Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Analysis of Pyrophyllite Quality as a Potential Industrial Raw Material in Argotirto Area, Sumbermanjing Wetan District, Malang Regency, East Java, Indonesia Winarno, Tri; Martadiastuti, Vanadia; Puspitasari, Evie Irvinia
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 9 No. 3 (2024): JGEET Vol 09 No 03 : September (2024)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2024.9.3.10153

Abstract

The Argotirto area, Sumbermanjing Wetan District, Malang Regency, East Java is one of area which had industrial mineral, namely pyrophyllite. Pyrophyllite minerals in this area were generally found in rocks that have been altered by hydrothermal alteration. Pyrophyllite is an industrial mineral that can be used as a raw material in various industries. This research aims to determine the geological conditions, physical properties, mineralogical and geochemical properties of pyrophyllite in the research area and to determine the quality of pyrophyllite as a potential industrial raw material. The methods used in this research were megascopic analysis, petrographic analysis, X-Ray Diffraction (XRD) analysis, and X-Ray Fluorescene (XRF), and the quality assessment of pyrophyllite using the standard of PT Gunung Bale, SNI No. 15-1023-1989, and SNI No. 15-1325-1989. The lithology in the study area consists of basaltic lava, andesite breccia, dacitic tuff breccia, dacite intrusion, and limestone. Pyrophyllite in the study area has a quality ranging from low grade to high grade. The EIP sample is classified as high grade quality and can be used as raw materials for the refractory industry, class I refractory materials, and materials for making fine ceramics. The WSP sample is classified as medium grade quality, and can be used as class III refractory materials. The DSP sample is classified as low grade quality, and can be used as a class III refractory material.
Karakteristik Profil Endapan Nikel Laterit di Blok X, Desa Korowou, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah Martadiastuti, Vanadia; Winarno, Tri; Marin, Jenian; Abdillah, Muhammad Faiz
Jurnal Geosaintek Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nikel merupakan unsur logam yang bermanfaat untuk berbagai industri. Salah satu kabupaten penghasil bijih nikel yaitu Kabupaten Morowali Utara yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah. Pada tahun 2020, Morowali Utara memiliki sumberdaya bijih nikel sebesar 487 juta ton. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi geologi seperti geomorfologi, litologi, struktur geologi, serta distribusi dan karakteristik profil endapan nikel laterit pada daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pemetaan geologi permukaan, pemerian inti bor, analisis sayatan tipis, dan analisis X-ray Fluoroscence (XRF). Daerah penelitian tersusun atas Satuan Harzburgit, Satuan Dunit, dan Endapan Aluvial. Geomorfologi terbagi menjadi 3 satuan bentuklahan yaitu Satuan Bentuklahan Struktural, Satuan Bentuklahan Denudasional, dan Satuan Bentuklahan Fluvial. Karakteristik zona tanah penutup (top soil) berwarna merah kecoklatan, banyak terdapat akar tanaman, dan berkadar Ni antara 0,619 – 1,028%. Zona limonit berwarna coklat kemerahan dan berkadar Ni antara 0,426 – 1,186%. Zona saprolit berwarna coklat kekuningan dan berkadar Ni antara 0,204 – 1,631%. Zona batuan dasar berwarna hitam kehijauan dengan kadar Ni antara 0,162 – 0,583%.
KARAKTERISTIK GEOKIMIA DAN PETROGENESIS BATUAN BEKU PRODUK GUNUNG PANDAN DI DAERAH GONDANG, BOJONEGORO, JAWA TIMUR Muhammad, Yauman Muafa; Marin, Jenian; Winarno, Tri; Martadiastuti, Vanadia
Jurnal Geosaintek Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Pandan merupakan produk vulkanisme Kuarter di Jawa Timur yang saat ini sudah tidak aktif. Produk vulkanisme berupa batuan beku di antaranya ditemukan di Gunung Watu, Jati, Puru dan Lawang. Secara regional, lokasi penelitian berada di antara volcanic front dan back arc volcano Pulau Jawa yang merupakan hasil subduksi busur kepulauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik geokimia batuan di daerah penelitian, afinitas magma, dan asal tatanan tektonik pembentuknya. Metode yang digunakan di penelitian ini adalah pemetaan geologi, analisis petrologi, dan analisis geokimia dengan x-ray fluorescence (XRF). Daerah penelitian secara umum tersusun atas andesit piroksen dan andesit hornblende dengan tekstur porfiritik. Analisis geokimia menunjukkan batuan termasuk ke dalam jenis high-K andesite dan high-K basaltic andesite. Seiring meningkatnya kandungan SiO2, oksida utama FeO, CaO, dan Al2O3 mengalami penurunan sedangkan K2O mengalami kenaikan. Afinitas magma batuan beku di daerah penelitian adalah high-K calc alkaline. Gunung Pandan berasal dari tatanan tektonik calc-alkali basalt dan island arc basalt serta menunjukkan variasi spasial K2O yang konsisten dengan Gunung Wilis, Lasem, dan Muria.
PEMETAAN RAWAN BENCANA GEOLOGI DI KELURAHAN JABUNGAN, KECAMATAN BANYUMANIK, KOTA SEMARANG Winarno, Tri; Marin, Jenian; Martadiastuti, Vanadia
Jurnal Pasopati Vol 6, No 2 (2024): Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2024.23824

Abstract

Jabungan adalah sebuah kelurahan di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang yang menyimpan potensi sebagai tujuan wisata alam. Jabungan memiliki morfologi perbukitan terjal dan secara geologi tersusun dominan oleh batuan vulkaniklastik dan batuan sedimen laut dalam, serta keberadaan struktur geologi. Kondisi tersebut menyebabkan adanya potensi bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan kekeringan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memetakan daerah yang berpotensi bencana alam tersebut menjadi zonasi kerawanan bencana longsor, banjir, dan kekeringan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah observasi geologi lapangan dan analisis geospasial dengan raster calculator untuk menentukan zona rawan bencana. Parameter yang digunakan adalah litologi, curah hujan, kelerengan, dan tata guna lahan.  Hasil kegiatan adalah tersedianya peta rawan bencana Kelurahan Jabungan yang disajikan dalam media informasi berupa poster yang diharapkan menjadi dasar dalam melakukan mitigasi bencana alam. Selain itu juga agar diadikan acuan bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan tempat tinggal untuk meminimalisir terjadinya bencana.