Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG DI TANAH ALUVIAL Aprianto, Aprianto; Susana M.Sc, Ir. Rini; Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i3.46476

Abstract

Jagung (Zea mays L) merupakan tanaman pangan penghasil karbohidrat dan merupakan sumber pangan yang penting bagi kehidupan manusia, selain gandum danpadi. Upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung di tanah aluvialdapat dilakukan dengan pemberian pupuk organik yang mengandung Nitrogen,Pospor dan Kalium. Penelitian ini bertujuan mencari dosis pupuk organik yangterbaik untuk pertumbuhan dan hasil jagung di tanah aluvial. Penelitian inidilaksanakan, di Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, ProvinsiKalimantan Barat, dimulai tanggal 05 Desember "“ 10 Maret 2020. Penelitian inimenggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 5 perlakuan dosispupuk organik dan 4 kelompok. Sehingga terdapat 20 petak/bedeng percobaan.Setiap bedengan tanaman/populasi dari 16 tanaman tersebut 4 tanaman digunakansebagai sampel untuk pengukuran variabel penelitian. Jumlah tanamankeseluruhannya adalah 320 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah p1 = 250 kg/ha, p2 = 500 kg/ha, p3 = 750kg/ha, p4 = 1000 kg/ha, p5 = 1.250 kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian iniadalah tinggi tanaman, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, berat tongkoldengan kelobot, berat tongkol tanpa kelobot, berat 1000 biji, berat biji kering perpetak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK Organikdengan dosis 1000 kg/ha menunjukkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung yangterbaik. Kata kunci : Aluvial, Jagung, Pupuk Organik.
Pengaruh Kombinasi Pupuk N dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Hijau pada Tanah Aluvial Chandra, Ahmadi; Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini; Susana, M.Sc, Ir. Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43516

Abstract

Usaha peningkatan produksi tanaman sawi hijau dengan perluasan lahan, budidaya pada tanah aluvial harus diimbangi dengan pemberian kombinasi pupukN dan pupuk hayati sebagai usaha dalam meningkatkan kesuburan tanah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi pupuk N dan pupuk hayatiterhadap pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah aluvial. Penelitian inidilaksanakan di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak yangberlangsung dari 03 Februari sampai dengan 29 Maret 2020. Rancangan yangdigunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5perlakuan, 5 ulangan, dan 3 tanaman sampel. Kombinasi pupuk N dan pupukhayati yang diteliti adalah a1 = 1,8 g Urea/tanaman a2 = 1,4 g Urea/tanaman + 20ml Bioboost/L air, a3 = 0,9 g Urea/tanaman + 40 ml Bioboost/L air, a4 = 0,4 gUrea/tanaman + 60 ml Bioboost/L air, a5 = 80 ml Bioboost/L air. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemberian pupuk N dan pupuk hayati berpengaruh nyataterhadap semua variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luasdaun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, volume akar. Perlakuankombinasi terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah aluvialterdapat pada 1,4 g Urea/tanaman + 20 ml Bioboost/L air.
PENGARUH BOKASI KULIT RAMBUTAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCOY PADA MEDIA ALUVIAL Kamarul, Kamarul; Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini; Maullidi, S.P, M.Sc, Maullidi, S.P, M.Sc
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43750

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi kulit rambutan yang memberikanpertumbuhan dan hasil pakcoy yang terbaik pada media aluvial. Penelitian ini dilakukan dilokasi yang tarletak di lokasi di Jalan Budi Utomo, Komplek Taman Anggrek, Siantan,Pontianak, dimulai dari tanggal 25 Mei "“ 24 Juni 2020. Rancangan Penelitian menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas satu faktor yaitu dosis bokasi kulitrambutan (B) dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 4sampel tanaman sehingga dihasilkan 100 tanaman. Tanaman di tanam dalam polybag denganmedia sebanyak 6 kg. Perlakuan yang dimaksud adalah b0 = tanpa perlakuan bokasi kulitrambutan (3,034 % bahan organik tanah), b1= 299 g/polybag bokasi kulit rambutan setaradengan 5 % bahan organik, b2 = 539 g/polybag bokasi kulit rambutan setara dengan 9%bahan organik, b3 = 779 g/polybag bokasi kulit rambutan setara dengan 13% bahan organik,b4 = 1.019 g/polybag bokasi kulit rambutan setara dengan 17% bahan organik. Variabelpeengamatan yang diamati dalam penelitian yaitu volume akar (cm3), berat kering tanaman(g), jumlah klorofil daun (spad unit), jumlah daun (helai), dan berat segar tanaman (g).Variabel pengamatan pendukung terhadap kondisi lingkungan yaitu pH tanah, suhu udaraharian (0C), kelembaban udara relatif (%) dan curah hujan (mm). Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa perlakuan bokasi kulit rambutan berpengaruh nyata terhadap semuavariabel pengamatan yaitu volume akar, jumlah daun, jumlah klorofil daun, berat keringtanaman, dan berat segar tanaman. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pemberian bokasi kulit rambutan dengan 1.019 g/polybag memberikan pertumbuhan danhasil pakcoy yang terbaik pada media aluvial.
Pengaruh Kombinasi Pupuk Hayati dan NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Tanah Podsolik Merah Kuning tiborsius, dono; Hadijah, Ir. Hj. Siti; Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44416

