Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EFEKTIVITAS FORMULASI EKSTRAK TERHADAP Bactrocera spp PADA PERTANAMAN HORTIKULTURA KECAMATAN TANASITOLO KABUPATEN WAJO Sulfiani Sulfiani; Tri Septiani
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.695 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v9i1.1561

Abstract

Bactrocera spp merupakan hama yang menyebabkan kerusakan pada tanaman hortikultura. Menyerang tanaman saat buah tanaman akan masak fisiologis. Imago betina meletakkan telur kedalam jaringan tanaman. Penggunaan pestisida sintetik dapat menimbulkan residu pada buah hortikultura sehingga berbahaya untuk kesehatan. Oleh karena itu diupayakan untuk mencari metode pengendalian alternatif dengan menggunakan senyawa kimia yang berasal dari tanaman yang dapat digunakan untuk mengendalikan Bactrocera spp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi formulasi ekstrak berperekat terhadap imago jantan dan betina Bactrocera spp di pertanaman hortikultura. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo pada bulan April sampai September 2020. Modifikasi trap kuning berperakat. Parameter dalam penelitian ini adalah jumlah, jenis dan perbandingan imago jantan dan betina. Formulasi ekstrak dapat menarik imago Jantan 36 ekor dan imago betina 30 ekor. Spesies yang ditemukan di pertanaman hortikultuta kecamatan Tanasitolo B. emitens, B. cucurbitae, Dacus longicornis, B. dorsalis pada tanaman Gambas, B. umbrosa menyerang tanaman Nangka, B. cucurbitae pada tanaman Cabai.
PENGEMBANGAN PESTISIDA NABATI SEBAGAI PENGENDALIAN LALAT BUAH PADA TANAMAN CABAI RAWIT DI DESA LOWA KECAMATAN TANASITOLO Sulfiani; Sitti Aminah; Erni Kasim
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 2 No 2 (2020): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 2 No. 2 Agustus 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.88 KB)

Abstract

Desa Lowa merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Tanasitolo. Pencarian utama masyarakat adalah bertani. Tanaman yang menjadi komuditi utama yaitu cabai rawit. Tingkat serangan lalat buah pada tanamn cabai rawit dapat menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas dan nilai jual produksi sehingga secara tidak langsung akan mempengaruhi pendapatan petani. Kurangnya pemahaman mengenai bioekologi, siklus hidup sehingga masyarakat belum bisa memaksimalkan metode pengendalian Tingginya penggunaan pestisida sintetik dalam mengendalikan lalat buah sehingga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, berkurangnya jumlah populasi musuh alami. Tujuan peningkatan keterampilan masyarakat kelompok tani dalam pengenalan bioekologi,bioekologi lalat buah sehingga memudahkan dalam menentukan metode pengendalian. Alternatif pengendalian yang ramah lingkungan dapat dilaksanakan dengan menggunakan senyawa kimia yang dapat bersifat atrakatan pada imago jantan dan betina. Metode yang dilaksanakan yaitu pembinaan dan pendampingan kepada anggota kelompok tani Labobo. Langkah pencapaian melalui penyuluhan , demonstrasi pembuatan pestisida nabati, demplot penerapan teknologi Pestisida nabati cair dan berperekat di pertanaman cabai rawit oleh anggta kelompok tani. Hasil dari kegiatan ini yaitu menghasilkan formulasi pestisda nabati, peningkatkan keterampilan anggota kelompok tani dalam mengenali bioekologi lalat buah serta potensi tanaman yang dapat diolah untuk menekan populasi lalat buah di pertanaman cabai rawit.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Cabai Rawit menjadi Peyek Cabai di Desa Patila Kecamatan Pammana Sri Hardianti Rosadi; Sitti Aminah; Sulfiani; Muh Adhan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 3 No 2 (2021): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 3 No. 2 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.259 KB)

Abstract

Tujuan dan target kegiatan pengabdian pada masyarakat merupakan wujud dari pelaksanaan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini dalam rangka memberikan informasi mengenai pengolahan cabai menjadi cemilan penyek. Hal ini guna menumbuhkan dan mengembangkan potensi. Tempat Kegiatan dilakukan pada masyarakat yang aktif dalam Majelis Taklim Hawwa As’adiyah Cab. Desa Patila yang beralamat di Desa Patila, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo pada tangga l8 Agustus 2021. Metode yang digunakan pada kegaiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah dan demonstrasi. Ceramah yaitu penyampaian materi secara lisan dengan efektif, efisien dan menyenangkan melalui bantuan media pembelajaran power point dan video. Sedangkan metode demonstrasi digunakan agar peserta focus dan aktif. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang diperoleh adalah anggota majelis taklim antusias dalam mengikuti pelaksanaan kegiatan.
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Dusun Hombes Desa Labawang Kecamatan Keera Kabupaten Wajo Nurfadillah Mukti; Andi Tenri Angka; Sitti Aminah; Tenri Sau; Erni Kasim; Haerunnisa; Sulfiani Sulfiani; Uswah Trywulan Syah; Besse Reski Novianti; Nurcaya Nurcaya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 4 No 2 (2022): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 4 No. 2 Agustus 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/jurdikmas.v4i2.435

