Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploration of BIM Automatic Quantity Take Off for Contractor on Bridge Structural Model Abma, Vendie; Sulistyantoro, Tri Nugroho; Nugraheni, Fitri
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 1 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 1 January 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i1.8735

Abstract

The implementation of Building Information Modelling (BIM) in Indonesia’s construction industry has grown steadily, but it mainly focuses on the planning stage. One important function of BIM, automated quantity take-off (QTO), has great potential benefits for contractors during the construction phase. However, its use often faces challenges due to poor model quality. This study explores the implementation of BIM-based automated QTO in a bridge construction project to support digital construction practices from a contractor’s viewpoint. A structured modeling approach that follows Level of Development (LOD) 350 was used to improve model quality, ensure data consistency, and allow reliable quantity extraction and shop drawing generation within the BIM environment. The QTO results for the concrete and reinforcement materials in this analysis showed a total concrete volume of 2,075.30 m³, and the reinforcement volume was 381,548.21 kg. The findings also highlight the need to align modeling practices with the requirements of the construction phase to fully take advantage of BIM. Overall, BIM-based automated QTO can enhance construction performance, reduce material waste, and improve contractor decision-making, providing evidence to support broader industry adoption and informing future guidelines and policy initiatives for digital construction in Indonesia.
DESAIN STRUKTUR JEMBATAN GREMBYANGAN TIPE PELAT PELENGKUNG BETON BERTULANG Sulistyantoro, Tri Nugroho; Suharyatmo
JURNAL SIMETRIK Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan Grembyangan merupakan jembatan yang melintang di atas sungai Opak yang menghubungkan kecamatan Berbah dan Prambanan yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istiwewa Yogyakarta. Jembatan Grembyangan mempunyai panjang total mencapai 80 m. jembatan yang mempunyai bentang panjang memerlukan perencanaan yang baik agar diperoleh hasil yang ekonomis, aman dan efisien dengan nilai arstistik yang indah. Pembebanan jembatan menggunakan RSNI T-02-2005 dan Peraturan Perencanaan Teknik Jembatan (Bridge Management System BMS 1992). Sedangkan analisis struktur jembatan menggunakan bantuan progam SAP 2000 dan Ms. Excel. Jembatan Grembyangan didesain aman terhadap beban yang bekerja pada konstruksi jembatan ini. Hasil perencanaan jembatan ini meliputi pelat lengkung dengan tebal 0,8 m, dinding kolom dengan tebal 0,6 m dan pelat lantai kendaraan dengan tebal 0,5 m. Kemudian struktur bawah meliputi pangkal jembatan (abutmen), pile cap dan pondasi tiang bor (bored pile). Jembatan ini didesain menjadi dua bentang, masing-masing panjangnya 40 m dan tinggi lengkung 10,5 m dari muka air. Lebar melintang pelat lantai 9 m sedangkan pelat lengkung dan dinding kolom 7 m.