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hayati danNPK terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah podsolik merahkuning. Penelitian ini dilaksanakan di lahan kebun yang berada di Dusun TintingBoyok, Desa Tinting Boyok. Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten sekadau kuranglebih selama tiga bulan. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap(RAL) terdiri dari 1 faktor kombinasi pupuk hayati dan NPK (h1 : tanpa pupukhayati + NPK 100%, h2 : pupuk hayati 10 ml/l + NPK 100%, h3, pupuk hayati 10ml/l + NPK 75%, h4: pupuk hayati 10 ml/l + NPK 50%, h5: pupuk hayati 10 ml/l +NPK 25% dan h6: pupuk hayati 10 ml/l + NPK 0%). Variabel yang diamati padapenelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat segar damberat kering angin. Hasil penelitian menunjukan perlakuan kombinasi pupuk hayati10 ml/l + NPK 25% merupakan kombinasi terbaik dalam efisiensi pemupukan. kata kunci: bawang merah, pupuk hayati, NPK, Tanah PMK.
PENGARUH KONSENTRASI BIO-URINE SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCHOY PADA MEDIA GAMBUT Yoga, Kristian; Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini; Listiawati, MP, Ir. Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45388

Abstract

Salah satu jenis sayuran daun yang banyak mengandung serat dan digemariorang saat ini adalah pakchoy. Pakchoy penampilannya seperti sawi tetapi lebihpendek dan kompak. Budidaya pakchoy memerlukan tanah yang subur agarpertumbuhannya baik, tetapi lahan yang subur untuk penanaman sangat terbatas. Tanah gambut berpotensi untuk perluasan budidaya tanaman pakchoy.Pemanfaatan tanah gambut yang kurang baik sebagai media tanam dapat diperbaikidengan menambah unsur hara yang cukup bagi tanaman. Salah satu unsur hara yangdapat diberikan kepada tanaman adalah bio-urin sapi yang merupakan salah satubahan pupuk organik cair dan belum banyak dimanfaatkan oleh petani. Penelitianini dilaksanakan di Rumah Jamur, Jalan Reformasi, Gang Struktur, Pontianak Kota.Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan dari tanggal 22 Agustus 2020 "“ 20September 2020. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap(RAL) yang terdiri dari satu faktor Bio-urine Sapi (U) dengan 5 perlakuan dan 5ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yamg di maksudyaitu u1 ( bio-urine sapi dengan konsentrasi 0 ml/ l ), u2 ( bio-urine sapi dengankonsentrasi 20 ml/ l ), u3 ( bio-urine sapi dengan konsentrasi 40 ml/ l ), u4 ( biourinesapidengankonsentrasi60ml/l)danu5 ( bio-urine sapi dengan konsentrasi80 ml/ l ). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun (helai),kadar klorofil daun (spad unit), volume akar (cm3), luas daun (cm), berat keringtanaman (g) dan berat segar tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian Bio-urine Sapi dengan konsentrasi 80 ml/liter air memberikan pertumbuhan dan hasil pakchoy yang terbaik pada media gambut.Kata Kunci : bio-urine sapi, gambut, pakchoy2
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNCIS TEGAK TERHADAP PUPUK NITROGEN PADA TANAH ALUVIAL Firdaus, Dian; Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini; Mustamir, M.Sc, Ir. Elly
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i3.46475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis Pupuk Urea yang memberikanpertumbuhan dan hasil buncis tegak yang terbaik pada tanah aluvial.Penelitian inidilaksanakan di Betang Center, Jl Tran Kalimantan,Kec. Sungai Amabawang,Kabupaten Kubu Raya dimulai dari tanggal 20 Juni "“ 16 Juli 2020. RancanganPenelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri satu faktoryaitu dosis Pupuk urea dengan 5 taraf perlakuan dan 4 ulangan, masing-masingulangan terdiri dari 4 sampel tanaman sehingga dihasilkan 80 tanaman,perlakuanyang dimaksud adalah n0 = tanpa pupuk urea (0 g), n1 = 125 kg/ha pupuk urea, n=250 kg/ha pupuk urea, n3 = 375 kg/ha pupuk urea, n= 500 kg/ha.Variabel yangdiamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman,volume akar, berat polong, beratkering, jumlah polong, jumlah cabang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapemberian pupuk urea dengan dosis 125 kg/ha, merupakan dosis yang efektif dalammeningkatkan pertumbuhan dan hasil pada buncis tegak.Kata kunci : Aluvial, Buncis Tegak, Pupuk Urea. 4 2