Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PELAPISAN BAHAN MAGNETIK PASIR BESI BUGEL DENGAN SITRAT Rosiati, Nur Mutia; Miswanda, Dikki; Muflikhah, Muflikhah
Walisongo Journal of Chemistry Vol 2, No 1 (2019): Walisongo Journal of Chemistry
Publisher : Department of Chemistry Faculty of Science and Technology Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1277.484 KB) | DOI: 10.21580/wjc.v3i1.3577

Abstract

Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber bahan magnetik (BM) merupakan keuntungan tersendiri, yakni preparasi yang lebih mudah dilakukan, jumlah bahan kimia yang digunakan lebih sedikit dan biaya preparasi lebih terjangkau. Hasil membuktikan bahwa unsur terbanyak yang terkandung pada BM pasir besi Pantai Bugel adalah Fe, Ti dan Si dengan fasa oksida dominan berupa magnetit. Modifikasi BM dilakukan untuk mendukung perannya sebagai adsorben magnetik. Bahan magnetik pasir besi Pantai Bugel terlapis sitrat (BM/Sitrat) telah berhasil disintesis pada penelitian ini. Variasi waktu perendaman BM dalam larutan sitrat dilakukan dengan waktu 6, 12 dan 24 jam untuk mengetahui waktu optimum perendaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu optimum perendaman dicapai pada waktu 24 jam.
Kinetics Study of Gold (III) on Chitosan-Silica Coated Magnetic Material Dikki Miswanda; Moondra Zubir; Rini Selly; Siti Rahmah; Nuryono Nuryono
Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST) Vol 5, No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ijcst.v5i1.33158

Abstract

A study of the adsorption kinetics of Au(III) ions has been carried out by an adsorbent of silica-chitosan coated magnetic material (BMSK). The BMSK adsorbent was synthesized through a sol-gel process using magnetic materials from iron sand, sodium silicate, and chitosan with 3-chloropropyltrimethoxysilane linker. The adsorption kinetics was studied through batch adsorption system by varying the adsorption time. The number of adsorbed Au(III) ions was calculated based on the difference in metal concentrations before and after adsorption which was analyzed by atomic absorption spectroscopy. The equilibrium of the adsorption of Au(III) ions by the BMSK adsorbent began to occur after the adsorption lasted for 60 minutes. The data shows the interaction of BMSK adsorbent with Au(III) ion following a pseudo order-2 reaction kinetics model with a value of reaction rate constant (k) = 1.199 x 103 g.mg-1.min-1.
PELAPISAN BAHAN MAGNETIK PASIR BESI BUGEL DENGAN SITRAT Nur Mutia Rosiati; Dikki Miswanda; Muflikhah Muflikhah
Walisongo Journal of Chemistry Vol 2, No 1 (2019): Walisongo Journal of Chemistry
Publisher : Department of Chemistry Faculty of Science and Technology Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wjc.v3i1.3577

Abstract

Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber bahan magnetik (BM) merupakan keuntungan tersendiri, yakni preparasi yang lebih mudah dilakukan, jumlah bahan kimia yang digunakan lebih sedikit dan biaya preparasi lebih terjangkau. Hasil membuktikan bahwa unsur terbanyak yang terkandung pada BM pasir besi Pantai Bugel adalah Fe, Ti dan Si dengan fasa oksida dominan berupa magnetit. Modifikasi BM dilakukan untuk mendukung perannya sebagai adsorben magnetik. Bahan magnetik pasir besi Pantai Bugel terlapis sitrat (BM/Sitrat) telah berhasil disintesis pada penelitian ini. Variasi waktu perendaman BM dalam larutan sitrat dilakukan dengan waktu 6, 12 dan 24 jam untuk mengetahui waktu optimum perendaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu optimum perendaman dicapai pada waktu 24 jam.
PEMBUATAN SABUN CUCI PADAT DARI MINYAK JELANTAH DALAM MENGURANGI LIMBAH RUMAH TANGGA DI TANJUNG MORAWA Dikki Miswanda; Haris Munandar Nasution; Fatma Dwi Jati
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i1.1406

