Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
Unknown Affiliation

Published : 445 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pengawasan Keuangan, Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan dan Komitmen Manajemen Terhadap Keterandalan Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Kasus Pada SKPD Kabupaten Badung) Meyta Anggaraeni .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5244

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengawasan keuangan, penerapan sistem akuntansi keuangan dan komitmen manajemen terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah pada SKPD di Kabupaten Badung. Populasi yang digunakan adalah seluruh pegawai subbagian/staf yang melaksanakan fungsi akuntansi/tata usaha keuangan pada SKPD di Kabupaten Badung. Sampel ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, skala likert 1 sampai 5, dengan jumlah responden sebanyak 60. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 19.00. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pengawasan keuangan secara parsial berpengaruh positif terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah, (2) penerapan sistem akuntansi keuangan secara parsial berpengaruh positif terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah, (3) komitmen manajemen secara parsial berpengaruh positif terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah, (4) pengaruh pengawasan keuangan, penerapan sistem akuntansi keuangan dan komitmen manajemen secara simultan berpengaruh positif terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah. Kata Kunci : Pengawasan, Sistem Akuntansi Keuangan, Komitmen Manajemen, Keterandalan, Pelaporan Keuangan, Pemerintah Daerah The aim of this study was to find out the effect of financial supervision, the implementation of financial accounting system, and management commitment on the reliability of financial report of local government . The population involved in the study were all staff offices working under the accounting functions at the local government SKPD around Badung regency. There were about 60 respondents selected as the samples determined based on purposive sampling technique. The data were obtained by using questionnaires designed based on Liker scales 1-5. The data were analyzed by using multiple linear regression supported by SPSS version 19.00 program. The results indicated that (1) the financial supervision had a positive effect partially on the reliability of financial report of the local government, (2) the implementation of financial accounting system had a positive effect partially on the reliability of financial report of the local government, and (3) management commitment had a positive effect partially on the reliability of financial report of the local government, and (4) financial supervision, the implementation of financial accounting system, and management commitment had simultaneous positive effect on the reliability of financial report of local government. keyword : supervision, financial accounting system, reliability, financial report, local government
PENGARUH ALOKASI BELANJA MODAL DAN BELANJA PEMELIHARAAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA KABUPATEN BANGLI (Studi Empiris pada 6 Dinas Kabupaten Bangli) Ni Wayan Ristiani .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5320

Abstract

Penelitian replikasi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alokasi modal dan belanja pemeliharaan terhadap pendapatan asli daerah. Penelitian ini mengambil tempat di Kabupaten Bangli pada periode 2011-2013. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kausal yang menjelaskan pengaruh variabel alokasi belanja modal dan belanja pemeliharaan terhadap variabelpendapatan asli daerah.Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh secara langsung melalui bagian keuangan masing-masing SKPD kabupaten Bangli. Populasi dari penelitian ini adalah 6 SKPD yang ada di kabupaten Bangli.Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling.Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 18 sampel. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwasecara parsial alokasi belanja modal berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan asli daerah, alokasi belanja pemeliharaan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah.Secara simultan alokasi belanja modal dan alokasi belanja pemeliharaantidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan asli daerah pada Kabupaten Bangli periode 2011-2013.Kata Kunci : Belanja Modal, Belanja Pemeliharaan, Pendapatan Asli Daerah This replicative study was aimed at finding out the effect of capital expense allocation and maintenance expense on region’s self-generated revenue. This study was conducted in Bangli regency in 2011-2013 periods. The study used causal research design that explains the effect of the variable of capital expense allocation and maintenance expense on the variable of region’s self-generated revenue. The type of data used in this study was secondary data obtained directly from finance division of each regional government task force unit (SKPD) of Bangli regency. The population consisted of 6 (all) SKPDs in Bangli regency. The sampling was done by using purposive sampling method. The number of the sample was 18. The result of hypothesis testing showed that partially capital expense allocation has a significant effect on region’s self- generated revenue, maintenance expense allocation does not have a significant effect on region’s self-generated revenue. Simultaneously, capital expense allocation and maintenance expense allocation do not have a significant effect on region’s self-generated revenue of Bangli regency in 2011-2013 periods.keyword : capital expense, maintenance expense, region’s self-generated revenue.
MENGUNGKAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA LEMBAGA LOKAL SUBAK DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI PEDESAAN (STUDI KASUS PADA SUBAK TABOLA, DESA PAKRAMAN TABOLA, KECAMATAN SIDEMEN, KABUPATEN KARANGASEM) Ni Made Shanti Widnyani .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5384