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi penduduk desa Labawang mengenai pembuatan pupuk organik cair dikarenakan kelangkaan pupuk bersubsidi. Komoditas pertanian dan perkebunan di Desa Labawang, Kecamatan Keera Kabupaten Wajo sangat potensial dan strategis dalam mendukung kemandirian pangan masyarakat setempat. Peningkatan produktivitas tanaman pertanian dan perkebunan tersebut menghadapi berbagai kendala, diantaranya menurunnya kualitas lahan pertanian yang disebabkan oleh residu bahan agro-kimia. Pemberian materi tersebut meliputi pemahaman tentang pupuk organik, bahan-bahan pembuatan pupuk organik, metode/cara pembuatan pupuk oraganik dengan bahan bahan yang mudah di dapatkan. Manfaat dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman tentang pentingnya mengembalikan dan menjaga kesuburan lahan pertanian dan perkebunan di Desa Labawang,Sosialisasi dan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat terutama petani.
Indikasi Tingkat Kerusakan Daun Tanaman Jagung Akibat Serangan Spodoptera frugiperda di Desa Tadangpalie Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo: Indication of Corn Leave Damage to Spodoptera frugiperda Attack in Tadangpalie Village Sabbangparu Regency Wajo District Sulfiani Ridwan
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 10 No. 2 (2022): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.533 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v10i2.1830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikasi gejala kerusakan daun akibat serangan S. frugiperda di Desa Tadangpalie Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2021. Tahapan penelitian dengan menggunakan survey secara purposif sampling dengan mengidentifikasi jenis tingkat kerusakan daun akibat serangan. Pengambilan sampel setiap area pertanaman dengan mengambil contoh sampel tanaman jagung yang ditentukan secara sistematik dan mencocokkan skoring kerusakan berdasarkan skala davis. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tingkat kerusakan daun akibat serangan S. frugiperda dengan rating bervariasi mulai dari skoring 1 sampai 9 pada fase vegetatif dipertanaman jagung. The purpose of this study was to determine the indications of leaf damage caused by S. frugiperda attack in Tadangpalie Village, Sabbangparu District, Wajo Regency. The research was carried out in May – August 2021. The research stage was using a purposive sampling survey by identifying the type of leaf damage caused by attacks. Sampling of each cropping area took samples of corn plants that were determined systematically and matched the damage score based on the Davis scale. The results showed that the level of leaf damage due to S. frugiperda attack with various ratings ranging from scoring 1 to 9 in the vegetative phase of maize cultivation.
Efektivitas Beberapa Pestisida Nabati Terhadap Populasi Thrips sp. pada Tanaman Cabai : Effectiveness of Various Botanical Pesticide on Thrips sp. Pest Population in Chili Pepper Dian Ekawati Sari; Sulfiani Ridwan
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 10 No. 2 (2022): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.778 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v10i2.1856

Abstract

Salah satu hama utama pada tanaman cabai yang sulit dikendalikan yaitu hama Thrips. Pengendalian yang paling sering dilakukan petani yaitu pengendalian dengan senyawa kimia sintetik. Penelitian ini bertujuan untukmenghasilkan salah satu cara pengendalian hama Thrips dengan memanfaatkan ekstrak tanaman babadotan, pepaya dan sirsak. Penelitian ini terdiri dari 7 perlakuan dimana 6 perlakuan dengan ekstrak tanaman dan 1 kontrol. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis varian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida nabati dari ekstrak daun tanaman sirsak dengan konsentrasi 75 % berpengaruh terhadap populasi Thrips. Rata-rata populasi hama Thrips pada tanaman cabai yang diaplikasikan ekstrak daun sirsak 75 % sebesar 0,94 ekor jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kontrol sebesar 5,18 ekor. One of the main pest of chili difficult to control was from Thrips pest. The control most often done by farmers is control with synthetic chemical compounds. This study aims to produce a method of controlling the Thrips pest by utilizing plant extracts of babadotan, papaya, and soursop. This study consisted of seven treatments, where six were with plant extracts and one was a control. The design used in this study was a randomized block design (RAK). The collected data was analyzed using the analysis of variance. The results showed that botanical pestisida from soursop leaf extract with a concentration of 75% affected the Thrips population. The average population of triploid pests on chili plants that were applied with 75% soursop leaf extract was 0.94, much less than the control, which was 5.18.