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan masyarakat di Tanjung Morawa tentang bahaya penggunaan berulang minyak jelantah bagi kesehatan dan ketidaktahuan masyarakat dalam memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang bernilai guna seperti sabun cuci padat. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktek. Sosialisasi tentang bahaya penggunaan berulang minyak jelantah bagi kesehatan dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi. Cara pembuatan sabun cuci padat dari minyak jelantah dilaksanakan dengan metode demonstrasi dan praktek oleh peserta kegiatan. Setelah kegiatan pengabdian ini dilaksanakan, pengetahuan peserta akan bahaya penggunaan berulang minyak jelantah bagi kesehatan dan cara membuat sabun cuci padat dari minyak jelantah, meningkat sebesar 39,25% dibandingkan sebelum mengikuti kegiatan. Adanya sabun cuci padat yang dihasilkan oleh peserta kegiatan menunjukkan kegiatan pengabdian ini telah berhasil dilakukan dengan baik.
Toxicity Test of Windu Shrimp (Penaeus monodon) Skin Chitosan With Brine Shrimp Lethality Test Method Dina Suciati Saragih; Ridwanto Ridwanto; Anny Sartika Daulay; Dikki Miswanda; Haris Munandar Nasution
Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST) Vol 5, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ijcst.v5i2.37453

Abstract

Chitosan is a modification of chitin compounds that are widely found in the outer skin of crustacean animals such as shrimp and crabs. This research includes isolation of chitin and chitosan: deproteination, demineralization, depigmentation and deacetylation namely transformation of chitin into chitosan, characterization of chitosan, FTIR, and chitosan toxicity test with five concentrations of test solution, namely 100 g/ml, 250 g/ml, 500 g/ml, 750 g/ml and 1000 g/ml using the BSLT method by looking at the number of deaths of Artemia salina L larvae (LC50). The results of tiger prawn shell chitosan (Penaeus monodon) obtained the % degree of deacetylation of 60%. The results of the toxicity test showed that chitosan was not toxic to Artemia salina Leach, indicated by the LC50 value > 1000µg/ml. chitosan windu 4994.16 g/ml, chitosan is not toxic
Cytotoxicity Test of Cocoa Leaf Ethanol Extract (Theobroma Cacao L.) With Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Method Zulmai Rani; Ridwanto Ridwanto; Dikki Miswanda; Rafita Yuniarti; Ani Sutiani; Ricky Andi Syahputra; Reza Irma
Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST) Vol 5, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ijcst.v5i2.37452

Abstract

Cancer is a disease characterized by uncontrolled cell division and the ability of these cells to invade other biological tissues, either by direct growth in adjacent tissues or by migration of cells to distant sites. The purpose of this study was to determine the class of secondary metabolites contained in the ethanol extract of cocoa leaves and their cytotoxicity by looking at the LC50 value using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. This research includes phytochemical screening of ethanol extract and the BSLT method by looking at the number of deaths of Artemia salina leach larvae (LC50). The results of phytochemical screening tests showed that the cocoa leaves contained flavonoids, alkaloids, tannins, saponins, steroids, and glycosides. The cytotoxicity test with probit analysis showed an LC50 value of 269,15 µg/mL, so it was concluded that the ethanol extract of cocoa leaves was toxic and had potential as an anticancer.
PELATIHAN PEMBUATAN ECO ENZYME SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA SIDOMULYO Fatma Dwi Jati; Dikki Miswanda; Bambang Hermanto; Zulmai Rani; Moondra Zubir; Siti Rahmah
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1829

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya timbunan sampah rumah tangga yang disebabkan rendahnya pengetahuan masyarakat Desa Sidomulyo, Kecamatan Sibiru – Biru, Kabupaten Deli Serdang, tentang pengelolaan sampah rumah tangga. Sampah rumah tangga seperti sayur dan buah dapat dimanfaatkan menjadi produk eco enzyme yang mempunyai banyak manfaat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi eco enzyme dan lebih lanjut lagi dapat meningkatkan penghasilan masyarakat dengan komersialisasi produk eco enzyme yang dihasilkan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktek. Sosialisasi tentang pengelolaan dan pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi produk eco enzyme, serta pemasaran produk eco enzyme dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi. Cara pembuatan eco enzyme dari sampah organik rumah tangga dilaksanakan dengan metode demonstrasi dan praktek oleh peserta kegiatan. Setelah kegiatan pengabdian ini dilaksanakan, pemahaman peserta tentang materi kegiatan, meningkat sebesar 72.25% dibandingkan sebelum mengikuti kegiatan. Adanya peningkatan pemahaman peserta membuktikan kegiatan pelatihan pembuatan eco enzyme dari sampah organik rumah tangga telah berhasil dilakukan pada masyarakat mitra.
Pendampingan Pemeriksaan Kadar Gula Darah Sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 Kiki Rawitri; Dikki Miswanda; Zulmai Rani; Anggitha Ningtias; Sri Wahyuni; Syilvi Rinda Sari; Cut Intan Annisa Puteri
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i2.618

