Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Etnomatematika Pada Bentuk Jajajan Pasar di Pasar Kleco Surakarta Herawati, Ratna; Sumboro, Budhi
JURNAL SINEKTIK Vol 7 No 1 (2024): Juni : Jurnal Sinektik
Publisher : FKIP, PGSD, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/js.v7i1.9074

Abstract

Surakarta is a city that is still closely related to tradition. Traditional foods such as market snacks are one of the requirements that are usually used in the procession. Processions such as gunungan, apeman, wedding processions, dead people, and also sekatenan are inseparable from traditional food elements. This study aims to discover the geometric shapes in various market snacks and the related mathematical elements. The researcher used the ethnomathematics approach to explore the various shapes of market snacks based on the elements of flat and spatial shapes both flat and curved sides in School material. This research is in the form of descriptive qualitative. The data collection process was carried out by literature review, field studies, and interviews with several related sources. The mathematical geometric elements found in this study are quite a lot including the shape of the flat square, rectangle, and circle, while the shape of the space includes the shape of the cube, beam, ball, cylinder, and cone. The results of this study can provide benefits for contextual learning of the use of mathematical concepts in everyday life.
Peningkatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Sumber Daya di Desa Plupuh Kabupaten Sragen Pardosi, Victor Benny Alexsius; Sumboro, Budhi; Koes, Agung
Assoeltan: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2025): Assoeltan: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/assoeltan.v3i1.763

Abstract

Community service activities include mentoring MSMEs in business licensing, simple financial management training, and utilizing digital technology for product marketing. This community service program aims to increase the competitiveness of MSMEs and strengthen the local economy based on available resources. This community service method uses Participation Action Research (PAR), with a qualitative descriptive approach with participatory-based implementation in helping to develop the potential of Plupuh Village, Plupuh District, Sragen Regency. The results of the community service show that community service activities are running smoothly with the main strategy for developing MSMEs in Plupuh Village including strengthening institutions, increasing human resource capacity, and utilizing digital technology. Digitalization of MSMEs has proven to be an effective solution in facing increasingly tight market competition. Strengthening partnerships with the government, private sector, and universities is also important to support the sustainability of MSMEs. This partnership can provide wider access to resources, funding, and technical guidance needed to increase the competitiveness of local products. The expected results of this community service program can be a reference for the development of community-based economic models in other similar areas.
Sistem Keamanan Rumah Menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno (ATMega 328) Melalui Short Message Service Indarto, Agung Koes; Nugroho, Ernes Cahyo; Sumboro, Budhi
Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Vol 31, No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AUB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36309/goi.v31i2.429

Abstract

Dalam ilmu teknologi sudah banyak penemuan yang sangat bermanfaat bagi manusia dengan salah satu penemuan itu adalah berupa sensor. Sensor adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi dan sering berfungsi untuk mengukur magnitude. Sensor merupakan sejenis transduser yang digunakan untuk mengubah variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. Kemajuan teknologi tersebut sangat dibutuhkan untuk membuat sebuah sistem keamanan, karena dengan perekonomian yang sulit saat ini membuat orang bertindak kriminal dengan cara melakukan pencurian dengan target rumah-rumah yang ditinggal pergi oleh pemiliknya, yang dapat menyebabkan kekhawatiran jika kita pergi meninggalkan rumah. Masalah tersebut di atas mendorong peneliti untuk membuat suatu sistem keamanan rumah menggunakan sensor Passive Infra Red (PIR) berbasis mikrokontroler, yang dirancang dengan perangkat elektronika terdiri dari sensor PIR, sensor asap (MQ-2), dan mikrokontroler Arduino Uno (ATMega328) yang dapat digunakan sebagai penyimpan dan mengeksekusi data yang telah diprogram terlebih dahulu. Perangkat elektronika ini dapat dibentuk sebagai perangkat yang secara umun dapat mengidentifikasi keberadaan manusia serta asap dan dapat berkomunikasi dengan handphone pemilik rumah dari jarak jauh. Jika sistem ini sudah diaktifkan, maka sensor PIR bekerja mendeteksi pergerakan dan sensor MQ-2 mendeteksi kemunculan asap. Jika sensor-sensor itu mendeteksi adanya pergerakan ataupun asap, maka sensor-sensor itu akan mengirimkan data signal ke mikrokontroler untuk menjalankan script, kemudian mikrokontroler akan mengaktifkan alarm dan mengirim pesan SMS (Short Message Service) yang akan diteruskan oleh modem GSM (Global System for Mobile) untuk dikirimkan ke handphone pemilik rumah. Pemilik rumah pun dapat mengendalikan sistem dari jarak jauh melalui SMS untuk menyalakan, memadamkan, ataupun me-reset sistem ini.
Sistem Keamanan Rumah Menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno (ATMega 328) Melalui Short Message Service Indarto, Agung Koes; Nugroho, Ernes Cahyo; Sumboro, Budhi
Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Vol 31, No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AUB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36309/goi.v31i2.429

Abstract

Dalam ilmu teknologi sudah banyak penemuan yang sangat bermanfaat bagi manusia dengan salah satu penemuan itu adalah berupa sensor. Sensor adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi dan sering berfungsi untuk mengukur magnitude. Sensor merupakan sejenis transduser yang digunakan untuk mengubah variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. Kemajuan teknologi tersebut sangat dibutuhkan untuk membuat sebuah sistem keamanan, karena dengan perekonomian yang sulit saat ini membuat orang bertindak kriminal dengan cara melakukan pencurian dengan target rumah-rumah yang ditinggal pergi oleh pemiliknya, yang dapat menyebabkan kekhawatiran jika kita pergi meninggalkan rumah. Masalah tersebut di atas mendorong peneliti untuk membuat suatu sistem keamanan rumah menggunakan sensor Passive Infra Red (PIR) berbasis mikrokontroler, yang dirancang dengan perangkat elektronika terdiri dari sensor PIR, sensor asap (MQ-2), dan mikrokontroler Arduino Uno (ATMega328) yang dapat digunakan sebagai penyimpan dan mengeksekusi data yang telah diprogram terlebih dahulu. Perangkat elektronika ini dapat dibentuk sebagai perangkat yang secara umun dapat mengidentifikasi keberadaan manusia serta asap dan dapat berkomunikasi dengan handphone pemilik rumah dari jarak jauh. Jika sistem ini sudah diaktifkan, maka sensor PIR bekerja mendeteksi pergerakan dan sensor MQ-2 mendeteksi kemunculan asap. Jika sensor-sensor itu mendeteksi adanya pergerakan ataupun asap, maka sensor-sensor itu akan mengirimkan data signal ke mikrokontroler untuk menjalankan script, kemudian mikrokontroler akan mengaktifkan alarm dan mengirim pesan SMS (Short Message Service) yang akan diteruskan oleh modem GSM (Global System for Mobile) untuk dikirimkan ke handphone pemilik rumah. Pemilik rumah pun dapat mengendalikan sistem dari jarak jauh melalui SMS untuk menyalakan, memadamkan, ataupun me-reset sistem ini.