Abstract

Subak merupakan organisasi yang didirikan untuk mengelola sistem pengairan pertanian masyarakat adat Bali. Aktifitas operasional subak tidak hanya terbatas pada pengelolaan sumber air sawah, tetapi subak juga melaksanakan kegiatan yang bersifat religius dan pembangunan yang memerlukan banyak dana. Subak didirikan dengan kesederhanaan yang jauh dari perkembangan jaman, tingkat pendidikan krama subak juga relatif rendah. Dengan berbagai keterbatasan tersebut, subak mampu menciptakan pengelolaan sumber daya yang akuntabel. Latar belakang inilah yang menjadikan Subak Tabola menarik untuk dikaji untuk mengetahui 1) sumber dana subak dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya, 2) proses pengelolaan keuangan yang dilakukan di subak, dan 3) penerapan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan subak. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang dititikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Data ini selanjutnya diolah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) menarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Sumber dana subak dalam melaksanakan kegiatan operasional diperoleh dari peturunan (iuran) krama subak dan dana bantuan dari pemerintah, 2) Proses pengelolaan keuangan Subak Tabola dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu pengelolaan dana internal dan dana eksternal subak, pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dilakukan secara sederhana, perbedaan pengelolaan keuangan tersebut terletak pada bentuk laporan pertanggungjawabannya, 3) Dalam membentuk akuntabilitas pengelolaan keuangan yang disajikan, seluruh krama menjunjung tinggi konsep dan nilai-nilai agama Hindu serta memupuk rasa saling percaya antar krama subak. Kata Kunci : Subak, akuntabilitas, sumber daya, pengelolaan keuangan. Subak is an organization established to manage irrigation system of Balinese local society. The subak operational activities does not merely concern with a limited management of rice field water resources, but also manage the religious activities and development which require a lot of fund. The subak itself was established with simplicity very far from the current development by involving the society as the members from relatively low level of education. With it’s variety of restrictions, this organization of subak could be able to create an accountable resource management. This background make the subak “Tabola” very interesting to be observed with few purposes such as, to find out 1) the subak’s source of fund used to maintain its operational activities, 2) the process of financial management conducted in the subak organization, 3) the process of accountability in the financial management of subak. The study was conducted based on a quantitative design focusing on describing and interpreting human behavior. All data were obtained from deep interview, observation and documentation study. Henceforth an analysis was conducted by following three stages, such as 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) drawing conclusion based on a predetermined theory. The results indicated that: 1) the Subak in running its operational activities used the funds obtained from different sources, such as the membership fee, and the government contribution. 2) The process of Tabola Subak’s financial management could be grouped into two categories, such as internal financial management, and external financial management with very simple financial accountability process which had a clear cut differences between each other, such as in terms of the form of accountability report. 3) In presenting the report of financial management accountability, all the subak’s members uphold the concept and values from the Hindu religions as well as develop mutual trust among the members. keyword : Subak, accountability, resource, financial management
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DANA BANSOS PADA MAJELIS TA'LIM MUSLIMAT NU UKHUWAH ISLAMIYAH KAMPUNG ANYAR, SINGARAJA, BALI Mujayanti Mandasari .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5385

