Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

Pendampingan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Melalui Digitalisasi Sumber Daya Manusia Brotojoyo, Endang; Herawati, Nunuk; Rahayu, Saptani; Nugroho, Ernes Cahyo
WASANA NYATA Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v7i2.1603

Abstract

Artikel ini menyajikan Pendampingan Peningkatan Pengetahuan  Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) secara digitalisasi yang diberikan kepada 23 orang pelaku Usaha di Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen dengan tujuan agar pelaku usaha di kecamatan kalijambe Kabupaten Sragen memiliki pengetahuan dan menjadi SDM yang handal sehingga dapat bersaing dalam menciptakan dan memasarkan produknya. Metoda yang digunakan dengan ceramah serta pemutaran Vidio. Materi yang diberikan  Strategi menjadi Wirausahawan Sukses, Organisasi, konsep dasar Akuntansi dan Adopsi Aplikasi Manajemen HR for UMKM (Human Resources Information Sistem), Hasil dari pendampingan ini, perilaku Usaha Kecamatan Kalijambe mendapatkan pengetahuan dan selanjutnya dapat menggunakan software yang sudah ada saat ini yang bisa diakses secara umum.
Pemanfaatan digital marketing produk tenun kain goyor sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat Desa sambirejo kecamatan plupuh Haryanto, Aris Tri; Dewi, Septiana Novita; Nugroho, Ernes Cahyo; Hartini, Hartini; Nugroho, Anggoro Panji
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1990

Abstract

Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, telah lama dikenal sebagai salah satu pusat pengrajin tenun kain goyor yang memiliki ciri khas unik, baik dari segi motif, warna, maupun teknik pembuatannya. Namun, di tengah perkembangan zaman dan perubahan perilaku konsumen, penjualan kain goyor menghadapi tantangan besar. Produk yang dihasilkan oleh para pengrajin selama ini lebih banyak dipasarkan secara konvensional melalui pameran, toko kecil, atau penjualan langsung di rumah produksi. Metode pemasaran ini memiliki jangkauan terbatas dan bergantung pada kehadiran pembeli secara fisik. Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi—terutama internet dan media sosial—telah membuka peluang baru dalam pemasaran produk. Berangkat dari kondisi tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat merasa perlu memberikan pelatihan dan pendampingan terkait digital marketing, yang mencakup strategi promosi di media sosial, pemanfaatan marketplace, teknik fotografi produk, dan pengelolaan konten digital. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pintu gerbang bagi pengrajin untuk mengembangkan pemasaran yang lebih luas, meningkatkan omzet penjualan, dan pada akhirnya memperkuat perekonomian masyarakat desa. Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini masyarakat menjadi lebih paham pentingnya digital marketing dalam proses bisnis, dan dapat praktek untuk menggunakan media sosial dalam proses bisnis yang dilakukan.