Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
Unknown Affiliation

Published : 445 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN “PURA KAHYANGAN TIGA” DI DESA ADAT SANGGALANGIT KECAMATAN GEROKGAK KABUPATEN BULELENG PROVINSI BALI I Gede Satwika Darmawan .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6208

Abstract

Organisasi nirlaba memiliki pengelolaan keuangannnya sendiri, salah satunya organisasi keagamaan yang ada di bali yaitu Pura Kahyangan Tiga. Ada berbagai pengelolaan keuangan di masing-masing Pura, contohnya pengelolaan keuangan dana punia, pengelolaan dana sesari, pengelolaan dana dari pemerintah dan pengelolaan dana lainnya. Secara umum pengelolaan keuangan di setiap organisasi seperti pura pasti ada catatan-catatan yang berhubungan dengan pendapatan ataupun pengeluaran di pura, walaupun bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan itu tergolong sederhana atau catatan-catatan kecil yang belum didukung oleh standar-standar yang memadai, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan keuangan di Pura Kahyangan Tiga di Desa Sanggalangit Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng Provinsi Bali. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada pemahaman mendalam dari peneliti terhadap sebuah kasus. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain : 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Menarik Kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan akuntabilitas di Pura Kahyangan Tiga terdapat lima unsur yaitu transparansi, liabilitas, kontrol, responsibilitas dan responsivitas. Pada akhirnya Ngayah, Punia, Pemisahan Tugas atara yang Sakral dan Profesi, serta Musyawarah merupakan suatu hal yang mencerminkan Akuntbilitas di Pura Kahyangan Tiga. Kata Kunci : Akuntabilitas, Pura Kahyangan Tiga, Pengelolaan Keuangan Nonprofit organization have their own management finance, one of them is religious organization which exist in Bali which is called Khayangan Tiga temple. There are some management finance in every temple, for example management finance of dana punia,sesari, government, and other management finance. In general, the management finance in every organization like temple, there must be some notes about something that related to income and outcome, although they use simple form of accountability of management finance like small notes which is not supported in adequate standard. The aimed of this research was to know how the process of management finance in Khayangan Tiga temple at Sanggalangit village, in Buleleng regency, in Bali. This research was carried out by using qualitative method which focused on deep comprehension from the researcher about a case. The analysis data was carried out in three stages, they are 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) conclusion. From the result of this research, it can be concluded that in carrying out accountability in Khayangan Tiga temple, there were five elements such as transparency, liability, control, responsibility, responsivity. At the end, Ngayah, Punia, job separation between sacred and profession, and also discussion, are things that show accountability in Kahyangan Tiga temple. keyword : Accountability, Pura Kahyangan Tiga, Financial Management
PENGARUH INDEPENDENSI, AKUNTABILITAS, PROFESIONALISME, DAN MOTIVASI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik di Bali) Nyoman Dewi Purnawati .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh independensi, akuntabilitas, profesionalisme, dan motivasi auditor terhadap kualitas audit.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor eksternal yang bekerja di Kantor Akuntan Publik di Bali. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah auditor eksternal pada Kantor Akuntan Publik di Bali sebanyak 35 responden. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden dan diukur dengan menggunakan skala likert Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda dan pengujian data yang dilakukan dibantu dengan program SPSS versi 19 Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara parsial independensi, akuntabilitas, profesionalisme, dan motivasi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit. Secara simultan, independensi, akuntabilitas, profesionalisme, dan motivasi auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Kata Kunci : akuntabilitas, kualitas audit, independensi, motivasi auditor, profesionalisme This study was aimed at finding out the effect of auditor’s independency, accountability, professionalism, and motivation on audit quality. This study was a quantitative research. The population consisted of all external auditors with Public Accounting Offices in Bali. This study used purposive sampling technique to collect the data. The sample used was all of the 35 respondents. The data source was primary data. The data were obtained from questionnaire that was distributed directly to the respondents and were measured using Likert scale. The data were analyzed using multiple linear regression analysis and the testing of the data was done using SPSS version 19 program. The result showed that partially auditor’s independency, accountability, professionalism, and motivation have a positive effect on audit quality. Simultaneously, auditor’s independency, accountability, professionalism, and motivation have significant effect on audit quality. keyword : auditor’s accountability, audit quality, independency, motivation, professionalism
PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA, PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KETERANDALAN PELAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (STUDI EMPIRIS PADA 13 DINAS DI SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) KABUPATEN BANGLI) Erni Yuliani .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6236

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh kualitas sumber daya manusia, pengelolaan keuangan daerah, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian intern terhadap keterandalan pelaporan kauangan pemerintah daerah. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner sebanyak 65 eksemplar, yang dibagikan kepada responden yang merupakan staf bagian keuangan pada 13 dinas di SKPD Kabupaten Bangli. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 19. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kualitas sumber daya manusia terhadap keterandalan pelaporan kauangan pemerintah daerah, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pengelolaan keuangan daerah terhadap keterandalan pelaporan kauangan pemerintah daerah, (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pemanfaatan teknologi informasi terhadap keterandalan pelaporan kauangan pemerintah daerah, (4) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara sistem pengendalian intern terhadap keterandalan pelaporan kauangan pemerintah daerah Kata Kunci : kualitas sumber daya manusia, pengelolaan keuangan daerah, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian intern dan keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah The aim of the study was to prove empirically the effect of human resource quality, local financial management, the use of information technology, and internal control systrem on the local government financial report reliability. The data were collected by distributing 65 questionnaires to the respondents consisting of all the staffs of financial section at the 13 diffwerent working unit offices of Bangli local government. The analysis was done based on the multiple linear regression supported by SPSS version 19 software. The results of the study indicated that (1) there was a positive and significant effect of human resource quality on the local government financial report reliability , (2) there was a positive and significant effect of local financial management on the local government financial report reliability, (3) there was a positive and significant effect of the use of information technology on the local government financial report reliability, and (4) there was a positive and significant effect of internal control systrem on the local government financial report reliability keyword : human resource quality, local financial management, the use of information technology, and internal control systrem on the local government financial report reliability
ANALISIS PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN KAS JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BULELENG (STUDI EMPIRIS PADA INSTALASI RAWAT INAP) Gede Suliastwina Permana .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6406

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang turut serta melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem akuntansi penerimaan kas Jaminan Kesehatan Nasional pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng khususnya pada Instalasi Rawat Inap, serta menganalisis efektifitas pelaksanaan sistem pengendalian intern atas sistem akuntansi penerimaan kas yang telah diterapkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana peneliti melakukan observasi langsung kelapangan dan mengumpulkan data yang akan dianalisis berdasarkan pengamatan dan pengetahuan peneliti. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yakni: 1) Data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan 2) Data sekunder yang diperoleh dari studi dokumen pada RSUD Kabupeten Buleleng. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: 1) pengumpulan data 2) reduksi data, 3) penyajian data, 4) analisis data 5) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Penerapan sistem akuntansi penerimaan kas Jaminan Kesehatan Nasional telah berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan pengendalian intern terhadap sistem akuntansi penerimaan kas Jaminan Kesehatan Nasional secara keseluruhan sudah efektif.Kata Kunci : akuntansi penerimaan kas, sistem pengendalian intern dan JKN The Regional General Hospital of Buleleng Regency is one of the health facilities which also serves those who hold the National Health Care ‘Jaminan Kesehatan Nasional’. This present study is intended to analyze the application of the accounting system of the cash receipt of the National Health Care at the Regional General Hospital of Buleleng Regency, especially at Instalasi Rawat Inap, and to analyze the effectiveness of the internal control system in the accounting system of the cash receipt which has been applied. The descriptive qualitative method was used in the present study, meaning that