Abstract

Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah Kampung Anyar, Singaraja, Bali merupakan organisasi sosial yang bergerak dibidang keagamaan yang berfungsi sebagai salah satu wadah untuk belajar dan menjalin silaturahmi antar umat. Untuk menjalankan fungsinya majelis ini memerlukan sejumlah dana. Salah satu sumber dana yang dimiliki oleh Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah ini berasal dari Bansos yang mana pengelolaannya dilakukan secara tertib, taat peraturan, efisien, ekonomi, efektif, transparan dan bertanggungjawab. Untuk memahami konsep akuntabilitas yang diterapkan dalam Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan dana bansos pada Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah Kampung Anyar Singaraja Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menekankan pada pemahaman atas fenomena sosial terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan dana bansos pada organisasi keagamaan. Dalam proses memperoleh data penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi serta studi dokumentasi. Analisis data olah dengan menggunakan: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dana bansos yang diterima oleh Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah Kampung Anyar Singaraja Bali digunakan untuk mendanai sebuah grup musik qasidah rebana yang mana pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan keuangan dana bansos memiliki pemahaman spiritual yang tinggi yang menjadikan dasar penerapan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dana bansos, bentuk pelaporan pertanggungjawaban yang dilakukan melalui dua cara yang pertama dengan menyetorkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan yang kedua transparansi kepada seluruh anggota Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah.Kata Kunci : akuntabilitas, Dana Bansos, Majelis Ta’lim. Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah Kampung Anyar, Singaraja, Bali is social organisation which focused in religious field as one of site of study and meet. To run the function, the Majelis needs funds. One of source of the funds is from social assistance which was managed orderly correct, obey regulation, efficient, economical, effective, transparence, and responsibility. To undertand the concept of accountability that implemented by Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah, this study was conducted to find out how the funds received was managed by Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah Kampung Anyar, Singaraja, Bali. This study was a qualitatif research which focused on the understanding of the social phenomenon of the accountability of the management of the funds received as social assistance toward a religious organization. The data were obtained through interview, observation and documentation methods. Data analysis was analyzed by using data reduction, data display and conclusion drawing. The result of the study showed that the funds received by Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah were used to support the skill and creativity of the members musical group of Qasidah Rabana, those who involved in financial management were those who have high understanding of spirituality was used as the understanding the accountability of the management of the funds received as social assistance. The accountability was reported in two ways; first the sheet of accountability ‘Lembar Pertanggung Jawaban (LPJ) was submitted to the government in the end of the period, and second transparence was shown to the members of the Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah. keyword : Accountability, Social Assistance, Majelis Ta’lim
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN BULELENG) Gerry Hartajunika .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi sektor publik pada Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pegawai Negeri Sipil di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buleleng. Metode pengambilan sample menggunakan metode purposive sampling. Jumlah kuesioner disebar adalah 50 kuesioner dan yang dapat digunakan adalah 46 kuesioner. Metode statistik yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Alat analisis data menggunakan program SPSS versi 19.0. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Tujuan yang jelas dan terukur mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi sektor publik pada Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buleleng. (2) Motivasi kerja mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi sektor publik pada Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buleleng. (3) Sistem pengukuran kinerja mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi sektor publik pada Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buleleng. (4) Insentif mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi sektor publik pada Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buleleng. (5) Desentralisasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi sektor publik pada Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buleleng. (6) Secara simultan variabel tujuan yang jelas dan terukur, motivasi kerja, sistem pengukuran kinerja, insentif, dan desentralisasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi sektor publik pada Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : Kinerja, tujuan yang jelas dan terukur, motivasi kerja, sistem pengukuran kinerja, intensif dan desentralisasi This present study was intended to identify the factors contributing to the organizational performance of the public sector, that is, the Department of Man Power and Transmigration of Buleleng Regency. The quantitative approach was used. The population of the study included all the civil servants employed at the Department of Man Power and Transmigration of Buleleng Regency. The samples were taken using the purposive sampling method. The statistical method used was the multiple linier regression analysis. SPSS program version 19.0 was used to analyze the data. The result of analysis showed that (1) the clear and measurable objective significantly affected the organizational performance of the Department of Man Power and Transmigration of Buleleng Regency; (2) the working motivation significantly contributed to the organizational performance of the Department of Man Power and Transmigration of Buleleng Regency; (3) the performance measurement system significantly contributed to the organizational performance of the Department of Man Power and Transmigration of Buleleng Regency; (4) Incentive significantly contributed to the organizational performance of the Department of Man Power and Transmigration of Buleleng Regency; (5) decentralization significantly affected the organizational performance of the Department of Man Power and Transmigration of Buleleng Regency; (6) the variables of clear and measurable objective, working motivation, performance measurement system, incentive, and decentralization significantly affected the organizational performance of the Department of Man Power and Transmigration of Buleleng Regency.keyword : Performance, clear and measureable objective, working motivation, performance measurement system, intensive and decentralization
KEBANGKRUTAN DAN KEBANGKITAN LPD DESA PAKRAMAN TAMBLANG (Faktor penyebab, dampak, dan upaya perbaikannya) Kadek Ratni Prabandani .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh temuan deskriptif mengenai:(1) Faktor penyebab bangkrutnya LPD Desa Pakraman Tamblang tahun 2009, (2) Dampak kebangkrutan LPD terhadap Pengurus, nasabah, desa pakraman, (3) upaya yang dilakukan sehingga LPD Desa Pakraman Tamblang dapat beroprasi lagi pada tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan selanjutnya dianalisis melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Faktor penyebab kebangkrutan LPD ada dua yaitu faktor internal seperti tata kelola LPD yang lemah, lemahnya prosedur pencatatan laporan keuangan, penyalahgunaan wewenang. Dan faktor eksternal yaitu krisis kepercayaan masyarakat dan kebosanan.(2) Dampak terjadinya kebangkrutan bagi mantan pegawai adalah hilangnya lapangan pekerjaan, bagi nasabah tidak dapat mengambil tabungan /deposito serta terjebak rentenir / gadai gelap.(3) upaya yang dilakukan sehingga LPD dapat dibangun lagi yaitu melakukan perbaikan manajeman dengan mengganti pengurus dengan syarat dan ketentuan tertentu, mempertegas saksi serta peraturan awig-awig, serta melakukan sosialisasi guna mengembalikan kepercayaan masyarakat.Kata Kunci : Dampak kebangkrutan, faktor penyebab kebangkrutan, kebangkrutan, lembaga perkreditan desa, upaya perbaikan. This study had a purpose to obtain a descriptive findings about: (1) the causative factors of Tamblang rural credits institution’s bankruptcy in 2009, (2) the impact of the bankruptcy on the management, customers, as well as the local village, (3) some efforts attempted to reoperate this institution in Tamblang village in 2014. This study utilized a qualitative design by using data collected from observation, deep interview, and documentation, and then analyzed following three different stages, such as data reduction, data presentation and drawing conclusion. The results of the study indicated that: (1) the causative factors of the rural credits institution’s bankruptcy consisted of internal factor, like weak governance, for instance a poor procedure of financial report recordings, abuse of authority; and external factors such as crisis of public confidence, and boredom, (2) the impact of the bankruptcy for the office staffs that they had been suffering from loss of employment, and for the customer, they could not withdraw their own deposit and then stuck with moneylenders. (3) Efforts attempted to reoperate the LPD consisted of improving the management by replacing the old ones based on the predetermined provision, reinforce sanctions as well local regulations, and conducting socialization in order to restore the public trust.keyword : impact of bankruptcy, causative factors of bankruptcy, bankruptcy, rural credits institution, efforts of improvement
MEKANISME PENCAIRAN ANGGARAN PADA KEGIATAN (SEBUAH STUDI INTERPRETATIF PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BULELENG) Nyoman Ida Adriani .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5487

