Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kinerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas Dwi Astuti Nurhayati; Setyowati -
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 17, No 1 (2020): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/da.v17i1.17

Abstract

AbstrakTercapainya tujuan organisasi sangat ditentukan dari kinerja dan keefektifan pegawai dalam menjalankan tugas. Kecamatan sebagai salah satu unsur pemerintahan tidak luput dari konsep dasar pelayanan yang harus dilakukan dengan cepat, benar dan aman karena kebutuhan masyarakat yang semakin banyak dan kompleks sehingga mengharuskan pegawai untuk menjaga dan meingkatkan kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja pegawai di Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, sedangkan informannya adalah pegawai di kantor kecamatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja di Kecamatan Purwokerto Selatan dapat dikatakan baik, namun masih ada masyarakat yang kurang mengerti terkait persyaratan-persyaratan yang harus dilengkapi, untuk itu perlu adanya sosialisasi dan membangun komunikasi yang baik antara pegawai dan masyarakat, serta perlu penambahan sarana prasarana yang mendukung kinerja pegawai.Kata Kunci: kinerja, mutu pekerjaan, kejujuran, inisiatif.AbstractThe achievement of organizational goals is largely determined by the performance and effectiveness of employees in carrying out tasks. Subdistricts as one of the elements of government cannot escape from the basic concept of service that must be done quickly, correctly and safely because of the increasingly large and complex needs of the community that require employees to maintain and improve their performance. This study aims to describe the performance of employees in the District of South Purwokerto, Banyumas Regency. The method used in this research is descriptive qualitative, while the informants are employees in the district office. The results showed that the performance in South Purwokerto Subdistrict could be said to be good, but there were still people who did not understand the requirements that had to be completed, for this reason there was a need for socialization and building good communication between employees and the community, and the need for additional infrastructure to support employee performance.Keywords: performance, quality of work, honesty, initiative.  
Analisis Distibusi Pupuk di Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara Ratrifa, Nabilla Gita; Sutrisno, Joko; -, Setyowati
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 7 No 1 (2023): AGRISAINTIFIKA
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i1.3329

Abstract

Kecamatan Pagedongan merupakan kecamatan yang memiliki lahan pertanian luas di Kabupaten Banjarnegara, sehingga kebutuhan pupuk baik pupuk bersubsidi dan non subsidi menjadi penting. Terjadi penurunan produksi dan produktivitas beberapa komoditas yang ada di Kecamatan Pagedongan pada tahun 2021. Kenaikan harga pupuk non subsidi yang terjadi sejak 2021 hingga kini dikhawatirkan akan semakin menurunkan produksi dan produktivitas pertanian kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses distribusi penyaluran pupuk bersubsidi maupun pupuk non subsidi, khususnya bagi pupuk produksi PT. Petrokimia Gresik dan PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang di Kecamatan Pagedongan Kabupaten Banjarnegara. Distribusi yang baik dan efisien akan memberikan manfaat yang adil tidak hanya bagi petani tetapi juga bagi pedagang perantara yang terlibat disepanjang saluran. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran dalam proses distribusi pupuk bersubsidi dan nonsubsidi. Satu saluran merupakan saluran dalam distribusi pupuk bersubsidi dan dua lainnya merupakan saluran distribusi pupuk non subsidi. Kegiatan distribusi pupuk non subsidi yang ada sudah dikategorikan efisien. Hal ini ditunjukkan dengan perhitungan persentase efisiensi pemasaran yang memenuhi kriteria kurang dari 5% bagi keseluruhan jenis pupuk non subsidi (Urea, ZA, SP 26, NPK Phonska Plus, NPK 16-16-16 Nitrat dan NPK 15-15-15). Saluran paling efisien bagi pemasaran pupuk non subsidi adalah saluran III dengan margin rendah dan persentase efisiensi pemasaran yang lebih kecil dari saluran II.