the researcher directly observed the object of the study and collected the data needed. The data were analyzed based on what was observed and the knowledge the researcher had. The data which were obtained in the present study are 1) the primary data which were obtained through in-depth interview and 2) the secondary data which were obtained through the documents available at the Regional General Hospital of Buleleng Regency. The data were analyzed through the following processes, they are; 1) data collection, 2) data reduction, 3) data display, 4) data analysis, and 5) conclusion drawing. The result of the study shows that as a whole the accounting system of the cash receipt of the National Health Care was effectively implemented and based on the prevailing procedure and internal control over the accounting system of the cash receipt of the National Health Care.keyword : accounting system of cash receipt, system of internal control and National Health Care.
Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Dadia yang di Landasi Konsep Budaya Lokal Tri Hita Karana (Studi Kasus Pada Dadia Pasek Tangkas Kori Agung di Desa Pakraman Tegallenga) Gede Arie Pandu .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6408

Abstract

Dadia merupakan salah satu organisasi non pemerintahan yang ada di Bali. Sebagai suatu organisasi yang ada di tingkat desa, dadia juga menjadi kesatuan sosial politik dan keagamaan yang penting di daerah pedesaan di Bali. Selama ini, bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan di dadia yang berupa laporan keuangan belum didukung oleh standar-standar yang memadai, sehingga rata-rata seluruh dadia tidak membuat laporan keuangan. Salah satu dadia itu adalah Dadia Pasek Tangkas Kori Agung yang terletak di Desa Pakraman Tegallenga. Tujuan di lakukan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui bagaimana sistem pelaporan keuangan dadia, 2) Untuk Mengetahui Eksistensi Konsep Tri Hita Karana dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana dadia. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang mentitikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Data ini selanjutnya diolah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) analisis data dan penarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat tiga jenis pemasukan dadia yang berasal dari peturunan, dana punia dan bansos. 2) Alasan Dadia Pasek Tangkas Kori agung membuat laporan keuangan secara sederhana di karenakan; transaksi yang tidak rutin terjadi, lingkup organisasi yang kecil dan tingkat pendidikan anggota dadia yang masih rendah. 3) Pengelolaan dan pertanggungjawaban laporan keuangan dadia secara transparan sangat berpengaruh terhadap konsep budaya lokal tri hita karana. Kata Kunci : Dadia, akuntabilitas, pengelolaan keuangan, Tri hita karana Dadia is one of the non-governmental organization in Bali. As an organization that is at the village level, dadia also a social, political and religious unity are important in rural areas in Bali. During this time, the shape of financial management accountability in “Dadia” form of financial statements has not been supported by adequate standards, so the average across “Dadia” not made financial statements. One of “Dadia” it is Dadia Pasek Tangkas Kori Agung this located in Pakraman Village of Tegallenga. The purpose on this research are: 1) to determine how the financial reporting system in Dadia, 2) To know the concept local wisdom of Tri Hita Karana existence in bringing transparency and accountability in the management of funds Dadia. This research was conducted using qualitative focus on the description and interpretation of human behavior. Data were obtained through interviews, observation and document study. This data is then processed through three stages, namely: 1) reduction of data, 2) the presentation of data, 3) data analysis and towing conclusions based on the theory that has been determined. The results showed that: 1) There are three types of income derived from “peturunan dadia”, “punia” and social funds. 2) The reason for the Dadia Pasek Tangkas Kori Agung make simple financial reports because; transactions that do not routinely occur, the scope of a small organization and education levels are still low in Dadia’s members. 3) Management of financial statements in “Dadia” transparently influence on local wisdom concept of Tri Hita Karana. keyword : Dadia, accountability, financial management, Tri Hita Karana
URUNAN ACI SEBAGAI KOMPONEN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA PAKRAMAN (Studi Empiris pada Desa Pakraman Pajahan) I Gede Abdi Adnyanan Giri .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6410

Abstract

