ABSTRAK Posyandu Menur berlokasi di Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan total 33 keluarga yang memiliki anggota penderita stroke. Keluarga memegang peran penting dalam proses perawatan pasien pasca stroke. Keberhasilan perawatan tersebut turut dipengaruhi oleh kepatuhan dalam mengonsumsi obat, pengelolaan stres psikologis dan emosional yang baik, serta penerapan pola nutrisi yang seimbang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keluarga mengenai perawatan pasien pasca stroke melalui media berbasis website, serta memperluas pengetahuan mereka tentang pentingnya kepatuhan dalam mengonsumsi obat, pengelolaan stres psikologis dan emosional yang efektif, dan penerapan pola nutrisi yang sesuai bagi pasien pasca stroke. Kegiatan ini dimulai dengan pelaksanaan sosialisasi dan focus group discussion bersama pengurus Posyandu Menur serta pihak Puskesmas Kasihan 2, yang membahas Plan of Action (PoA), Term of Reference(ToR), dan penjelasan mengenai teknologi berbasis website. Selanjutnya, dilakukan edukasi kesehatan melalui metode ceramah dan simulasi menggunakan website SEMAR, yang dapat diakses secara gratis, kapan saja dan di mana saja, serta dapat digunakan berulang kali melalui smartphone. Kegiatan ini diikuti oleh 33 peserta dari Posyandu Menur. Setelah dilakukan intervensi, pengetahuan mitra mengenai perawatan pasien pasca stroke pada kategori baik meningkat hingga 87,9%, dengan nilai p = 0,000 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, pemahaman mitra terkait manajemen stres psikologis, emosional, dan strategi koping efektif juga meningkat hingga 81,8% pada kategori baik, dengan p = 0,000 yang menandakan perbedaan signifikan. Pengetahuan mitra mengenai pola nutrisi yang tepat pun mengalami peningkatan hingga 87,9% pada kategori baik, dengan p = 0,000 yang menunjukkan perubahan signifikan. Demikian pula, tingkat pengetahuan mitra tentang kepatuhan dalam mengonsumsi obat meningkat hingga 81,8% pada kategori baik, dengan p = 0,000 yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan edukasi berbasis website SEMAR efektif meningkatkan pengetahuan keluarga tentang perawatan pasien pasca stroke. Terjadi peningkatan signifikan pada aspek kepatuhan minum obat, manajemen stres, dan pola nutrisi setelah intervensi. Disarankan agar program edukasi berbasis website SEMAR dapat dilanjutkan serta diperluas implementasinya pada posyandu lainnya. Pembaruan materi dan pendampingan berkelanjutan perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program. Kata Kunci: Stroke, Rehabilitasi, Keluarga, Website. ABSTRACT Posyandu Menur is located in Tirtonirmolo Village, Kasihan District, Bantul Regency, Yogyakarta Province's Special Region, and has 33 families with stroke patients. Family is a vital part of the post-stroke patient care process. Adherence to medicine, appropriate psychological and emotional stress management, and the adoption of a balanced eating pattern all contribute to the treatment's success. This activity aims to improve families' understanding of post-stroke patient care through website-based media, as well as expand their knowledge about the importance of medication adherence, effective psychological and emotional stress management, and the application of appropriate nutritional patterns for post-stroke patients. This activity began with socialisation and focus group discussions with the management of Posyandu Menur and Kasihan 2 Health Centre, which covered the Plan of Action (PoA), Terms of Reference (ToR), and explanations about website-based technology. Next, health education was conducted through lectures and simulations using the SEMAR website, which is accessible for free, anytime, anywhere, and can be used repeatedly via smartphone. Thirty-three members of the Menur Posyandu attended this event. With a p-value of 0.000, partners' knowledge of post-stroke patient care in the good category rose to 87.9% following the intervention, demonstrating a significant difference between the two periods. Furthermore, partners' comprehension of efficient coping mechanisms and psychological and emotional stress management climbed to 81.8% in the good group, with a p-value of 0.000, showing a significant difference. Additionally, partners' understanding of healthy eating habits rose to 87.9% in the good category, indicating a significant shift with a p-value of 0.000. In a similar vein, partners' awareness of medication adherence rose to 81.8% in the good category, with a significant difference between before and after the intervention (p-value = 0.000). The website-based educational activity SEMAR is effective in increasing families' knowledge about post-stroke patient care. There was a significant improvement in medication adherence, stress management, and nutritional patterns after the intervention. It is recommended that the SEMAR website-based educational program be continued and its implementation expanded to other posyandu. Content updates and ongoing support are needed to ensure the program's sustainability and effectiveness. Keywords: Stroke, Rehabilitation, Family, Website.