Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AAnalisis Kinerja Windlass Di KR. Geomarin III Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode Effect Analysis) Nugraha, Fajar Bima Aji; Kusuma, I Putu Andhi Indira
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ship activities during the berthing process require an anchor to hold the ship and used to stretch and raise the anchor using a windlass. Optimal windlass performance greatly influences the overall operational efficiency of the ship. This research aims to analyze the performance of KR. Geomarin III windlasses in increasing operational efficiency, both in terms of time, cost and security. The method used in this research is Failure Mode Effect Analysis (FMEA). The research methodology includes collecting primary and secondary data through direct observation, interviews with the crew of Geomarin III. The windlass machine system at KR. Geomarin III is an electric power machine. Apart from that, there is a fishbone diagram to look for factors that cause possible failure of windlass performance on the ship. From the results of this research, 8 potential failure modes were obtained, then the 2 highest failure modes were obtained, in rank 1 the bad weather with an RPN value of 160 and rank 2 the engine did not start with an RPN value of 144. Windlass performance significantly contributes to increasing ship operational efficiency, but it needs to be done routine maintenance and monitoring system to ensure optimal performance in the future. 
Pelatihan dan Pendampingan Pembangunan Kapal Berdasarkan Peraturan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) kepada Pengrajin Kapal Kayu Tradisional di Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur Pranatal, Erifive; Basuki, Minto; Sasongko, Sukendro Broto; Kusuma, I Putu Andhi Indira
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 05 No. 01: March 2026 (In Progress)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2026.v5i1.8257

Abstract

Pengrajin perahu kayu jati di Dusun Jarat Lanjang, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan merupakan keahlian yang turun temurun dari nenek moyang mereka. Bentuk kapal yang dibuat memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan daearah lain. Dimensi papan sisi, lunas, linggi haluan, linggi buritan dan juga ukuran panjang, lebar dan tinggi diperolah dari pengalaman. Ukuran-ukuran tersebut harus dievaluasi berdasarkan peraturan BKI sebagai badan yang berotoritas untuk mengevaluasi pembangunan kapal. Selain itu ada beberapa pelaranatan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas dan juga efektifitas dalam prosesm pembuata kapal kayu. Oleh karena itu tujuan penulisan ini adalah melakukan evaluasi terhadap konstruksi perahu kayu jati dengan dasar peraturan kapal kayu BKI tahun 2023 dan pengadaan alat dan mesin wood. Metode kegiatan yang digunakan adalah pelatihan terhadap pengrajin kapal kayu terkait peraturan ini, kemudian pengadaan peralatan dan bahan kayu jati, dilakukan perbandingan ukuran komponen konstruksi ulang dan melakukan pembangunan perahu kayu. Hasil dari kegiatan ini adalah pengadaan peralatan blockchain yang berguna untuk mengangkat kayu, bor tangan untuk proses pemasangan pasak/paku kayu dalam proses penyambungan papan dan planner duduk untuk serut kayu agar memiliki ketebalan yang sama. Sedangkan implementasi dari peraturan BKI kapal Kayu 2023 diperolah antra lain yaitu jarak gading 500 mm, ketebalan papan kulit 25 mm, dimensi lunas 120 mm kali 145 mm. Berdasarkan kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa pengrajin kapal kayu memiliki pemahaman baru terkait peraturan BKI dengan pemahaman baik pada tingkat 70% dan cukup pada tingkat 30%. Selain itu terjadi peningkatan kualitas perahu dikarenakan adanya alat dan mesin tambahan yang diberikan kepada mitra.