Abstract

Penyakit degeneratif saat ini telah menjadi ancaman serius kesehatan global, salah satu diantara penyakit degeneratif tersebut adalah Diabetes Melitus (DM). Perhatian pada penyakit DM semakin tinggi karena prevalensinya semakin meningkat pada masyarakat. Salah satunya terjadi pada masyarakat Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, dimana kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan khususnya pemeriksaan kadar gula darah (KGD) masih rendah. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan masalah ekonomi masyarakat. Pemeriksaan ini perlu dilakukan untuk mengetahui kadar gula darah dalam tubuh apakah dalam batas normal, kurang, atau melebihi batas normal dan sebagai deteksi dini penyakit DM. Guna mengatasi masalah tersebut dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Kolam mengenai penyakit DM melalui edukasi, penyuluhan kesehatan, dan pemeriksaan gula darah sewaktu. Metode yang digunakan dalam edukasi dan penyuluhan adalah ceramah dan diskusi, serta untuk melihat tingkat pengetahuan masyarakat dilakukan pre test dan post test dengan memberikan kuesioner berisi pertanyaan terkait DM sesuai dengan materi yang akan dipaparkan. Data dianalisis menggunakan uji Paired T Test pada program SPSS. Pemeriksaan gula darah acak dilakukan menggunakan glucometer. Kegiatan ini dilakukan terhadap masyarakat, dibantu oleh kader posyandu dan pihak terkait di wilayah Dusun I Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan.Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang penyakit DM tipe 2, gejala/ tanda, pencegahan, faktor risiko, pola hidup sehat, komplikasi yang ditimbulkan apabila kadar gula darah tidak terkontrol, dan kepatuhan dalam minum obat. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu pada masyarakat dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan skrining penyakit DM tipe 2.
EDUKASI MAKANAN PROBIOTIK SEBAGAI IMUNOSTIMULAN KEPADA KELOMPOK IBU-IBU PENGAJIAN MUTMAINAH MESJID AR-RAHMAN DI KECAMATAN NAMORAMBE Yayuk Putri Rahayu; D. Elysa Putri Mambang; Dikki Miswanda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17865

Abstract

Probiotik merupakan bakteri baik yang dapat diperoleh dari hasil fermentasi makanan dengan menggunakan mikroorganisme baik. Makanan probiotik sangat baik untuk kesehatan dan dapat berfungsi sebagai imunostimulan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Tujuan kegiatan PKM adalah memberikan pengetahuan edukasi tentang pentingnya makanan probiotik sebagai imunostimulan untuk meningkatkan imunitas tubuh kepada kelompok ibu-ibu pengajian Mutmainah di mesjid Ar-Rahman di kecamatan Namorambe. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah: (1) Penyuluhan (sosialisasi) ceramah pentingnya makanan probiotik sebagai imunostimulan untuk meningkatkan imunitas tubuh, dan (2) Pemberian pengetahuan berbagai jenis contoh makanan probiotik. Kegiatan dilakukan dengan beberapa tahap: (1) Tahapan survey, kerjasama dengan mitra, dan penentuan tema kegiatan; (2) Tahapan persiapan; (3) Tahapan penyuluhan, sosialisasi, dan edukasi penyampaian materi; dan (4) Tahapan penyampaian berbagai contoh jenis makanan probiotik. Hasil yang didapatkan dari kegiatan PKM ini adalah pengetahuan mitra peserta PKM tentang pentingnya makanan probiotik sebagai imunostimulan dalam meningkatkan daya tahan tubuh meningkat menjadi 77.78% dari rata-rata nilai pengetahuan 4.20 menjadi 7.47. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian PKM ini adalah (1) Peserta mitra menjadi mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya makanan probiotik sebagai imunostimulan dalam meningkatkan daya tahan tubuh, dan (2) Peserta mitra mendapatkan pengetahuan berbagai contoh jenis makanan probiotik
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETERNAK LEMBU DESA BANYUMAS KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT DALAM MENGOLAH PAKAN TERNAK DARI LIMBAH PANEN PERKEBUNAN TEBU PTPN II SUMATERA UTARA Sari, Sri Adelila; Junaidi, Agus; Rahmah, Siti; Miswanda, Dikki; Saputra, Muhammad Fadhlan; Khairahmi, Khairahmi
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i12023p19-26

