Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembelajaran Problem based learning Terhadap Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Setyawan, Muhammad; Koeswanti, Henny Dewi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.41099

Abstract

Banyaknya peserta didik mendapatkan hasil belajar kurang memuaskan. hal tersebut disebabkan karena kurangnya berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah dalam suatu pembelajarn. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis model pembelajaran Problem based learning dalam meningkatkan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode meta analisis. Tahap penelitian diawali dengan mencari topik yang relevan guna memudahkan dalam mengumpulkan data. Data tersebut diperoleh dengan cara menelusuri jurnal-jurnal online melalui google scolaria dengan kata kunci Problem based learning, Meningkatkan Berpikir Kritis, Sekolah Dasar. Dari penelusuran yang dilakukan diperoleh 25 artikel tetapi yang relevan untuk digunakam hanya 12 artikel. Data-data yang telah diperoleh diolah kembali menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis penggunaan model pembelajaran Problem based learning dalam pembelajaran terbukti dapat meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik paling rendah 5,28% dan yang paling tinggi 99,47%. Penggunaan Problem based learning sangat berpengaruh terhadap berpikir kritis peserta didik. Selain itu peserta didik juga mempunyai pengalaman yang berbeda dalam proses pembelajaran karena dituntut untuk memecahkan permasalahan dalam suatu proses pembelajaran. implikasi penelitian ini diharapkan guru-guru dapat menggunakan model pembelajaran ini pada proses pembelajaran. sehingga meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran dengan mudah selama proses pembelajaran.
Pembelajaran Problem based learning Terhadap Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Setyawan, Muhammad; Koeswanti, Henny Dewi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.41099

Abstract

Banyaknya peserta didik mendapatkan hasil belajar kurang memuaskan. hal tersebut disebabkan karena kurangnya berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah dalam suatu pembelajarn. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis model pembelajaran Problem based learning dalam meningkatkan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode meta analisis. Tahap penelitian diawali dengan mencari topik yang relevan guna memudahkan dalam mengumpulkan data. Data tersebut diperoleh dengan cara menelusuri jurnal-jurnal online melalui google scolaria dengan kata kunci Problem based learning, Meningkatkan Berpikir Kritis, Sekolah Dasar. Dari penelusuran yang dilakukan diperoleh 25 artikel tetapi yang relevan untuk digunakam hanya 12 artikel. Data-data yang telah diperoleh diolah kembali menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis penggunaan model pembelajaran Problem based learning dalam pembelajaran terbukti dapat meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik paling rendah 5,28% dan yang paling tinggi 99,47%. Penggunaan Problem based learning sangat berpengaruh terhadap berpikir kritis peserta didik. Selain itu peserta didik juga mempunyai pengalaman yang berbeda dalam proses pembelajaran karena dituntut untuk memecahkan permasalahan dalam suatu proses pembelajaran. implikasi penelitian ini diharapkan guru-guru dapat menggunakan model pembelajaran ini pada proses pembelajaran. sehingga meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran dengan mudah selama proses pembelajaran.
Deteksi Kesehatan Kucing Menggunakan Arsitektur VGG-16 Berbasis Website Setyawan, Muhammad; Putra, Fajar Rahardika Bahari; Soekarta, Rendra; Manurung, Yolanda Iriana
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v5i2.1449

Abstract

Pemilik kucing sering mengalami kesulitan dalam mengenali kondisi kesehatan hewan peliharaan secara dini karena keterbatasan pengetahuan dan akses terhadap layanan dokter hewan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan keterlambatan penanganan penyakit. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi kesehatan kucing berbasis web yang memanfaatkan Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur VGG-16. Sistem dirancang untuk mengidentifikasi dua kelas, yaitu kucing sehat dan kucing sakit. Dataset diperoleh melalui teknik web scraping dengan total 2.096 gambar, terdiri dari 1.672 gambar kucing sehat dan sisanya gambar kucing sakit. Data dibagi menjadi 80% data latih, 10% data validasi, dan 10% data uji, kemudian diproses melalui tahap preprocessing untuk menyesuaikan ukuran, format, serta normalisasi piksel. Model CNN dilatih dan dievaluasi menggunakan confusion matrix dan classification report. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mencapai akurasi 97% serta nilai precision, recall, dan F1-score yang tinggi pada kedua kelas, sehingga mampu melakukan klasifikasi dengan tingkat kesalahan yang rendah. Selain itu, pengujian sistem menggunakan metode Blackbox Testing memastikan seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan. Sistem berbasis web ini memungkinkan pengguna mengunggah gambar kucing secara langsung tanpa instalasi tambahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat membantu pemilik kucing melakukan deteksi dini kesehatan hewan peliharaan secara cepat, praktis, dan akurat.