Desa pakraman merupakan kelompok tradisional dengan dasar ikatan adat-istiadat dan terikat oleh adanya tiga pura utama yang disebut Tri Kahyangan atau pura lain yang disebut Kahyangan Desa. Desa pakraman telah menjadi sebuah pemerintahan tradisional di Bali. Dalam menjalankan pemerintahannya, tentu membutuhkan anggaran pendapatan dan belanja desa pakraman, agar pemerintahan dapat berjalan. Desa Pakraman Pajahan memiliki kearifan lokal yaitu Urunan Aci yang dijadikan sebagai komponen pendapatan dan belanja desa pakraman, yang telah diwariskan dari generasi kegenerasi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui latar belakang pemungutan Urunan Aci sebagai sumber pendapatan Desa Pakraman Pajahan, (2) untuk mengetahui sistem pemungutan Urunan Aci yang dilakukan oleh Desa Pakraman Pajahan, (3) untuk mengetahui manfaat Urunan Aci dalam menunjang anggaran pendapatan dan belanja Desa Pakraman Pajahan. Penelitian ini memakai metode kualitatif, teknik yang dipakai untuk memperoleh data adalah: (1) wawancara, (2) observasi, (3) dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah (1) latar belakang Urunan Aci di Desa Pakraman Pajahan disebabkan karena Desa Pakraman Pajahan membutuhkan biaya dalam menjalankan kegiatan yadnya yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga krama desa dilibatkan dalam kegiatan yadnya yaitu dalam bentuk membiayai yadnya melalui Urunan Aci, (2) sistem pemungutan Urunan Aci berdasarkan hasil pararem dibayar perkepala keluarga sejumlah Rp100.000 pertahun, yang pembayarannya dapat dicicil 2 kali, (3) Urunan Aci di Desa Pakraman Pajahan manfaatnya adalah sebagai biaya upacara dewa yadnya dan bhuta yadnya yang dilaksanakan di Tri Kahyangan, Kahyangan Desa, dan wilayah di dalam maupun di luar Desa Pakraman Pajahan, serta mampu menghasilkan nilai Tri Hita Karana.Kata Kunci : Urunan Aci, desa pakraman, komponen pendapatan dan belanja Desa Pakraman (traditional village) is a custom and tradition-based traditional group which is bound to what is referred to as Tri Kahyangan (three main temples) or another temple referred to as Kahyangan Desa. Desa Pakraman has been a traditional government in Bali. It needs budget to perform its government. The Pajahan Traditional Village has a local wisdom referred to as Urunan Aci (contribution) as a component of its budget. It has been inherited from generation to generation. This present study is intended to 1) identify the background of Urunan Aci as the source of the traditional village’s income; (2) identify the system used by the Pajahan Traditional Village to collect Urunan Aci; (3) identify to what extent Urunan Aci can contribute to the budget of Pajahan Traditional Village. This present study used the qualitative method, and the data were collected through (1) interview, (2) observation, (3) documentation. The result of the study shows that (1) the villagers need funds for funding rituals (locally referred to as yadnya) they perform every year; they are obliged to give contribution in the form of what is referred to as urunan aci, (2) based on the agreement made through the meeting, per family is obliged to pay Rp. 100.000 per year, which can be paid twice; (3) the funds collected in the form of uruan aci are used for funding two types of rituals referred to as dewa yadnya and bhuta yadnya which are usually performed at Tri Kahyangan Temples, Kahyangan Desa so that the values of Tri Hita Karana can be created. keyword : Urunan Aci, traditional village, component of budget
Analisis Penetapan Harga Pokok Produksi Banten Rsigana Sebagai Sarana Upacara Agama Hindu (Studi Kasus Pada Usaha Banten Milik I Nengah Sedana di Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem) M. Sutrisna Madya Ningsih .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perusahaan menghitung harga pokok produksi serta menguak berbagai alasan yang melatarbelakangi penentuan harga pokok produksi banten Rsigana. Metode full costing menjadi metode yang dipilih untuk mereview kembali dan menganalisis teknik perhitungan harga pokok banten pada usaha banten milik I Nengah Sedana (30 tahun) yang berlokasi di Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian analisis deskriptif analisis yang menggunakan studi fenomena dan kasus serta metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Data primer yaitu dengan cara teknik trianggulasi dan (2) Data sekunder yaitu dengan melakukan studi kepustakaan. Perhitungan harga pokok berdasarkan perusahaan sebesar Rp 6.241.500 per paket, sedangkan berdasarkan metode full costing diperoleh sebesar Rp 6.756.525 per paketnya. Perhitungan ini menimbulkan selisih kurang sebesar Rp 515.025. Faktor yang mempengaruhi selisih kurang tersebut adalah value (nilai) yang diposisikan lebih tinggi dari keuntungan (laba). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa perusahaan sebaiknya memanfaatkan metode full costing dalam perhitungan harga pokok banten Caru Rsigana dan banten lainnya. Selain itu, perusahaan juga perlu meninjau kembali perlakuan biaya produksi untuk mendapatkan hasil perhitungan harga pokok banten yang lebih akurat. Kata Kunci : harga pokok produk, metode full costing dan banten. This study aimed at finding out how the company counts the cost of production and to figure out several reasons behind the cost fixing of banten rsigana production as well. The used method was full costing to re-interview and analysis cost counting technique of banten on banten’s account owned by I Nengah Sedana (30 years old) located in Datah Village, Abang Sub-District, Karangasem District. The used of method of the study was analysis descriptive analysis method emphasizing on phenomena and case study and descriptive analysis emphasizing on quantitative approach. There were two kinds of data used in this study. They were (1) primer data, using triangulation technique and (2) secondary data, using literature study. The estimation cost based on company was Rp. 6.241.500 per package, meanwhile based on full costing method earned Rp. 6.756.525 per package. The count displays less excess of cost which was Rp 515.025. Factor influencing the less excess of cost was value that was positioned higher than profit. Based on the result of the study, it can be concluded that company better makes full use of full costing method in counting the cost of caru rsigana and other banten. Besides, company also needs to reconsider production cost to earn estimation cost of banten more accurately. keyword : Production cost, full costing method and banten.