Abstract

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng merupakan Dinas Teknis Pelaksana dan bagian dari Pemerintah Kabupaten Buleleng. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mempunyai tugas pokok melaksanakan kewenangan desentralisasi di bidang kebudayaan dan pariwisata. Dalam melaksanakan tugas pokoknya, tentunya diperlukan anggaran sebagai salah satu fasilitas yang menunjang terlaksananya suatu kegiatan. Anggaran merupakan alat penggerak yang digunakan oleh pemerintah dalam menjalankan suatu roda pemerintahan. namun, tak jarang ditemukan bahwa anggaran tidak cair tepat pada waktunya atau mengalami keterlambatan. Untuk itu dilakukan penelitian di Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Buleleng dengan tujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang menyebabkan keterlambatan pencairan anggaran kegiatan di Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk membangun suatu proposisi dan menjelaskan makna dibalik realitas sosial yang terjadi. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data yang dilakukan meliputi : mengamati proses pencairan anggaran, menelusuri mengapa pencairan anggaran mengalami permasalahan, mencari faktor – faktor yang mempengaruhi pencairan anggaran, memunculkan saran peduli yang disampaikan sehingga tidak terjadi lagi keterlambatan pencairan anggaran di Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Buleleng. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa faktor – faktor yang menyebabkan keterlambatan pencairan anggaran adalah adanya kesalahan dalam SPJ, susahnya mendapatkan tandatangan pejabat yang bersangkutan, serta adanya ketidaksesuaian harga dengan DPA. Meskipun demikian, pihak dari Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Buleleng sendiri sudah melakukan suatu usaha agar tidak terjadi lagi keterlambatan dalam pencairan anggaran yaitu dengan selalu menyakan kebagian keuangan terkait hal – hal yang membuat lambatnya pencairan anggaran. Kata Kunci : Mekanisme Pencairan Anggaran Pada Kegiatan The Department of Culture and Tourism of Buleleng Regency is part of the Government of Buleleng Regency. It is assumed to execute the decentralization in culture and tourism. A budget is needed to execute the activities which it is supposed to do. The budget is the medium used by the government to activate what it is supposed to do. However, it is frequently found that it is not released on time or its release is decelerated. Therefore, this present study was conducted in order to identify the factors causing the release of the budget to support activities to be decelerated at the Department of Culture and Tourism. Qualitative method was employed, meaning that this present study was designed to construct a proposition and explain the meaning of the social reality taking place. The data were collected using interview, documentary, and observation methods. The analysis included: observing the process of the budgetary deceleration, tracing why the budgetary release was decelerated, finding out the factors causing the budget to be decelerated, making the suggestion of being concerned about to appear so that the budgetary release would not be decelerated any longer at the Department of Culture and Tourism of Buleleng Regency. From the result of the study it could be concluded that the factors causing the budget to be decelerated were the mistake in SPJ, the difficulty in obtaining the signature of the official concerned, and the fact that the price was not adjusted to DPA. However, an attempt to always contact the finance division related to the factors contributing to the deceleration of the budgetary release had been made by the Department of Culture and Tourism of Buleleng Regency. keyword : The Mechanism of Disbursement Activities
PENGARUH JUMLAH KREDIT, NASABAH DAN TENAGA KERJA TERHADAP PROFITABILITAS LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) SE-KECAMATAN BANJAR TAHUN 2012-2014 Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5867

Abstract

Bali merupakan provinsi di Indonesia yang sejak dahulu terkenal akan kebudayaan dan adat istiadat yang dimiliki. Salah satu kebudayaan yang terkenal sampai sekarang yaitu adanya Desa Pakraman. Tahun 1984 pemerintah Bali mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang pendirian Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai lembaga yang didirikan untuk kepentingan pelayanan umum Khususnya bidang perekonomian di Desa dengan tujuan untuk mensejahtrakan masyarakat Desa. Profitabilitas dapat dilihat dari jumlah kredit, nasabah dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah kredit, nasabah dan tenaga kerja terhadap profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung dan melalui perantara atau diperoleh dan di catat oleh pihak lain. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 11 Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dari tahun 2012-2014 di Lembaga Perkreditan Desa (LPD Bagian Barat). Metode analisis data yang digunakan yaitu uji t, uji F dan analisis regresi linier berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu program SPSS 19. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial Jumlah Kredit, Nasabah dan Tenaga Kerja berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Banjar tahun 2012-2014. Pengujian secara simultan menunjukan bahwa Jumlah Kredit, Nasabah dan Tenaga Kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Banjar tahun 2012-2014Kata Kunci : Kredit, nasabah, tenaga kerja, profitabilitas Bali is an Indonesian province that since the famous ancient culture and customs will be possessed. One of the famous culture until now that is the DesaPekraman.At 1984 Bali government issued a decree (SK) on the establishment of Rural Credit Institutions (LPD) as an institution established for the benefit of public services, particularly in rural areas of the economy with a view to the welfare of rural communities, Profitability can be seen from the number of credits, customers and workforce. This study aims to determine the effect of the credit amount, customer and labor on profitability Village Credit Institutions. The method used in this research is quantitative data. Source of data used are secondary data, ie data obtained indirectly and through intermediaries or obtained and recorded by others. The samples used were 11 rural credit institutions (LPD) from the year 2012 to 2014 in the village credit institutions (LPD Western). Data analysis method used is the t test, F test and multiple linear regression analysis, and data testing is done with the help of SPSS 19. From the results of this study indicate that the partial amount of credit, labor and customers a significant effect on the profitability of rural credit institutions (LPD) in the district of Banjar years 2012-2014. Simultaneous testing showed that the amount of the credit, customers and workforce jointly significant effect on the profitability of rural credit institutions (LPD) in the district of Banjar years 2012-2014.keyword : credit, customer, employment, profitability
PENGARUH JUMLAH KREDIT, NASABAH DAN TENAGA KERJA TERHADAP PROFITABILITAS LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) SE-KECAMATAN BANJAR TAHUN 2012-2014 Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5868

