Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH SENYAWA BOR PADA PROSES PEMBUATAN KAYU LAPIS TERHADAP KETEGUHAN REKAT DAN UJI BAKAR Purwanto, Djoko
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.876 KB) | DOI: 10.24111/jrihh.v1i2.872

Abstract

Penambahan senyawa bor (natrium tetraborat dan asam borat) pada proses pembuatan kayu lapis dengan cara pelaburan pada venir  face dan venir back sebanyak      2 kali dan 4 kali ulangan. Konsentrasi 30%, 40% dan 50%. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperlambat proses pembakaran atau mengurangi nilai uji bakar pada kayu lapis.  Penelitian menunjukkan pelaburan venir sebanyak 4 kali menggunakan senyawa bor dengan konsentrasi 50% dapat memperlambat pembakaran atau menurangi nilai uji bakar sebesar 18,15%.  Penambahan konsentrasi dan jumlah pelaburan berpengaruh sangat nyata terhadap retensi dan uji bakar, namun tidak mempengaruhi pada kadar air dan keteguhan rekat kayu lapis.
PENINGKATAN DAYA TAHAN RAMBAT API KAYU LAPIS DENGAN CARA PELABURAN NATRIUM SILIKAT PADA VENIR Purwanto, Djoko; Arhamsyah, Arhamsyah
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.072 KB) | DOI: 10.24111/jrihh.v1i2.888

Abstract

Guna memperbesar daya tahan rambat api pada kayu lapis, dilakukan pelaburan venir muka (face) dan belakang (back) menggunakan natrium silikat pada konsentrasi 30%, 40% dan 50% sebanyak 2 dan 4 kali ulangan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pelaburan menggunakan natrium silikat dalam konsentrasi 50% sebanyak 4 kali ulangan menghasilkan nilai daya tahan rambat api yang terbaik atau rata-rata 68,08% dengan nilai retensi 0,13 gr/cm3, sedangkan kadar air dan keteguhan rekatnya  adalah 10,60% dan 9,74 kg/cm2. Hasil ini memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia 01-05.2/1999. Perlakuan tanpa pelaburan (blanko) menghasilkan nilai daya tahan rambat api rata-rata 28,95%, kadar air 10,83% dan keteguhan rekat 13,78 kg/cm2.