PADE GELAHANG SEBAGAI KEARIFAN BUDAYA LOKAL DALAM MEWUJUDKAN INTERGASI AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN ORGANISASI LOKAL SUBAK (Studi Fenomenologi Pada Subak Multikultur di Desa Penarukan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Provinsi Bali) Darmada Dewa Kadek .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6449

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui 1) proses pengelolaan keuangan di subak Delod Sema, dan 2) akuntabilitas pengelolaan keuangan yang didasarkan pada kearifan lokal Pade Gelahang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pengelolaan keuangan melibatkan prajuru subak, dan panitia dalam kegiatan subak, 2) proses pengelolaan keuangan dibagi menjadi dua kategori (pengelolaan dana internal dan eksternal), 3) pertanggungjawabannya dilakukan secara sederhana, dan 4) praktik akuntabilitas tidak lepas dari kearifan lokal Pade Gelahang.Kata Kunci : Subak, akuntabilitas, Pade Gelahang, pengelolaan keuangan The purpose this research, to find 1) financial management processes was done in Subak Delod Sema, and 2) financial management accountability with based on local wisdom Pade Gelahang. The study was conducted based on a quantitative. All data were obtained from deep interview, observation and documentation study and than an analysis was conducted by data reduction, data presentation, data analysis and drawing conclusion. The results indicated that: 1) the process of financial management involve subak members, and committee in the activities of subak, 2) the financial management divided into two categories (management of internal funds and external), 3) accountability of financial management is done in a simple, and 4) the practice of accountability not be separated from local wisdom Pade Gelahang.keyword : Subak, accountability, Pade Gelahang, financial management
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN PENDEKATAN RGEC (RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNINGS, CAPITAL) PADA PT. BANK SINAR HARAPAN BALI TAHUN 2010-2014 NI GUSTI PUTU SARIANI .; I Putu Gede Diatmika,SE,AK., M.Si. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan PT. Bank Sinar Harapan Bali jika ditijau dari aspek RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital) pada tahun 2010-2014. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari homepage Bank Sinar Tahun 2010-2014. Variable dan pengukuran dalan penelitian ini terdiri dari faktor Risk Profile, faktor Good Corporate Governance, faktor Earnings,dan faktor Capital. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan Bank Sinar Harapan Bali pada tahun 2010-2014 ditinjau dengan pendekatan RGEC secara umum mencerminkan kondisi bank yang sangat sehat. Nilai komposit tingkat kesehatan Bank Sinar pada tahun 2010 adalah sebesar 92,5% dengan predikat sangat sehat, pada tahun 2011 dan 2012 berturut-turut adalah sebesar 90% dengan predikat sangat sehat, tahun 2013 sebesar 87,5% dengan predikat sangat sehat, dan tahun 2014 sebesar 90% dengan predikat sangat sehat. Faktor Risk Profile yang dinilai melalui NPL, IRR, dan LDR, secara keseluruhan menggambarkan pengelolaan risiko yang telah dilaksanakan dengan baik. Faktor Good Corporate Governance sudah memiliki dan menerapkan tata kelola perusahaan dengan sangat baik. Faktor Earnings yang dinilai dengan rumus ROA, NIM dan BOPO secara keseluruhan baik, ini menandakan bertambahnya jumlah aset yang dimiliki Bank Sinar diikuti dengan bertambahnya keuntungan yang didapat oleh bank. Sehingga bank mampu meningkatkan labanya dan menjalankan operasional perusahaannya dengan baik. Faktor capital yang dinilai menggunakan indikator CAR, menunjukan bahwa permodalan yang dimimiliki sangat kuat sehingga bank mampu mengatasi kerugian dan melindungi sumber dana terutama dari nasabah. Kata Kunci : Tingkat Kesehatan Bank, Pendekatan RGEC This study was conducted in order to find out the health level of “PT. Bank Sinar Harapan Bali” office based on RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital) approach during 2010-2014. It utilized a descriptive quantitative method manipulating the data obtained from secondary sources, that was from the homepage of “Bank Sinar” during 2010-2014. The variables and measurement made in this study consisted of several factors such as: Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital. All data were cllected by using documentation method. The results of the study indicated that in general the health level of “Sinar Harapan Bali” Bank during 2010-2014 viewed from RGEC approach was categorized