Fakhruddin, Dimas
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Desain Informasi dan Pembelajaran Aksara Jawa melalui Media Website Fakhruddin, Dimas; Sachari, Agus; Haswanto, Naomi
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 5 No. 01 (2019): February 2019
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v5i01.1990

Abstract

AbstrakAksara Jawa merupakan salah satu warisan budaya Indonesia, khususnya budaya masyarakat Jawa. Seiring dengan digunakannya huruf Latin sebagai sistem penulisan resmi, aksara Jawa perlahan mulai dilupakan oleh masyarakat, khususnya generasi muda. Upaya pelestarian dalam bidang pendidikan melalui mata pelajaran muatan lokal bahasa daerah pada jenjang sekolah, khususnya SMA dan sederajat, dirasa kurang dari segi alokasi waktu serta cara pembelajaran yang cenderung masih monoton. Untuk menanggulangi hal itu, dibutuhkan sebuah desain informasi yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran aksara Jawa. Untuk mencapai hal tersebut, terlebih dahulu dilakukan proses penelitian dengan menggunakan pendekatan etnografi yang berangkat dari fenomena aksara Jawa yang ada di masyarakat. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, studi literatur, dan wawancara etnografi. Kemudian dilakukan analisa anatomi aksara Jawa untuk mendeskripsikan elemen-elemen aksara Jawa sesuai dengan terminologi yang relevan dengan konteks tipografi yang berlaku di Indonesia. Data tersebut menjadi dasar dalam perancangan desain informasi aksara Jawa yang berisi informasi tentang sejarah, ragam bentuk aksara, dan cara penulisannya yang ditampilkan melalui media website dengan nama “Hanacara”. Hasil uji coba yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dari aspek visual, komunikasi, pembelajaran, dan apresiasi, website “Hanacara” merupakan solusi yang efektif sebagai media alternatif untuk mengenal dan mempelajari aksara Jawa. Kata kunci: aksara Jawa, desain informasi, website AbstractJavanese script is considered as one of many of Indonesia’s cultural heritage, especially Javanese culture. Due to the application of Latin script as the official writing of the country, Javanese Script slowly began to be forgotten by people, especially the younger generations. The effort to preserve through educational system by establishing the lesson of Local Content includes the Local-Vernacular Language in school, especially High school and equivalent, is considered lack in terms of time-framing and the monotonous method of teaching. To aim the goal, the writer started with conducting research using ethnography approach taken from the phenomenon of Javanese Script in the community. Observation, literature studies and ethnographic interviews were carried out as the process of gathering the data. Furthermore, the anatomical analysis of the Javanese Script’s typography is applied to describe the element of Javanese Script based on the relevancy of its terminology and typography context that prevails in Indonesia. This data becomes the basis in creating the information design of Javanese Script that would be able to give information regarding history, the variety of script forms, and how to write the letters displayed through the website with the name “Hanacara”. The test process was once held, and the result shows that by the aspect of visual, communication, learning, and appreciation, the website “Hanacara” is considered as the effective solution so as the alternative media to know and to learn Javanese Script.Keywords: information design, Javanese script, website
IMPLEMENTASI VERNAKULAR PADA CUSTOM TYPEFACE SEBAGAI MEDIA PENDUKUNG CITY BRANDING KOTA MALANG Fakhruddin, Dimas; Yoga, Al-Hazmi Indrapasca
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 10 No. 02 (2024): June 2024
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v10i02.7140

Abstract

Abstrak Pemerintah Kota Malang telah mencanangkan cita-citanya menjadi salah satu Kota Kreatif Dunia pada tahun 2025 nanti. Sebagai upaya mendukung cita-cita tersebut, strategi city branding dalam bentuk identitas visual khususnya tipografi, menjadi hal yang penting untuk dalam membentuk daya tarik visual sebuah kota. Tipografi dapat menjadi salah satu elemen penting dalam upaya memperkuat city branding untuk menyampaikan pesan dan makna secara bersamaan. Salah satu upaya city branding melalui slogan “Beautiful Malang” yang ada saat ini, secara visual dan makna belum mampu merepresentasikan Kota Malang sebagai kota kreatif secara tepat. Gagasan tersebut menjadi dasar dalam merancang custom typeface dalam format digital (font) yang mempunyai tujuan sebagai media penunjang city branding Kota Malang. Untuk mencapai tujuan tersebut, terlebih dahulu dilakukan kajian tipografi dan semiotika untuk menganalisis karakteristik visual yang terdapat pada bentuk tipografi dan arsitektur Jengki yang tersebar di Kota Malang. Simpulan dari hasil analisis tersebut digunakan sebagai konsep dasar dalam merancang custom typeface sebagai representasi identitas visual Kota Malang yang kreatif. Dengan menggunakan custom typeface ini diharapkan mampu menjadi media pendukung untuk menguatkan identitas Kota Malang dalam upaya untuk membentuk city branding sebagai kota kreatif.   Kata Kunci: city branding, custom typeface, kota kreatif, tipografi vernakular   Abstract The Malang City Government has set a goal to become one of the World's Creative Cities by 2025. To support these ideals, city branding strategies, particularly in visual identity and typography, play a crucial role in shaping the city's visual appeal. Typography serves as a significant element in strengthening city branding by conveying messages and meaning simultaneously. One of the current city branding efforts, embodied in the slogan "Beautiful Malang," does not accurately represent Malang City as a creative city both visually and meaningfully. This realization serves as the foundation for designing a custom typeface in digital format (font), aiming to be a supporting medium for Malang City's branding. To achieve this objective, a study of typography and semiotics was conducted to analyze the visual characteristics present in Jengki typography and architectural forms throughout Malang City. The conclusions drawn from this analysis serve as the fundamental concept in designing a custom typeface that creatively represents Malang City's visual identity. Through the utilization of this custom typeface, there is hope that it will serve as a supporting medium to enhance the identity of Malang City, contributing to the formation of city branding as a creative city.   Keywords: city branding, creative city, custom typeface, vernacular typography
Perancangan ulang identitas visual Sitespirit untuk menguatkan brand image perusahaan dengan menggunakan pendekatan etnografi Marisanal, Achmada; Fakhruddin, Dimas
Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media Vol. 5 No. 1 (2024): Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media
Publisher : Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia (Asprodi DKV)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38010/deskomvis.v5i1.74

