Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN POLA PENGELOLAAN DEDUKTIF DAN INDUKTIF DI SMP Agus, M
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 1 No. 4 (2022): APRIL-MEI TAHUN 2022
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v1i4.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), pelaksanaan pembelajaran, dan alat evaluasi yang dibuat oleh guru SMP sudah mencerminkan atau belum mencerminkan pola pengelolaan deduktif dan induktif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa dan sastra Indonesia SMP di Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto sebagai fokus utama dan siswa sebagai pendukung dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitiannya adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan observasi, kemudian menganalisis dokumen RPP dan alat evaluasi, serta menganalisis hasil observasi pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah dibuat oleh guru bahasa dan sastra Indonesia SMP di Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto sudah mencerminkan strategi pembelajaran dengan menggunakan pola pengelolaan deduktif dan induktif, namun masih sangat terbatas pada RPP ke-2 (pola pengelolaan deduktif dan induktif), RPP ke-13 (hanya pola pengelolaan deduktif), dan RPP ke-16 (hanya pola pengelolaan deduktif); (2) strategi pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru bahasa dan sastra Indonesia SMP di Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto sudah tercermin penggunaan pola pengelolaan deduktif dan induktif, yakni pola pengelolaan deduktif 3 kali muncul dan pola pengelolaan induktif 2 kali muncul dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru di kelas; dan (3) alat evaluasi yang telah dibuat oleh guru bahasa dan sastra Indonesia SMP di Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto sudah mencerminkan strategi pembelajaran dengan menggunakan pola pengelolaan deduktif dan induktif, yaitu deduktif hanya 1 kali muncul dan pola pengelolaan induktif muncul sebanyak 3 kali dalam soal ulangan harian yang telah dibuat oleh guru tersebut.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS III DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DI SD MUHAMMADIYAH 10 TALLO KOTA MAKASSAR Lutfiyanti, Fadilah; Agus, M; Ulviani, Maria
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43233

Abstract

The purpose of this study is to describe the increase in students' interest in learning Indonesian through the use of audio-visual media in grade III at Muhammadiyah 10 Tallo Elementary School, Makassar City. This type of research is Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 23 grade III students of Muhammadiyah 10 Tallo Elementary School. Data collection techniques through observation, interviews and student learning interest questionnaires compiled based on indicators of students' feelings of pleasure, involvement, interest, and attention. Data were analyzed using quantitative and qualitative analysis techniques. Based on the results of the research and discussion that have been presented in the previous section, it is concluded that the use of audio-visual media can increase the interest in learning grade III students in learning Indonesian at Muhammadiyah 10 Tallo Elementary School. This result is shown by the results of the research on the percentage of student learning interest classically in Cycle I reaching 73.9% with a sufficient/good category, but does not meet the criteria for success. The results of the reflection on Cycle I, carried out in Cycle II, included increasing teacher supervision during learning, including a question and answer session after the video screening to increase student focus, and replacing animated videos with more attractive displays with less text to suit the characteristics of third-grade students. As a result, the results of the student learning interest questionnaire increased to 82.6%, with a good category and having achieved a completeness score. Thus, the application of audio-visual media in Indonesian language learning can increase the learning interest of third-grade students, marked by an increase in aspects of feelings of pleasure, interest, attention, and student involvement in the learning process.