very healthy. The composite score of the bank in 2010 was about 92,5% with exchellent health category, during 2011 and 2012 onsecutively were about 90% with exchellent health category, in 2013 was about 87.5 % with exchellent health category in 2014 the compsite score was about 90% with exchellent health category. The factors such as Risk Profile measured based on NPL, IRR, and LDR, represented very good overall risk management. Good Corporate Governance factor had indicated a very good corporate governance. Earnings factor assessed with formula ROA, NIM and BOPO was overall good. This indicated the improvement of the total assets controlled by the bank, follwed by the increase of profit earned by the bank. Since then the bank could manage to run its business and increwase the profit. The capital factor assessed by using CAR indicator indicated that the capital owned by the bank was very strong, so that the bank coould manage to overcome the losses and protect the capital source mainy from the customers. keyword : the heaqlth level of bank, RGEC approache
MENGUNGKAP AKUNTABILITAS PRAKTIK PENGELOLAAN KEUANGAN DESA (Studi Kasus pada Desa Pakraman Tabola, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem) Kadek Lia Lestari .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6464

Abstract

Desa pakraman merupakan salah satu organisasi sektor publik yang bersifat tradisional dan ke agamaan di Bali. Pengelolaan keuangan desa pakraman harus dikelola secara transparan, akuntabel, rasional dan partisipatif. Dengan menerapkan sistem ngayah (pengabdian secara tulus ikhlas) dan sistem akuntansi yang sederhana, Prajuru Desa Pakraman Tabola mampu menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel. Latar belakang inilah yang menjadikan pengelolaan keuangan di Desa Pakraman Tabola menarik untuk dikaji untuk mengetahui :1) proses pengelolaan keuangan serta pihak-pihak yang terlibat di Desa Pakraman Tabola dan 2) akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan Desa Pakraman Tabola. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menekankan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Data diperoleh dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi sehingga data diolah dengan tiga tahapan utama: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) menarik kesimpulan berdasarkan teori yang sudah ditentukan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Proses pengelolaan keuangan di Desa Pakraman Tabola di bagi menjadi tiga bagian utama, yaitu tahap penerimaan kas yang melibatkan beberapa pihak luar diluar pengurus desa pakraman, tahap pengeluaran kas untuk membayai semua kegiatan di desa pakraman yang juga melibatkan beberapa pihak diluar pengurus desa pakraman, dan tahap pertanggung jawaban yang melalui mekanisme perwakilan dimana hanya melalui krama desa pakraman yang berkududukan sebagai keliang banjar yang ada dilingkungan Desa Pakraman Tabola. 2) Dalam membentuk akuntabilitas pengelolaan keuangan yang disajikan, segenap Prajuru Desa Pakraman Tabola memegang teguh Hukum Karma Phala sebagai nilai-nilai agama Hindu serta menjunjung tinggi modal sosial berupa kepercayaan dari Krama Desa Pakraman. Kata Kunci : Desa Pakraman, pengelolaan keuangan, akuntabilitas A traditional village ‘Desa Pakraman’ is public organizational sector which is traditional and religious in nature in Bali. Its finance should be transparently, rationally, and participatively managed. By implementing the system of ngayah (sincere devotion) and the simple accounting system, the leaders of the Tabola Traditional Village could manage the village’s finance accountably. It is such a background which made the finance managed by the Tabola Traditional Village interesting to be investigated in order to identify 1) the process of the financial management and those who were involved in the traditional village, and 2) the accountability of the village’s financial management. This present study is a qualitative one which emphasizes the description and interpretation of human behavior. The data were obtained using the in-depth interview, observational and documentary study techniques. The data were processed through three stages; they are 1) data reduction, 2) data display, and 3) conclusion drawing based on the theories already determined. The result of the study shows that 1) the process of the financial management of the Tabola Traditional Village could be divided into three main parts; they are the stage in which the cash was received involving the external parties that were not the traditional village’s leaders, the stage in which the cash was spent on all the activities performed by the traditional village, and the stage in which responsibility was provided through the representative mechanism involving only those whom were appointed the heads of the banjars (a banjar is a neighborhood under the traditional village) under the Tabola Traditional Village. 2) When formulating the accountability of the financial management presented, the leaders of the traditional village strongly referred to the Kharma Law as the Hindu values which highly appreciates the social capital in the form of the trust given by the villagers. keyword : Traditional Village, financial management, accountability
