Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS VARIABEL-VARIABEL YANG MEMPENGARUHI INSIDER OWNERSHIP, DEBT POLICY DAN DIVIDEN POLICY PADA PERUSAHAAN YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA Lea Emilia Farida; Mahyuni -
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 14 No 2 (2014)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik Keagenan (agency problem) adalah masalah yang lazim dijumpai padaperusahaan berbadan hukum PT (Perseroan Terbatas)berupa konflik antara pemegangsaham dengan manajer serta konflik antara pemegang saham (melalui manajer) dengankreditor (pemegang obligasi/pemberi kredit). Berdasarkan agency theory, ada beberapamekanisme yang dapat digunakan untuk mengontrol dan mengurangi agency problem.Mekanisme ini terdiri dari adanya kepemilikan saham manajer (insider ownership),kebijakan hutang (debt policy) dan kebijakan deviden (devidend policy).Berdasarkan hasil-hasil penelitian sebelumnya, ada beberapa variabel yang diyakiniberpengaruh terhadap insider ownership, debt policy, dan devidend policy. Variabelvariabeltersebut adalah growth, profitabilitas, firm size, business riskdan volatilitaspendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memberikan bukti empirismengenai pengaruhfaktor-faktor growth, profitabilitas, firm size, business riskdanvolatilitas pendapatan terhadap insider ownership, pengaruh faktor-faktor growth,profitabilitas, firm size, business risk dan volatilitas pendapatan terhadap debt ratio,pengaruh faktor-faktor growth, profitabilitas, firm size, business risk dan volatilitaspendapatan terhadap dividend payout ratio, pengaruh faktor insider ownershipterhadapdebt ratio, pengaruh faktor insider ownershipterhadapdevidendpayout ratio,serta pengaruh faktordebt ratioterhadapdevidendpayout ratio.Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang listing di Bursa EfekIndonesia, sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 perusahaan yang listingdi Bursa Efek Indonesia tahun 2010 - 2011. Unit analisis dalam penelitian ini adalah datalaporan keuangan dan catatan atas laporan keuangan tahunan dari perusahaanperusahaanyang menjadi sampel penelitian. Adapun data penelitian diolah denganmenggunakan Metode Path Analysis dengan software Lisrel 8.72.Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikanterhadap Debt Policy, Firm Size berpengaruh negatif dan signifikan terhadap InsiderOwnership,Firm Size berpengaruh positif dan signifikan terhadap Debt Policy, sertaBusiness Risk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Dividend Payout Ratio
PENGARUH DIMENSI-DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH TABUNGAN BANK MUAMALAT INDONESIA CABANG BANJARMASIN Mahyuni .
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 3 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh dimensi-dimensi kualitas pelayanan terhadap kepuasannasabah. Obyek penelitian ini adalah Bank Muamalat Indonesia Cabang Banjarmasin.Permasalahan penelitian merujuk pada fenomena bisnis yang terjadi pada BankMuamalat Indonesia Cabang Banjarmasin, dengan memasukkan dimensi-dimensi darivariabel kualitas layanan sebagai variabel-variabel yang diduga berpengaruh terhadapkepuasan nasabah. Oleh karenanya permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagaiberikut: bagaimana pengaruh dimensi-dimensi kualitas pelayanan kepuasan nasabah.Tujuan penelitian dirumuskan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dimensi-dimensikualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah.Dalam penelitian ini, metode purposif sampling telah dipilih untuk memperoleh data yangdibutuhkan dengan mempergunakan 110 responden dan keseluruhan responden adalahnasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang Banjarmasin yang beragama Islam dan telahmenjadi nasabah minimal 1 (satu) tahun. Analisis data menggunakan Regresi Linear Bergandadengan bantuan program komputer SPSS Ver 20.Hasil penelitian ini menunjukkan diantaranya dimensi Compliance, Assurance, Reliability,Tangible berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah tabungan BankMuamalat Indonesia Cabang Banjarmasin, namun dimensi Emphaty dan Responsivenesstidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah. Kesimpulan akhirpenelitian ini dapat direkomendasikan sebagai masukan bagi pihak manajemen untukmeningkatkan kepuasan nasabah.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial (Studi Kasus Pada Perusahaan-Perusahaan Jasa Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) Ahsanul Haq; Mahyuni Mahyuni
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 17 No 2 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 2, November 2017: 79-147
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v17i2.445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan tanggung jawab sosial pada laporan tahunan perusahaan-perusahaan jasa di Indonesia. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kebijakan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan adalah ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, dan ukuran dewan komisaris perusahaan. Populasi dari penelitian ini adalah semua perusahaan jasa yang listing di BEI tahun 2014. Dari keseluruhan populasi tersebut, yang menjadi sampel penelitian berjumlah 100 perusahaan jasa yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode konten analisis dalam pengungkapan CSR dengan menggunakan Reporting Guidelines yang termuat dalam General Reporting Initiatives (GRI). Teknik analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan SPSS 19.0 for windows. Setelah dilakukan analisis regresi berganda didapatkan hasil variabel ukuran (size) perusahaan dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Sedangkan leverage dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan
Analisis Atas Praktik Pelaporan Keuangan Lembaga Pengelola Zakat di Indonesia Andriani Andriani; Mahyuni Mahyuni; Nurhidayati Nurhidayati
JURNAL RISET TERAPAN AKUNTANSI Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL RISET TERAPAN AKUNTANSI
Publisher : JURNAL RISET TERAPAN AKUNTANSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4722040

