Indarwati, Rosi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING APPROACH TO IMPROVE THE QUESTIONING ABILITY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS THROUGH PBL Indarwati, Rosi; Viyana Choyrunisa, Ratrie; Gusti Made Sanjaya, I
Jurnal PTK dan Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/ptk.v10i1.12777

Abstract

This research aims to investigate the effectiveness of implementing the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach as best practice in enhancing the questioning abilities of middle school students through Problem-Based Learning (PBL). CRT is integrated with PBL to create a learning experience that is more relevant and engaging for students. This research utilizes both qualitative and quantitative methods within a classroom action research design. The sample includes 7th-grade students from SMP Negeri 5 Ponorogo as the main subjects. Data were collected through classroom observations, interviews, and surveys to evaluate changes in students' learning interests with the implementation of the CRT approach. The results are expected to provide in-depth insights into the positive impact of CRT implementation on middle school students' questioning abilities through PBL. The implications of this research include recommendations for curriculum development, teacher training, and the development of more contextual learning strategies to enhance questioning skills at the middle school level. The findings show that the CRT approach positively affects the enhancement of students' questioning abilities, marked by an increase in the number of students asking questions and achieving a target of 25% of the total class number. Keywords: Culturally Responsive Teaching, Questioning Ability, Problem-Based Learning.
Implementasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Kemampuan Bertanya Peserta Didik SMP Melalui Pembelajaran PBL Indarwati, Rosi; Choyrunisa, Ratrie Viyana; Sanjaya, I Made Gusti
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i3.3276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendekatan CulturallyResponsive Teaching (CRT) dalam meningkatkan kemampuan bertanyapeserta didik SMP melalui pembelajaran Problem Based Learning (PBL).Penelitian ini dilakukan berlatar belakang rendahnya kemampuan bertanyapeserta didik, khusunya kelas 7H di SMPN 5 Ponorogo. Integrasi CRTdengan PBL bertujuan menciptakan pengalaman belajar yang relevan danmenarik yang dapat meningkatkan kemampuan bertanya peserta didik.Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengandesain penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian ini dilaksanakan dalam duasiklus yaitu pra-siklus sebelum tindakan kelas dan siklus setelah tindakankelas. Tiap siklus meliputi empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaantindakan, pengamatan, dan refleksi yang melibatkan peserta didik kelas 7HSMP Negeri 5 Ponorogo. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,dan angket untuk mengevaluasi perubahan minat belajar. Teknik analisis datamenggunakan teknik deskriptif komparatif, yang membandingkanketerampilan bertanya peserta didik antara siklus I dan siklus II untukmengetahui peningkatan kemampuan bertanya peserta didik. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa implementasi CRT dan PBL berdampak positif padapeningkatan kemampuan bertanya, ditandai dengan peningkatan jumlahpertanyaan peserta didik dan tercapainya target 25% dari total jumlah kelas.Hasil dari penelitian ini mennjukkan adanya peningkatan signifikan padakemampan bertanya peserta didik. Implikasi penelitian mencakuprekomendasi pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan strategipembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kemampuan bertanya ditingkat SMP. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagisekolah lain dalam menerapkan pendekatan serupa dan menekankanpentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusifdan responsif terhadap kebutuhan budaya peserta didik.