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perancangan ulang identitas visual agensi Sitespirit dengan menggunakan pendekatan etnografi untuk mengeksplorasi kebutuhan konsumen dan interaksi pengguna. Melalui observasi lapangan selama enam bulan, teridentifikasi bahwa Sekawan Studio membutuhkan identitas visual yang lebih terstruktur, termasuk logo yang menarik, pemilihan warna yang tepat, tipografi yang jelas, dan penataan elemen visual yang lebih baik. Metode yang diterapkan adalah mixed methods, menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Proses design thinking dimulai dengan tahap empathize untuk pengumpulan data, diikuti dengan tahap define untuk menganalisis dan mengelompokkan kebutuhan desain. Tahap ideate menghasilkan konsep dan elemen visual yang dituangkan dalam moodboard, sebelum melanjutkan ke sketsa dan digitalisasi logo menggunakan Adobe Illustrator. Prototyping menghasilkan Graphic Standard Manual (GSM) dan media promosi tambahan untuk memperkuat brand image. Hasil uji coba melalui kuesioner menunjukkan bahwa responden sangat mendukung perancangan ulang identitas visual, yang dinilai lebih menarik dan selaras dengan nilai serta tujuan perusahaan.
Perancangan ulang identitas visual UMKM Waroongku.id sebagai upaya meningkatkan brand awareness Fardhan, Muhammad Nadhif; Fakhruddin, Dimas
Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media Vol. 5 No. 2 (2024): Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media
Publisher : Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia (Asprodi DKV)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38010/deskomvis.v5i2.83

Abstract

Perancangan Ulang Identitas Visual Umkm Waroongku.Id Sebagai Upaya Meningkatkan Brand Awareness, Identitas visual yang kuat merupakan aspek penting yang harus dimiliki suatu UMKM agar dapat bersaing dengan kompetitor. UMKM Waroongku.id berdiri sejak tahun 2020 namun, kesadaran merek terhadap UMKM tersebut masih terbilang rendah. Salah satu penyebabnya adalah belum kuatnya identitas visual yang dimiliki sehingga brand kurang memiliki daya tarik dibenak konsumen. Strategi yang dapat dilakukan adalah merancang ulang identitas visual yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran merek masyarakat terhadap UMKM Waroongku.id. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah mix method (metode campuran) melalui proses perancangan design thinking serta teknik analisa SWOT, STP serta skala Likert untuk mengetahui persepsi terhadap hasil perancangan ulang. Analisa data mendapatkan hasil untuk mengambil peluang dengan merancang identitas visual yang sesuai dengan target pasar yang dimiliki berupa kalangan muda berusia 18-25 tahun. Hasil dari perancangan ulang identitas visual berupa logo, warna, brand illustration pattern, tipografi serta luaran berupa desain kemasan, desain media sosial, merchandise, dan graphic standart manual memperoleh tanggapan positif dari mayoritas responden yang berpendapat bahwa hasil dari perancangan identitas visual telah sesuai dengan karakteristik brand dan meningkatkan minat responden terhadap brand dan produk yang ditawarkan.
Pengembangan sistem pedoman identitas visual sebagai pendukung media komunikasi WOF Wooden dengan menggunakan pendekatan etnografi Mayori, Elsa; Fakhruddin, Dimas
Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media Vol. 5 No. 3 (2024): Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media
Publisher : Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia (Asprodi DKV)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38010/deskomvis.v5i3.86

Abstract

Pertumbuhan industri furnitur setiap tahun semakin berkembang begitu pesat, tetapi hal ini juga dapat mengalami penurunan yang diebabkan dari daya saing yang begitu banyak. Salah satunya CV WOF Karya Reswara merupakan perusahaan industri furniture yang terletak di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sehingga itu untuk meningkatkan branding CV WOF Karya Reswara dengan pengembangan sistem pedoman identitas visual secara pendekatan etnografi. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data berdasarkan data primer meliputi wawancara, observasi, dokumentasi dan data sekunder meliputi studi literatur. Sehingga hasil penelitian menghasilkan output implementasi pedoman identitas visual, sistem desain, dan augmented reality. Oleh karena itu, dari hasil implementasi maupun perancangan ini dapat memaksimalkan media promosi online CV WOF Karya Reswara serta bermanfaat untuk lingkup branding.