Abstract

Organisasi sosial terutama yang bernafaskan Islam menjadi bagian penting dalam perkembangan organisasi sosial di Indonesia. Aktivitas utama organisasi ini adalah menghimpun dana zakat dan infaq/sedekah (ZIS) juga dana waqaf untuk didistribusikan bagi kemaslahatan umat. Untuk menjaga kepercayaan para donatur maka organisasi tersebut perlu menunjukan akuntabilitasnya melalui pelaporan aktivitas dan pelaporan keuangan. Kehandalan laporan keuangan organisasi sosial dapat ditingkatkan melalui penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan pedoman terstandar. Secara spesifik PSAK 109 adalah standar yang ditujukan bagi amil yang mengelola dana ZIS. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis  praktik pelaporan keuangan oleh organisasi pengelola zakat di Indonesia. Populasi penelitian sejumlah 79 lembaga yang diakui oleh Ditjen Pajak. Sampel penelitian yaitu organisasi pengelola dana ZIS yang dapat ditelusuri melalui website sejumlah total 65 lembaga. Penelitian dilaksanakan dengan metode analisis deskriptif dan survei literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari total 65 sampel,43% lembaga zakat mempublikasikan laporan keuangannya di website dan 65% dari lembaga tersebut menyusun laporan keuangannya sesuai dengan PSAK 109. Sedangkan jika diukur dari populasi 79 lembaga zakat, 82% memiliki website, 35% mempublikasikan laporan keuangannya di website, 24 % laporan sesuai denganPSAK dan 18% telah diaudit oleh akuntan publik.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan pada Pengusaha Ternak Ayam di Desa Gandaria, Kabupaten Barito Kuala Putriana Salman; Rizky Amelia; Mahyuni Mahyuni; Tino Kemal Fattah; Muhammad Syahid Pebriadi
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.2626

Abstract

Salah satu permasalahan yang dialami mitra yaitu kurangnya pemahaman tentang pengelolaan keuangan, sehingga menimbulkan kerugian pada usahanya. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan keuangan secara sederhana dan mudah dipahami oleh mitra melalui kegiatan pelatihan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk membekali pengusaha ternak ayam di Desa Gandaria, Kabupaten Barito Kuala dengan keterampilan dasar dalam mengelola keuangan usaha. Target luaran yang dihasilkan dari kegiatan pelatihan ini yaitu meningkatnya wawasan, pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melakukan pengelolaan keuangan usahanya. Metode yang akan digunakan pada kegiatan ini yaitu dalam bentuk pelatihan. Secara keseluruhan, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya pencatatan keuangan, terlihat dari kemampuan mereka membuat catatan sederhana atas pemasukan dan pengeluaran. Mitra juga mulai menyadari bahwa pencatatan keuangan dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Adanya pelatihan ini diharapkan para peternak dapat lebih mandiri dalam mengelola keuangan, sehingga usaha ternak ayam di Desa Gandaria memiliki daya saing lebih baik dan berkelanjutan. Kedepannya diharapkan dapat diadakan pelatihan dari aspek produksi dan pemasaran.
PREPARATION OF FINANCIAL STATEMENTS FOR FOUNDATIONS BASED ON ISAK 335: A CASE STUDY OF AL QAROMAH BERKAT ILAHI FOUNDATION Helda Wati; Mahyuni Mahyuni
International Journal Of Humanities, Social Sciences And Business (INJOSS) Vol. 4 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : ADISAM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to implement the financial statement preparation of a non-profit organization, Yayasan Al Qaromah Berkat Ilahi, in accordance with ISAK 335. The foundation previously only recorded cash inflows and outflows without compiling structured financial reports. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, documentation, and observation. The results of this study indicate that the financial statements prepared based on ISAK 335 include a Statement of Financial Position, Statement of Activities, Statement of Cash Flows, Statement of Changes in Net Assets, and Notes to Financial Statements. The surplus in 2024 reached Rp204.359.950, indicating a strong financial performance and increased trust among stakeholders. This research encourages foundations to adopt ISAK 335 for transparency and accountability.
ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING THE INTEREST IN INFAQ AMONG BSI CUSTOMERS IN BANJARMASIN CITY Muhammad Rizky Firdaus; Mahyuni Mahyuni
INJOSEDU: International Journal of Social and Education Vol. 2 No. 7 (2025)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to analyse the influence of factors such as benefits, altruism, and nominal flexibility on the interest in infaq among customers of Bank Syariah Indonesia (BSI) in Banjarmasin City. Infaq is a form of worship in Islam that can be channelled through Islamic financial institutions such as BSI. This study uses a quantitative approach with a survey method and data collection through questionnaires given to 100 respondents. The data analysis technique used is multiple linear regression with the help of SPSS 22 software. The results of the study indicate that the three independent variables—benefits of infaq, altruism, and nominal flexibility—have a significant influence on interest in infaq. Altruism has the most dominant influence, followed by the benefits of infaq and flexibility. Together, these three factors contribute 64.6% to customers' interest in infaq. These findings have practical implications for BSI to enhance its education and infaq programmes by emphasising spiritual benefits, moral values, and transaction ease tailored to individual capabilities.