMK Negeri 1 Mojokerto. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI DPIB 1 sebagai kelas eksperimen dan XI DPIB 2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapat perlakuan menggunakan media SketchUp dan kelas kontrol tidak mendapat perlakuan dengan media SketchUp. Instrumen penelitian terdiri dari lembar tes hasil belajar, lembar validasi perangkat pembelajaran, dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil belajar siswa kelas eksperimen rata-rata lebih besar daripada kelas kontrol yaitu kelas eksperimen = 81 dan kelas kontrol = 74. Analisis uji hipotesis menghasilkan t hitung > t tabel yaitu 3,110 > 2,005. Dengan demikian maka, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan media SketchUp dan dengan kelas kontrol yang tidak menggunakan media SketchUpdapat meningkatkan hasil belajar siswa karena siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran dikelas. Kelayakan perangkat pembelajaran berdasarkan para ahli menunjukkan presentase kelayakan sebesar 85% dengan kualitatif sangat layak. Keterlaksanaan pembelajaran dengan media SketchUp ini diidentifikasikan melalui kegiatan mengajar guru yang diperoleh sebesar 89% dengan kualitatif sangat baik. Kata Kunci : SketchUp, Model Pembelajaran Langsung, Hasil Belajar Siswa, Keterlaksanaan Pembelajaran, Kelayakan Media.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEER ASSESSMENT DENGAN MEDIA MAKET PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN PROSEDUR PEMBUATAN GAMBAR DETAIL STRUKTUR RANGKA ATAP KELAS XI DPIB DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO AZHAR, FAIZ; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) keterlaksanaan model pembelajaran peer assessment dengan media maket pada kompetensi dasar menerapkan prosedur pembuatan gambar detail struktur rangka atap kelas XI DPIB di SMK Negeri 1 Sidoarjo; (2) hasil belajar dari model pembelajaran peer assessment dengan media maket pada kompetensi dasar menerapkan prosedur pembuatan gambar detail struktur rangka atap kelas XI DPIB di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini mengunakkan quasi experimental design dengan desain penelitian yang digunakkan dalam penelitian ini adalah posttest-only control design. Instrumen penelitian yang digunakkan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, dan lembar tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakkan adalah menganalisa keterlaksanaan pembelajaran peer assessment dalam kelompok dan antar kelompok menggunakkan media maket. Uji hipotesis dengan menggunakkan uji-t pihak kanan. Hasil penelitian ini adalah (1) pengamatan keterlaksanaan pembelajaran diperoleh persentase rata-rata hasil pengamatan selama 3 (tiga) pertemuan adalah sebesar 90,37% dengan kategori sangat baik untuk pertemuan pertama, sebesar 88,15% dengan kategori sangat baik untuk pertemuan kedua dan 89,47% dengan kategori sangat baik untuk pertemuan ketiga; (2) Nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 83,23 untuk XI DPIB 1 dengan hasil analisis uji t satu pihak kanan, diperoleh t hitung = 2,678 ? t tabel = 1,697 pada ? sebesar 5%. Artinya Hasil belajar siswa kelas XI DPIB SMKN 1 Sidoajo pada kompetensi dasar menerapkan prosedur pembuatan gambar detail struktur rangka atap melalui pelaksanaan model pembelajaran peer assessment menggunakan media maket adalah lebih besar atau sama dengan 78. Kata Kunci : Peer Assessment, media maket, hasil belajar siswa. Abstract The purpose of this study was to determine (1) the practicability of the peer assessment learning model with mock-up media on the basic competencies of implementing procedures for making detailed drawings of the roof frame structure of the XI DPIB class at SMK Negeri 1 Sidoarjo; (2) learning outcomes of the peer assessment learning model with mock-up media on the basic conpetencies apply the procedure of making detailed drawings of the roof frame structure of the XI DPIB class at SMK Negeri 1 Sidoarjo. This research uses quasi experimental design with the research design used in yhis study is posttest-only control design. The research instrument used was the validation sheet of learning device, observation sheet on the implementation of learning, and the test sheet of learning outcomes. The data analysis technique used was analyzing peer assessment learning implementation in groups and between groups using mock-up media. Hypothesis testing was done by using the right-party t-test. The results study are (1) from the observation of the learning can be obtained the percentage of observation during 3 (three) meetings wich is 90,37% achieved very good categories for the first meeting, amounting to 88,15% obtained very good categories for the second meeting and 89,47% with very good categories for the third meeting, then there is an increase in each peer assessment learning implementation meeting;(2) the average value of 31 students learning outcomes is 83,23 for XI DPIB 1. The result of the t-test is t count=2,678>t table=1,679 (significant, ?