Co-Authors ., Agus Purwanto ., Asiyah ., Ayu Damayanti Ni Putu ., Desak Putu Ayu Diah Dewantari ., Desak Putu Nitya Dewi ., Gede Widia Agustana ., Gusti Ayu Putu Sri Indrawati ., Hairun Nisak ., I Dewa Ayu Kade Sandra Wati ., I Gede Andi Suta Darmawan ., I Gede Puguh Harka Pancala ., I Gusti Agung Gede Dharma Putra ., I Gusti Ayu Erika Pradini Putri ., I Gusti Ayu Rani Desi Andari ., I Kadek Dwi Gede Surya Widarta ., I Kadek Surya Mandarin ., I Ketut Astawa ., I Made Parta Cahya Semadi ., I Made Yogi Artha Ardana ., I Putu Gede Arief Darmawan ., I Wayan Adi Suarnata ., I Wayan Edy Suputra ., Ida Ayu Ketut Susila Dewi ., Kadek Ari Saputra ., Kadek David Warisando ., Kadek Dodik Arianta ., Kadek Nanik Arismawati ., Kadek Nike Krisnayanti ., Kadek Septa Riadi ., Kadek Sintia Purnami ., Kadek Sri Astiti ., Kadek Suambawa ., Kd Dwi Pande Wahyuda ., Ketut Suci Widiasri ., Komang Agus Wiriawan ., Komang Sonia Kartika Dewi ., Komang Yeti Riani ., Luh Eni Sulasmi ., Luh Pt Eka Widyasari ., Luh Putu Dewi Sulistiani ., M.Dwi Arisandi Arta ., Made Ella Sugiasmini ., Made Pebri Suwirsa ., Made Veni Irnayanti ., Made Wiradarma Setiawan ., Md Anggun Ayun Puspa ., Nadia Nesi Krisna Wardani ., Ni Kadek Sumiyantini ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari ., Ni Luh Ayu Suaslioni ., Ni Luh Cahyani Primashanti ., Ni Luh Sri Wahyuni ., Ni Luh Yadnya Wati ., Ni Made Ayu Sawitri ., Ni Made Dewi Puspitasari ., Ni Made Somertini ., Ni Nyoman Artini ., Ni Nyoman Dhiras Hardyanti ., Ni Putu Ayu Primayanti ., Ni Putu Metta Gaurina ., Ni Putu Sri Widiutami ., Ni Putu Wira Ayu Pradnyani ., Ni Wayan Meres ., Nyoman Adi Hanggara ., Putu Adhitya Hari Wiguna ., Putu Agus Surya Wibawa ., Putu Crysma Virmayani ., Putu Dian Handayani ., Putu Dyan Sukmo Paramananda ., Putu Edy Suryadi Yasa ., Putu Hery Ardana Putra ., Putu Ivania Cecilia ., Putu Mery Oktaviyanti ., Putu Sukma Dewi ., Putu Vera Lavenia ., Rani Rahmat ., Sarifah Muslikah Zen ., Tengku Malinda Oktaviani ., Yerika Silvani Natalia Abdurrahman . Agus Purwanto . Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Gede Sugianthara Anastasia Indah Ayu Purnama . Ari Surya Darmawan Arzia Biwi . Asiyah . Ayu Damayanti Ni Putu . Ayu Dwi Purwatiasih . Ayu Komang Dewi Lestari . Darmada Dewa Kadek . Darmada Dewa Kadek ., Darmada Dewa Kadek Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Ayu Diah Dewantari . Desak Putu Nitya Dewi . Dirgayusa Sukma Putra . Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Erni Yuliani . Erni Yuliani ., Erni Yuliani Evy Drivayanti Kadek . Gebby Yunita Wiguna . Gebby Yunita Wiguna ., Gebby Yunita Wiguna Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, SE.AK . gede angga restu diana . Gede Arie Pandu . Gede Arie Pandu ., Gede Arie Pandu Gede Ngurah Putra Darma Sesana . Gede Ngurah Putra Darma Sesana ., Gede Ngurah Putra Darma Sesana Gede Suliastwina Permana . Gede Suliastwina Permana ., Gede Suliastwina Permana Gede Widia Agustana . Gerry Hartajunika . Gerry Hartajunika ., Gerry Hartajunika Gusti Ayu Made Firma Pratiwi . Gusti Ayu Putu Sri Indrawati . Hairun Nisak . I B Angge Artadharma . I B Angge Artadharma ., I B Angge Artadharma I Dewa Ayu Kade Sandra Wati . I Gede Abdi Adnyanan Giri . I Gede Abdi Adnyanan Giri ., I Gede Abdi Adnyanan Giri I Gede Andi Suta Darmawan . I Gede Arya Satya Prattama . I Gede Oka Wiradana . I Gede Puguh Harka Pancala . I Gede Satwika Darmawan . I Gede Satwika Darmawan ., I Gede Satwika Darmawan I Gede Tio Pratama . I Gede Tio Pratama ., I Gede Tio Pratama I Gusti Agung Gede Dharma Putra . I Gusti Ayu Erika Pradini Putri . I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Rani Desi Andari . I Gusti Lanang Agung Musdananda . I Gusti Lanang Agung Musdananda ., I Gusti Lanang Agung Musdananda I Gusti Ngurah Dwi Purna Wijaya . I Kadek Agus Adytia Merta . I Kadek Agus Adytia Merta ., I Kadek Agus Adytia Merta I Kadek Dwi Gede Surya Widarta . I Kadek Endy Pardina Nova . I Kadek Endy Pardina Nova ., I Kadek Endy Pardina Nova I Kadek Surya Mandarin . I Ketut Astawa . I Ketut Selamet Kelana Putra . I Ketut Selamet Kelana Putra ., I Ketut Selamet Kelana Putra I Komang Dodi Hersana . I Made Aldiasta . I Made Parta Cahya Semadi . I Made Pradana Adiputra I Made Yogi Artha Ardana . I Nyoman Ediawan . I Nyoman Ediawan ., I Nyoman Ediawan I Nyoman Tri Esaputra . I Nyoman Tri Esaputra ., I Nyoman Tri Esaputra I Putu Eva Prasetya . I Putu Gede Arief Darmawan . I Putu Gede Diatmika I Putu Sukendra . I Putu Teguh Sugiartha . I Putu Yasa Muliadnyana Putra . I Putu Yasa Muliadnyana Putra ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra I Wayan Adi Suarnata . I Wayan Edy Suputra . I Wayan Iwan Pradnyana . I Wayan Iwan Pradnyana ., I Wayan Iwan Pradnyana Ida Ayu Ketut Susila Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi ., Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi Ida Bagus Gede Sumardika . Ida Bagus Gede Sumardika ., Ida Bagus Gede Sumardika Indah Sathyaningsih Putu . Kadek Adi Suwandana . Kadek Adi Suwandana ., Kadek Adi Suwandana Kadek Ari Saputra . Kadek Ayu Pramita Dewi . Kadek Ayu Sinta Wijayantini . Kadek Ayu Yulianita Dewi . Kadek David Warisando . Kadek Dodik Arianta . Kadek Krisna Aris Pitasari . Kadek Lia Lestari . Kadek Lia Lestari ., Kadek Lia Lestari Kadek