Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Gotong Royong

Membangun Solidaritas Sosial Bersama Himasi Charity 2024 Untuk Meningkatkan Sinergi Mahasiswa Dalam Meningkatkan Empati Kuraesin, Sinsin; Diana Kholifah Nur A'Yuni; Marsani Asfi
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.129

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan membentuk karakter mahasiswa yang peduli dan responsif terhadap kondisi sosial. Salah satu permasalahan sosial yang muncul selama bulan Ramadhan adalah keterbatasan akses makanan berbuka puasa bagi masyarakat pengguna jalan, seperti pejalan kaki dan tukang becak. Berdasarkan hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC) menyelenggarakan kegiatan Charity #1: HIMASI Berbagi Takjil sebagai bentuk kepedulian sosial dan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan mahasiswa secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di tiga titik strategis di Kota Cirebon dengan membagikan 100 paket takjil kepada masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini berdampak positif terhadap pembentukan karakter mahasiswa, seperti meningkatnya empati, kerja sama tim, dan kesadaran sosial. Refleksi mahasiswa dalam sesi evaluasi menguatkan bahwa kegiatan ini menjadi media pembelajaran sosial yang efektif. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun berikutnya dengan cakupan yang lebih luas.
Kegiatan Charity Himasi Untuk Membentuk Rasa Kepedulian Mahasiswa Dengan Cara Berbagi Takjil Di Panti Asuhan Daarus Sholihin Kota Cirebon Raden Muhamad Rama Poetra Ardiningrat; Dwi Pasha Anggara Putra; Marsani Asfi
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.130

Abstract

University students play a vital role as agents of change, not only by achieving academic excellence but also by contributing meaningfully to society. One such contribution is through charity activities that foster empathy and social awareness. The 2025 charity event organized by the Information Systems Student Association (HIMASI) of UCIC aimed to cultivate students’ social concern through direct interaction with children at the Daarus Sholihin Orphanage in Cirebon. The implementation method consisted of three stages: planning, execution, and evaluation. The main activities included the distribution of takjil (light meals for breaking the fast), social interaction sessions, and evaluation through group discussions. The results showed that students experienced increased empathy, teamwork skills, and social awareness. Meanwhile, the children responded positively to the attention and engagement provided. This activity not only benefited the recipients but also served as a medium for character development among students. In conclusion, this charity activity effectively fosters social concern and can be developed into a sustainable program through various other forms of social engagement.
Pemanfaatan Lomba Tari Sebagai Media Edukasi Budaya Dan Apresiasi Seni Dalam Cirebon Kartini’s Day 2024 Fernando Valentino; Ananda Irfansyah; Marsani Asfi
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.132

Abstract

Pelestarian budaya lokal menjadi tantangan di tengah arus globalisasi yang memudarkan nilai-nilai tradisional, khususnya di kalangan generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi lomba tari tradisional sebagai media edukasi budaya dan apresiasi seni dalam rangka Cirebon Kartini’s Day 2024. Metode pelaksanaan dibagi dalam tiga tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Atrium Grage Mall dan melibatkan enam kelompok tari dari berbagai sekolah di Kota dan Kabupaten Cirebon. Peserta menampilkan koreografi bertema emansipasi perempuan yang dikombinasikan dengan unsur budaya lokal. Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari kalangan akademisi, seniman, dan influencer, mencerminkan pendekatan multidisipliner dalam mengapresiasi seni. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lomba tari tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga efektif sebagai sarana pendidikan budaya yang menyenangkan, partisipatif, dan inspiratif. Kegiatan ini mendorong munculnya semangat pelestarian budaya di kalangan generasi muda serta memperkuat identitas lokal. Beberapa kendala teknis yang muncul selama pelaksanaan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kegiatan serupa di masa depan. Secara keseluruhan, lomba tari terbukti sebagai alternatif strategis dalam membangun kesadaran budaya dan meningkatkan apresiasi seni tradisional.