=5%). Which means, the learning outcomes of XI DPIB class of SMK Negeri 1 Sidoarjo on basic competence apply the procedure of making detailed drawings of the roof truss structure through the implementation of the peer assessment learning model using mock-up media which is grearter or equal to 78. Keywords : Peer Assessment, Mock-up, Learning Outcomes.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN LECTORA INSPIRE PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK KAYU SISWA KELAS X DPIB DI SMKN11 MALANG KHOLIS, NUR; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan media lectora inspire; (2) peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media Lectora Inspire. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R & D). Langkah-langkah yang di gunakan dalam penelitian ini (1) potensi masalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisi desain (6) studi literatur uji coba lapangan (7) studi literatur hasil krtuntasan belajar. Pada tahap uji coba lapangan dan uji ketuntasan hasil belajar peneliti menggunakan metode studi literatur hal ini dikarenakan adanya wabah virus covid-19 sehingga kegiatan belajar mengajar di SMKN 11 Malang menggunakan system daring. Teknik analisa data yang digunakan yaitu kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran menggunakan Lectora Inspire meruoakan media yang baik untuk proses pembelajaran. Hasil uji kelayakan Lectora Inspire dari para ahli mendapatkan nilai 87,78% dengan kategori ?sangat layak?; (2) hasil dari studi literatur menunjukkan bahwa media Lectora Inspire dalam proses pembelajaran dapat menarik perhatian siswa, hal tersebut didasarkan pada hasil respon siswa yang memperoleh presentase antara 83,1%-93% dengan predikat ?sangat baik? dan ketuntasan hasil belajar siswa memperoleh presentase antara 80%-94,87%. Kata Kunci : Lectora Inspire, kelayakan, Peningkatan hasil belajar Abstract The purpose of this study is to find out; (1) the feasibility of Lectora Inspire media; (2) Improving student learning outcomes by using the Lectora Inspire media. The research method used in this research is Research and Development (R&D). The steps used in this study (1) potential problems (2) data collection (3) product design (4) design validation (5) design revision (6) field trial literature study (7) literature study results of learning completeness. At the stage of field trials and completeness testing of researchers learning outcomes using literture study methods this is due to the corona virus outbreak so that teaching and learning activities for students of SMKN 11 Malang use an online system. Data analysis techniques used are quantitative and qualitative. The results showed that the learning model using Lecota Inspire is a good medium for the learning process. The results of the Lectore Inspire media feasibility test received a rating from the media experts 87.78% in the "very decent" category; (2) the results of the literature study show that Lectora Inspire media in the learning process can attract the attention of students, it is based on the results of student responses obtaining a percentage of 83.1% -93% included in the criteria of "very good" and completeness of student learning outcomes obtain a percentage between 80% -94.87%. Keywords : Lectora Inspire, feasibility, improvement in learning outcomes
COMPARISON BETWEEN IFRS AND AAOIFI STANDARD ON FINANCIAL REPORT Kusnan
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2025.vol8(1).22710

Abstract

Penelitian ini membandingkan pelaporan keuangan di bawah IFRS (Maybank Islamic) dan standar AAOIFI (Bahrain Islamic Bank), berfokus pada variasi dalam pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan transaksi Islam yang signifikan seperti murabahah, ijarah, dan menekankan pada isu zakat. Penelitian ini menggunakan analisis konten kualitatif untuk menganalisis bagaimana standar-standar ini mempengaruhi komparabilitas dan transparansi. IFRS menyediakan kerangka kerja global, tetapi AAOIFI menyediakan relevansi yang sesuai dengan syariah yang berpotensi menghasilkan perbedaan dalam laporan keuangan. Penelitian ini berkontribusi pada perdebatan harmonisasi dengan memberikan informasi kepada pemangku kepentingan tentang implikasi praktis penerapan standar-standar ini dalam perbankan Islam.