Marlina Nalarreason . Kadek Nanik Arismawati . Kadek Nike Krisnayanti . Kadek Ratna Mustika Sari . Kadek Ratni Prabandani . Kadek Ratni Prabandani ., Kadek Ratni Prabandani Kadek Rudyana . Kadek Rudyana ., Kadek Rudyana Kadek Septa Riadi . Kadek Sintia Purnami . Kadek Sri Astiti . Kadek Suambawa . Kadek Supri Budiadnyana . Kadek Supri Budiadnyana ., Kadek Supri Budiadnyana Kadek Vera Damayanti . Kadek Witha Erayani . Kadek Witha Erayani ., Kadek Witha Erayani Kd Dwi Nova Sucipta . Kd Dwi Nova Sucipta ., Kd Dwi Nova Sucipta Kd Dwi Pande Wahyuda . Kd Wiwik Wirayuni . Ketut Angga Yudiastrawan . Ketut Angga Yudiastrawan ., Ketut Angga Yudiastrawan Ketut Aristina Dewi . Ketut Suci Widiasri . Ketut Yeni Paramita Setianingsih . Komang Agus Wiriawan . Komang Ayu Satyaningsih . Komang Gede Suriani Suan Dewi . Komang Sonia Kartika Dewi . Komang Tri Resmini . Komang Triana Windartini . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri ., Komang Try Wahyuni Kusuma Putri Komang Yeti Riani . Lilya Andriani . Lucy Sri Musmini Luh Alit Suartini . Luh Alit Suartini ., Luh Alit Suartini Luh Ardiana . Luh Artining Miradewi . Luh Eni Sulasmi . Luh Ida Agustini . Luh Ida Agustini ., Luh Ida Agustini Luh Pt Eka Widyasari . Luh Putu Dewi Sulistiani . Luh Putu Eka Prastyanti . Luh Putu Eka Prastyanti ., Luh Putu Eka Prastyanti Luh Putu Pitesa Wirawati . Lutfiah . Lutfiah ., Lutfiah M Tantowi Jauhari Nadlari . M. Sutrisna Madya Ningsih . M. Sutrisna Madya Ningsih ., M. Sutrisna Madya Ningsih M.Dwi Arisandi Arta . Made Aditya Putra . Made Arie Wahyuni Made Ayu Darmayani . Made Buda Artana . Made Denny Oktariyana Made Ella Sugiasmini . Made Ernia Friskayanti . Made Indra Parmadika . Made Indra Parmadika ., Made Indra Parmadika Made Isma Pratiwi . Made Isma Pratiwi ., Made Isma Pratiwi Made Molik Aridita . Made Molik Aridita ., Made Molik Aridita Made Pasek Swi Shantanu . Made Pebri Suwirsa . Made Veni Irnayanti . Made Wiradarma Setiawan . Made Wiradharma Swastyastu . Made Yogi Astuti . Made Yogi Astuti ., Made Yogi Astuti Mardiana - Maria S. Devi Rande . Maria S. Devi Rande ., Maria S. Devi Rande Md Anggun Ayun Puspa . Meyta Anggaraeni . Meyta Anggaraeni ., Meyta Anggaraeni Mudinillah, Adam Mujayanti Mandasari . Mujayanti Mandasari ., Mujayanti Mandasari N. Budhi Cyntia Dewi . N. Budhi Cyntia Dewi ., N. Budhi Cyntia Dewi Nadia Nesi Krisna Wardani . Ni Gusti Ayu Putu Sischa Monika Sari . NI GUSTI PUTU SARIANI . NI GUSTI PUTU SARIANI ., NI GUSTI PUTU SARIANI Ni Kadek Desi Dwiyantari . Ni Kadek Novianti . Ni Kadek Riana Trisna Dewi . Ni Kadek Riana Trisna Dewi ., Ni Kadek Riana Trisna Dewi Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Sumiyantini . NI KADEK TERA PADMANI . Ni Ketut Juni Kalmi Dewi . Ni Komang Apriska Widiana Putri . Ni Komang Apriska Widiana Putri ., Ni Komang Apriska Widiana Putri Ni Komang Laksmita Ayudiasari . Ni Komang Sri Wahyuni . Ni Luh Ayu Suaslioni . Ni Luh Cahyani Primashanti . Ni Luh Damayanti . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Novi Ekawati . Ni Luh Novi Ekawati ., Ni Luh Novi Ekawati Ni Luh Nyoman Ari Udiyanti . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita ., Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita Ni Luh Putu Arin Astiari . Ni Luh Putu Asri Damayanti . Ni Luh Restini . Ni Luh Sri Wahyuni . Ni Luh Suarmi . Ni Luh Suarmini . Ni Luh Yadnya Wati . Ni Made Ayu Pradnya Dewi . Ni Made Ayu Pradnya Dewi ., Ni Made Ayu Pradnya Dewi Ni Made Ayu Sawitri . Ni Made Dewi Puspitasari . Ni Made Shanti Widnyani . Ni Made Shanti Widnyani ., Ni Made Shanti Widnyani Ni Made Somertini . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Sukarmiasih . Ni Nyoman Artini . Ni Nyoman Dhiras Hardyanti . Ni Nyoman Meita Jayantini . Ni Nyoman Meita Jayantini ., Ni Nyoman Meita Jayantini Ni Nyoman Perayati . Ni Pt Intan Putri s . Ni Putu Ayu Primayanti . Ni Putu Eka Suratini . Ni Putu Merilyani . Ni Putu Merilyani ., Ni Putu Merilyani Ni Putu Metta Gaurina . Ni Putu Sri Widiutami . Ni Putu Wira Ayu Pradnyani . Ni Wayan Della Praniti . Ni Wayan Meres . Ni Wayan Novi Budiasni . Ni Wayan Ristiani . Ni Wayan Ristiani ., Ni Wayan Ristiani Nyoman Adi Hanggara . Nyoman Adnyani . Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi . Nyoman Dewi Purnawati . Nyoman Dewi Purnawati ., Nyoman Dewi Purnawati Nyoman Ida Adriani . Nyoman Ida Adriani ., Nyoman Ida Adriani Nyoman Trisna Herawati Okky Safitri . Prasaja Suganda . Putu Adhitya Hari Wiguna . Putu Agus Surya Wibawa . Putu Crysma Virmayani . Putu Desy Natalia . Putu Desy Natalia ., Putu Desy Natalia Putu Diah Lestari . Putu Dian Handayani . Putu Dyan Sukmo Paramananda . Putu Edy Suryadi Yasa . Putu Gede Jurnaedi . Putu Hery Ardana Putra . Putu Ivania Cecilia . Putu Mery Oktaviyanti . Putu Putri Suriyani . Putu Ratih Pratiwi . Putu Ryan Damayanti . Putu Sukma Dewi . Putu Vera Lavenia . Putu Youdhitia Saraswati . Putu Yuni Juliani . Putu Yuni Juliani ., Putu Yuni Juliani Putu Yunita Saputri Dewi . Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga Fahmy Darmawan . Rani Rahmat . Robin Gita Mandira . Sarifah Muslikah Zen . Sayyidul Azmi . Sayyidul Azmi ., Sayyidul Azmi Tengku Malinda Oktaviani . WANGI WIRATMI . Yerika Silvani Natalia . Yunita Indrawati Kadek . Yunita Indrawati Kadek ., Yunita Indrawati Kadek