Abstract

Bali merupakan provinsi di Indonesia yang sejak dahulu terkenal akan kebudayaan dan adat istiadat yang dimiliki. Salah satu kebudayaan yang terkenal sampai sekarang yaitu adanya Desa Pakraman. Tahun 1984 pemerintah Bali mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang pendirian Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai lembaga yang didirikan untuk kepentingan pelayanan umum Khususnya bidang perekonomian di Desa dengan tujuan untuk mensejahtrakan masyarakat Desa. Profitabilitas dapat dilihat dari jumlah kredit, nasabah dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah kredit, nasabah dan tenaga kerja terhadap profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung dan melalui perantara atau diperoleh dan di catat oleh pihak lain. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 11 Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dari tahun 2012-2014 di Lembaga Perkreditan Desa (LPD Bagian Barat). Metode analisis data yang digunakan yaitu uji t, uji F dan analisis regresi linier berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu program SPSS 19. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial Jumlah Kredit, Nasabah dan Tenaga Kerja berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Banjar tahun 2012-2014. Pengujian secara simultan menunjukan bahwa Jumlah Kredit, Nasabah dan Tenaga Kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Banjar tahun 2012-2014Kata Kunci : Kredit, nasabah, tenaga kerja, profitabilitas Bali is an Indonesian province that since the famous ancient culture and customs will be possessed. One of the famous culture until now that is the DesaPekraman.At 1984 Bali government issued a decree (SK) on the establishment of Rural Credit Institutions (LPD) as an institution established for the benefit of public services, particularly in rural areas of the economy with a view to the welfare of rural communities, Profitability can be seen from the number of credits, customers and workforce. This study aims to determine the effect of the credit amount, customer and labor on profitability Village Credit Institutions. The method used in this research is quantitative data. Source of data used are secondary data, ie data obtained indirectly and through intermediaries or obtained and recorded by others. The samples used were 11 rural credit institutions (LPD) from the year 2012 to 2014 in the village credit institutions (LPD Western). Data analysis method used is the t test, F test and multiple linear regression analysis, and data testing is done with the help of SPSS 19. From the results of this study indicate that the partial amount of credit, labor and customers a significant effect on the profitability of rural credit institutions (LPD) in the district of Banjar years 2012-2014. Simultaneous testing showed that the amount of the credit, customers and workforce jointly significant effect on the profitability of rural credit institutions (LPD) in the district of Banjar years 2012-2014.keyword : credit, customer, employment, profitability
PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA KREDIT, TINGKAT PERPUTARAN KAS, DAN PERTUMBUHAN JUMLAH NASABAH KREDIT TERHADAP PROFITABILITAS LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) KECAMATAN BANJAR Ketut Angga Yudiastrawan .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6144