Abstract

Abstrak: Masyarakat Desa Banyumas Kec. Stabat Kab. Langkat Sumatera Utara mayoritas berprofesi sebagai peternak lembu dan biasanya mengandalkan rumput sebagai sumber utama pakan ternak lembunya. Namun, ketersediaan rumput pakan semakin sedikit dengan bertambahnya areal pemukiman. Desa Banyumas berbatasan langsung dengan areal perkebunan tebu milik PTPN II Sumatera Utara. Setiap musim panen, dihasilkan limbah pucuk tebu sebanyak 560 ton perharinya. Limbah pucuk tebu ini berpotensi sebagai sumber pakan hijauan pengganti rumput. Namun, masyarakat peternak Desa Banyumas belum memiliki pengetahuan tentang pemanfaatan limbah pucuk tebu sebagai pakan ternak, selain itu masyarakat belum memiliki teknologi tepat guna (TTG) alat pencacah limbah pucuk tebu. Tahapan pelaksanaan kegiatan ini yaitu (1) Pendidikan: sosialisasi pemanfaatan limbah pucuk tebu sebagai pakan ternak, (2) Penyediaan alat TTG pencacah pucuk tebu, dan (3) Pelatihan pembuatan pakan ternak dari limbah pucuk tebu. Limbah pucuk tebu diolah menjadi produk silase melalui proses fermentasi. Sebelum dilakukan fermentasi, pucuk tebu terlebih dahulu dicacah menggunakan TTG alat pencacah pucuk tebu. Pada setiap tahap kegiatan ini, masyarakat peternak sangat antusias dan turut aktif. Pengetahuan masyarakat peternak juga telah meningkat yang semula belum mengenal produk pakan dalam bentuk silase kini mampu membuat silase secara mandiri. Abstract: Banyumas Village society, Stabat Districts, Langkat Regency, North Sumatra Province majority work as cattle breeders and usually rely on grass as the main source of their cattle feed. However, the availability of forage grass decreases with increasing residential area. Banyumas village is directly adjacent to the sugar cane plantation area belonging to PTPN II North Sumatra. Every harvest season, 560 tons of sugarcane shoots are produced per day. This sugarcane shoot waste has the potential as a source of forage substitute for grass. However, the farming community of Banyumas Village does not yet have knowledge about the use of sugarcane shoots waste as animal feed, besides that the community does not yet have appropriate technology for chopping sugarcane shoots waste. The implementation stages of this activity are (1) Education: socialization of the utilization of sugarcane shoots waste as animal feed, (2) Provision of sugarcane shoots chopper TTG equipment, and (3) Training on making animal feed from sugarcane shoots waste. Sugarcane shoot waste is processed into silage products through a fermentation process. Prior to fermentation, the shoots of sugar cane were first chopped using a TTG tool for chopping sugar cane shoots. At each stage of this activity, the farming community is very enthusiastic and actively participates. The knowledge of the farming community has also increased, those who were previously unfamiliar with feed products in the form of silage are now able to make silage independently.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agus Junaidi Alexander Sebayang Ani Sutiani Anny Sartika Daulay Aulia Fitri, Aulia Aulia Sari Awanis, Safirah Bambang Hermanto Bambang Hermanto Cut Dian Mala Luthfia D. Elysa Putri Mambang Devi Lestari Dina Suciati Saragih Dinda Sari Utami Dwi Jati, Fatma Efendi, Tania Tiara Faradilla, Putri Fithri Pulungan, Ainil Fitri, Raissa Gabena Indrayani Dalimunthe Haris Munandar Nasution Imas Masriah Jasmidi Khairahmi, Khairahmi Khofifah , Nur Kiki Rawitri Lubis, Minda Sari Lubis, Seri Lestari Moondra Zubir Moondra Zubir Muflikhah Muflikhah Muflikhah, Muflikhah Nasution, M Pandapotan Nasution, Paujia Nasution, Shamila Sufi Aulia Natasya, Siti Adinda Ningtias, Anggitha Nomi Noviani Novrizaldi Wardana Nur Mutia Rosiati Nurmala, Syandoval Triska Ananda Nuryono Nuryono Pangestika, Inten Pulungan, Ahmad Shafwan Puteri, Cut Intan Annisa Rafika, Intan Maya Rafita Yuniarti Rahayu , Yayuk Putri Rahmadi Ali Ramadhan, Dwi Sapri Ramadhan, Zulkifli Reza Irma Ricky Andi Syahputra Ridwanto Ridwanto Ridwanto Rini Selly Rini Selly, Rini Riski Mulyani, Riski Rosiati, Nur Mutia Safira , Liyuza Saputra, Muhammad Fadhlan Sari, Syilvi Rinda Sari, Tiara Puspita Sartika Daulay, Anny Savika, Anggraini Selly, r Sembiring, Rinawati Siregar, Mutia Nabila Siti Rahmah Siti Rahmah Sitompul, Maysaro SP, Ananda Azzahra Sri Adelila Sari Sri Wahyuni Sulwiyatul K Sani Supiyani, Supiyani Surya, Innaya Tantry Syafirna, Nada Trizaldi, Asep Tuzzahra, Safira Yayuk Putri Rahayu Yuniarti, Rafita Zubir, Moondra Zulmai Rani