Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diacerein: Struktur, Biosintesis, dan Aktivitas Biologis Harahap, Baharuddin Yusuf Habiby
Current Biochemistry Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/cb.12.2.2

Abstract

Diacerein merupakan turunan antrakinon yang memiliki aktivitas farmakologis luas, terutama sebagai agen antiinflamasi, antioksidan, dan antidiabetik. Kajian ini bertujuan menganalisis karakter kimia, biosintesis, hubungan struktur–aktivitas (structure–activity relationship, SAR), serta prospek pemanfaatannya dari sumber alami seperti kulit kopi Arabika (Coffea arabica L.). Metode yang digunakan berupa literature review dengan menelaah publikasi nasional dan internasional dalam 10 tahun terakhir melalui basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Hasil menunjukkan bahwa diacerein memiliki gugus asetoksi, hidroksil, karbonil, dan metoksi yang berperan penting dalam aktivitas biologisnya. Gugus asetoksi meningkatkan lipofilisitas dan aktivitas antiinflamasi, sedangkan gugus hidroksil memperkuat kemampuan antioksidan dan stabilitas redoks. Sementara itu, potensi bahan alami seperti kulit kopi yang mengandung senyawa prekursor rhein dan chrysophanol membuka peluang biosintesis diacerein melalui pendekatan bioteknologi hijau. Kajian ini menegaskan bahwa diacerein merupakan model senyawa multifungsi yang dapat dikembangkan untuk terapi berbasis bahan alam berorientasi keberlanjutan.
Potensi Kulit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) sebagai Bahan Alami untuk Kesehatan dan Pangan Fungsional Harahap, Baharuddin Yusuf Habiby; Miswanda, Dikki
Nexus Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2025): Nexus: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/nst.v1i2.2861

Abstract

Kulit kopi arabika (Coffea arabica L.) atau cascara merupakan hasil samping pengolahan biji kopi yang memiliki potensi tinggi sebagai sumber bahan alami bernilai ekonomi. Limbah ini kaya senyawa bioaktif, seperti polifenol, flavonoid, asam klorogenat, dan kafein, yang diketahui berperan dalam berbagai aktivitas biologis, termasuk antioksidan, antimikroba, antidiabetes, dan antiinflamasi. Beragam penelitian melaporkan bahwa ekstrak kulit kopi mampu menangkal radikal bebas, menghambat enzim α-glukosidase, serta melindungi sel dan jaringan dari kerusakan akibat stres oksidatif. Selain berfungsi dalam aktivitas biologis, kandungan fitokimia pada kulit kopi juga berpotensi dimanfaatkan dalam pengembangan pangan fungsional, formulasi kosmetik alami, serta suplemen kesehatan yang ramah lingkungan. Dengan karakteristik tersebut, cascara menawarkan peluang pemanfaatan yang lebih luas, tidak hanya dalam aspek kimia dan bioteknologi, tetapi juga dalam peningkatan kesehatan masyarakat dan penguatan praktik keberlanjutan. Artikel ini meninjau secara komprehensif potensi kulit kopi arabika dari sisi komponen bioaktif, mekanisme aktivitas biologis, serta prospeknya sebagai bahan bernilai guna di berbagai sektor.