Abstract

Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dipengaruhi oleh berbagai factor keuangan yang dapat dihitung dengan menggunakan rasio-rasio keuangan. Untuk memperoleh profitabilitas yang tinggi maka beberapa faktor yang mempengaruhinya perlu diperhatikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat suku bunga kredit, tingkat perputaran kas, dan pertumbuhan jumlah nasabah kredit terhadap profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng dengan jumlah sampel yang diteliti 11 LPD. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 16. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat suku bunga kredit dan pertumbuhan jumlah nasabah kredit berpengaruh signifikan dan positif terhadap profitabilitas, sedangkan tingkat perputaran kas tidak berpengaruh signifikan dan negative terhadap profitabilitas. Kata Kunci : Tingkat Suku Bunga Kredit, Tingkat Perputaran Kas, Pertumbuhan Jumlah Nasabah Kredit, Profitabilitas The profitability of rural credit institution could be infuenced by many financial factors which could be calculated by using financial ratios. To obtain higher profitability, some contributing factors should be taken into consideration. The aim of this study was to analyze the credit interest rate, cash turnover, and customer total growth on the profitability of rural credit institution around banjar district. The study was conducted around Banjar sub-district, in the regency of Buleleng involving 11 rural credit instituions as the samples. The data were obtained from primary as well as secondar sources, while the analysis was made based on classical assumption testing and multiple linear regression supported by SPSS version 16. The results of the study indicated that the credit interest rate, and customer total growth had a positive and significant effect on the profitability, and cash turnover had no significant and a negative effect on profitability. keyword : credit interest rate, cash turnover, and customer total growth, profitability
Co-Authors ., Agus Purwanto ., Asiyah ., Ayu Damayanti Ni Putu ., Desak Putu Ayu Diah Dewantari ., Desak Putu Nitya Dewi ., Gede Widia Agustana ., Gusti Ayu Putu Sri Indrawati ., Hairun Nisak ., I Dewa Ayu Kade Sandra Wati ., I Gede Andi Suta Darmawan ., I Gede Puguh Harka Pancala ., I Gusti Agung Gede Dharma Putra ., I Gusti Ayu Erika Pradini Putri ., I Gusti Ayu Rani Desi Andari ., I Kadek Dwi Gede Surya Widarta ., I Kadek Surya Mandarin ., I Ketut Astawa ., I Made Parta Cahya Semadi ., I Made Yogi Artha Ardana ., I Putu Gede Arief Darmawan ., I Wayan Adi Suarnata ., I Wayan Edy Suputra ., Ida Ayu Ketut Susila Dewi ., Kadek Ari Saputra ., Kadek David Warisando ., Kadek Dodik Arianta ., Kadek Nanik Arismawati ., Kadek Nike Krisnayanti ., Kadek Septa Riadi ., Kadek Sintia Purnami ., Kadek Sri Astiti ., Kadek Suambawa ., Kd Dwi Pande Wahyuda ., Ketut Suci Widiasri ., Komang Agus Wiriawan ., Komang Sonia Kartika Dewi ., Komang Yeti Riani ., Luh Eni Sulasmi ., Luh Pt Eka Widyasari ., Luh Putu Dewi Sulistiani ., M.Dwi Arisandi Arta ., Made Ella Sugiasmini ., Made Pebri Suwirsa ., Made Veni Irnayanti ., Made Wiradarma Setiawan ., Md Anggun Ayun Puspa ., Nadia Nesi Krisna Wardani ., Ni Kadek Sumiyantini ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari ., Ni Luh Ayu Suaslioni ., Ni Luh Cahyani Primashanti ., Ni Luh Sri Wahyuni ., Ni Luh Yadnya Wati ., Ni Made Ayu Sawitri ., Ni Made Dewi Puspitasari ., Ni Made Somertini ., Ni Nyoman Artini ., Ni Nyoman Dhiras Hardyanti ., Ni Putu Ayu Primayanti ., Ni Putu Metta Gaurina ., Ni Putu Sri Widiutami ., Ni Putu Wira Ayu Pradnyani ., Ni Wayan Meres ., Nyoman Adi Hanggara ., Putu Adhitya Hari Wiguna ., Putu Agus Surya Wibawa ., Putu Crysma Virmayani ., Putu Dian Handayani ., Putu Dyan Sukmo Paramananda ., Putu Edy Suryadi Yasa ., Putu Hery Ardana Putra ., Putu Ivania Cecilia ., Putu Mery Oktaviyanti ., Putu Sukma Dewi ., Putu Vera Lavenia ., Rani Rahmat ., Sarifah Muslikah Zen ., Tengku Malinda Oktaviani ., Yerika Silvani Natalia Abdurrahman . Agus Purwanto . Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Gede Sugianthara Anastasia Indah Ayu Purnama . Ari Surya Darmawan Arzia Biwi . Asiyah . Ayu Damayanti Ni Putu . Ayu Dwi Purwatiasih . Ayu Komang Dewi Lestari . Darmada Dewa Kadek . Darmada Dewa Kadek ., Darmada Dewa Kadek Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Ayu Diah Dewantari . Desak Putu Nitya Dewi . Dirgayusa Sukma Putra . Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Erni Yuliani . Erni Yuliani ., Erni Yuliani Evy Drivayanti Kadek . Gebby Yunita Wiguna . Gebby Yunita Wiguna ., Gebby Yunita Wiguna Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, SE.AK . gede angga restu diana . Gede Arie Pandu . Gede Arie Pandu ., Gede Arie Pandu Gede Ngurah Putra Darma Sesana . Gede Ngurah Putra Darma Sesana ., Gede Ngurah Putra Darma Sesana Gede Suliastwina Permana . Gede Suliastwina Permana ., Gede Suliastwina Permana Gede Widia Agustana . Gerry Hartajunika . Gerry Hartajunika ., Gerry Hartajunika Gusti Ayu Made Firma Pratiwi . Gusti Ayu Putu Sri Indrawati . Hairun Nisak . I B Angge Artadharma . I B Angge Artadharma ., I B Angge Artadharma I Dewa Ayu Kade Sandra Wati . I Gede Abdi Adnyanan Giri . I Gede Abdi Adnyanan Giri ., I Gede Abdi Adnyanan Giri I Gede Andi Suta Darmawan . I Gede Arya Satya Prattama . I Gede Oka Wiradana . I Gede Puguh Harka Pancala . I Gede Satwika Darmawan . I Gede Satwika Darmawan ., I Gede Satwika Darmawan I Gede Tio Pratama . I Gede Tio Pratama ., I Gede Tio Pratama I Gusti Agung Gede Dharma Putra . I Gusti Ayu Erika Pradini Putri . I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Rani Desi Andari . I Gusti Lanang Agung Musdananda . I Gusti Lanang Agung Musdananda ., I Gusti Lanang Agung Musdananda I Gusti Ngurah Dwi Purna Wijaya . I Kadek Agus Adytia Merta . I Kadek Agus Adytia Merta ., I Kadek Agus Adytia Merta I Kadek Dwi Gede Surya Widarta . I Kadek Endy Pardina Nova . I Kadek Endy Pardina Nova ., I Kadek Endy Pardina Nova I Kadek Surya Mandarin . I Ketut Astawa . I Ketut Selamet Kelana Putra . I Ketut Selamet Kelana Putra ., I Ketut Selamet Kelana Putra I Komang Dodi Hersana . I Made Aldiasta . I Made Parta Cahya Semadi . I Made Pradana Adiputra I Made Yogi Artha Ardana . I Nyoman Ediawan . I Nyoman Ediawan ., I Nyoman Ediawan I Nyoman Tri Esaputra . I Nyoman Tri Esaputra ., I Nyoman Tri Esaputra I Putu Eva Prasetya . I Putu Gede Arief Darmawan . I Putu Gede Diatmika I Putu Sukendra . I Putu Teguh Sugiartha . I Putu Yasa Muliadnyana Putra . I Putu Yasa Muliadnyana Putra ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra I Wayan Adi Suarnata . I Wayan Edy Suputra . I Wayan Iwan Pradnyana . I Wayan Iwan Pradnyana ., I Wayan Iwan Pradnyana Ida Ayu Ketut Susila Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi ., Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi Ida Bagus Gede Sumardika . Ida Bagus Gede Sumardika ., Ida Bagus Gede Sumardika Indah Sathyaningsih Putu . Kadek Adi Suwandana . Kadek Adi Suwandana ., Kadek Adi Suwandana Kadek Ari Saputra . Kadek Ayu Pramita Dewi . Kadek Ayu Sinta Wijayantini . Kadek Ayu Yulianita Dewi . Kadek David Warisando . Kadek Dodik Arianta . Kadek Krisna Aris Pitasari . Kadek Lia Lestari . Kadek Lia Lestari ., Kadek Lia Lestari Kadek Marlina Nalarreason . Kadek Nanik Arismawati . Kadek Nike Krisnayanti . Kadek Ratna Mustika Sari . Kadek Ratni Prabandani . Kadek Ratni Prabandani ., Kadek Ratni Prabandani Kadek Rudyana . Kadek Rudyana ., Kadek Rudyana Kadek Septa Riadi . Kadek Sintia Purnami . Kadek Sri Astiti . Kadek Suambawa . Kadek Supri Budiadnyana . Kadek Supri Budiadnyana ., Kadek Supri Budiadnyana Kadek Vera Damayanti . Kadek Witha Erayani . Kadek Witha Erayani ., Kadek Witha Erayani Kd Dwi Nova Sucipta . Kd Dwi Nova Sucipta ., Kd Dwi Nova Sucipta Kd Dwi Pande Wahyuda . Kd Wiwik Wirayuni . Ketut Angga Yudiastrawan . Ketut Angga Yudiastrawan ., Ketut Angga Yudiastrawan Ketut Aristina Dewi . Ketut Suci Widiasri . Ketut Yeni Paramita Setianingsih . Komang Agus Wiriawan . Komang Ayu Satyaningsih . Komang Gede Suriani Suan Dewi . Komang Sonia Kartika Dewi . Komang Tri Resmini . Komang Triana Windartini . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri ., Komang Try Wahyuni Kusuma Putri Komang Yeti Riani . Lilya Andriani . Lucy Sri Musmini Luh Alit Suartini . Luh Alit Suartini ., Luh Alit Suartini Luh Ardiana . Luh Artining Miradewi . Luh Eni Sulasmi . Luh Ida Agustini . Luh Ida Agustini ., Luh Ida Agustini Luh Pt Eka Widyasari . Luh Putu Dewi Sulistiani . Luh Putu Eka Prastyanti . Luh Putu Eka Prastyanti ., Luh Putu Eka Prastyanti Luh Putu Pitesa Wirawati . Lutfiah . Lutfiah ., Lutfiah M Tantowi Jauhari Nadlari . M. Sutrisna Madya Ningsih . M. Sutrisna Madya Ningsih ., M. Sutrisna Madya Ningsih M.Dwi Arisandi Arta . Made Aditya Putra . Made Arie Wahyuni Made Ayu Darmayani . Made Buda Artana . Made Denny Oktariyana Made Ella Sugiasmini . Made Ernia Friskayanti . Made Indra Parmadika . Made Indra Parmadika ., Made Indra Parmadika Made Isma Pratiwi . Made Isma Pratiwi ., Made Isma Pratiwi Made Molik Aridita . Made Molik Aridita ., Made Molik Aridita Made Pasek Swi Shantanu . Made Pebri Suwirsa . Made Veni Irnayanti . Made Wiradarma Setiawan . Made Wiradharma Swastyastu . Made Yogi Astuti . Made Yogi Astuti ., Made Yogi Astuti Mardiana - Maria S. Devi Rande . Maria S. Devi Rande ., Maria S. Devi Rande Md Anggun Ayun Puspa . Meyta Anggaraeni . Meyta Anggaraeni ., Meyta Anggaraeni Mudinillah, Adam Mujayanti Mandasari . Mujayanti Mandasari ., Mujayanti Mandasari N. Budhi Cyntia Dewi . N. Budhi Cyntia Dewi ., N. Budhi Cyntia Dewi Nadia Nesi Krisna Wardani . Ni Gusti Ayu Putu Sischa Monika Sari . NI GUSTI PUTU SARIANI . NI GUSTI PUTU SARIANI ., NI GUSTI PUTU SARIANI Ni Kadek Desi Dwiyantari . Ni Kadek Novianti . Ni Kadek Riana Trisna Dewi . Ni Kadek Riana Trisna Dewi ., Ni Kadek Riana Trisna Dewi Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Sumiyantini . NI KADEK TERA PADMANI . Ni Ketut Juni Kalmi Dewi . Ni Komang Apriska Widiana Putri . Ni Komang Apriska Widiana Putri ., Ni Komang Apriska Widiana Putri Ni Komang Laksmita Ayudiasari . Ni Komang Sri Wahyuni . Ni Luh Ayu Suaslioni . Ni Luh Cahyani Primashanti . Ni Luh Damayanti . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Novi Ekawati . Ni Luh Novi Ekawati ., Ni Luh Novi Ekawati Ni Luh Nyoman Ari Udiyanti . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita ., Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita Ni Luh Putu Arin Astiari . Ni Luh Putu Asri Damayanti . Ni Luh Restini . Ni Luh Sri Wahyuni . Ni Luh Suarmi . Ni Luh Suarmini . Ni Luh Yadnya Wati . Ni Made Ayu Pradnya Dewi . Ni Made Ayu Pradnya Dewi ., Ni Made Ayu Pradnya Dewi Ni Made Ayu Sawitri . Ni Made Dewi Puspitasari . Ni Made Shanti Widnyani . Ni Made Shanti Widnyani ., Ni Made Shanti Widnyani Ni Made Somertini . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Sukarmiasih . Ni Nyoman Artini . Ni Nyoman Dhiras Hardyanti . Ni Nyoman Meita Jayantini . Ni Nyoman Meita Jayantini ., Ni Nyoman Meita Jayantini Ni Nyoman Perayati . Ni Pt Intan Putri s . Ni Putu Ayu Primayanti . Ni Putu Eka Suratini . Ni Putu Merilyani . Ni Putu Merilyani ., Ni Putu Merilyani Ni Putu Metta Gaurina . Ni Putu Sri Widiutami . Ni Putu Wira Ayu Pradnyani . Ni Wayan Della Praniti . Ni Wayan Meres . Ni Wayan Novi Budiasni . Ni Wayan Ristiani . Ni Wayan Ristiani ., Ni Wayan Ristiani Nyoman Adi Hanggara . Nyoman Adnyani . Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi . Nyoman Dewi Purnawati . Nyoman Dewi Purnawati ., Nyoman Dewi Purnawati Nyoman Ida Adriani . Nyoman Ida Adriani ., Nyoman Ida Adriani Nyoman Trisna Herawati Okky Safitri . Prasaja Suganda . Putu Adhitya Hari Wiguna . Putu Agus Surya Wibawa . Putu Crysma Virmayani . Putu Desy Natalia . Putu Desy Natalia ., Putu Desy Natalia Putu Diah Lestari . Putu Dian Handayani . Putu Dyan Sukmo Paramananda . Putu Edy Suryadi Yasa . Putu Gede Jurnaedi . Putu Hery Ardana Putra . Putu Ivania Cecilia . Putu Mery Oktaviyanti . Putu Putri Suriyani . Putu Ratih Pratiwi . Putu Ryan Damayanti . Putu Sukma Dewi . Putu Vera Lavenia . Putu Youdhitia Saraswati . Putu Yuni Juliani . Putu Yuni Juliani ., Putu Yuni Juliani Putu Yunita Saputri Dewi . Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga Fahmy Darmawan . Rani Rahmat . Robin Gita Mandira . Sarifah Muslikah Zen . Sayyidul Azmi . Sayyidul Azmi ., Sayyidul Azmi Tengku Malinda Oktaviani . WANGI WIRATMI . Yerika Silvani Natalia . Yunita Indrawati Kadek . Yunita Indrawati Kadek ., Yunita Indrawati Kadek