M.L.S Drs.Sudirman .
Unknown Affiliation

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Creative Dictation Technique Untuk Meningkatkan Kompetensi Listening Siswa Di Kelas V SD N 1 Patemon Tahun Pelajaran 2013/2014 ., I Gusti Ayu Ade Purnama Sari; ., Drs.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah kompetensi listening. Penelitian ini diadakan di kelas V SD N 1 Patemon tahun pelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan adalah Penelitian tindakan kelas yang terdiri dari observasi awal dan dua siklus. Data yang dikumpulkan melalui tes listening, diari peneliti, list pengamatan, dan kuisioner. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada observasi awal semua siswa dibawah nilai standar yang telah ditetapkan di sekolah(60), dan rata-rata nilainya adalah(43). Padda siklus I, 45% siswa mencapai atau diatas nilai standar dengan rata-rata nilai 57.75. Pada siklus II, 95% siswa dapat mencapai atau diatas nilai standar dengan rata-rata nilai 69.25. Data ini menunjukkan bahwa kemampuan listening siswa meningkat dengan pengimplementasian Creative Dictation Technique. Sebagai tambahan, berdasarkan analisis diari peneliti , list observasi dan kuisioner menunjukkan bahwa Creative Dictation Technique mampu meningkatkan motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris. Untuk alasan tersebut, diharapkan untuk guru menggunakan Creative Dictation Technique dalam mengajar listening, karena tehnik ini mampu meningkatkan kemampuan listening siswaKata Kunci : Creative Dictation Technique, mengajar listening, kompetensi listening This study aimed at solving the problems in listening competency. The study was conducted in the 5th grade of SD N 1 Patemon in the academic year of 2013/2014.The design was a classroom action research that consisted of preliminary observation, and two cycles. The data were collected through listening tests, a researcher’s dairy, observation checklists, and questionnaires. The data were analyzed describe descriptively. The results showed that in preliminary observation, all students didn’t pass the standard score (60), they got mean score (43). In the cycle 1, 45% of the student can pass the standard score with mean score 57.75, and in the cycle 2, 95% of the students can pass the standard score and the mean score was 69.25. It showed that the students’ listening competency improved trough the implementation of the creative dictation technique. In addition, the data analysis from the researcher’s dairy, the observation checklists, and the questionnaires showed that the implementation of the creative dictation technique can motivate the students in learning English. For those reasons, it is suggested that teachers use creative dictation technique in teaching listening, because it can improve the students’ listening competency. keyword : Creative dictation technique, teaching listening, Listening competency
AN ANALYSIS OF GRAMMATICAL ERRORS IN WRITING MADE BY SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS ., Ni Putu Mandalika Putri Hartini; ., Drs.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3274

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meneliti jenis-jenis kesalahan tata bahasa oleh siswa kelas XD di SMA N 1 Selemadeg dalam menulis paragraf deskriptif dan untuk mengetahui penyebab dari kesalahan tata bahasa tersebut. Semua data yang termasuk kesalahan tata bahasa dianalisis menggunakan berbentuk deskriptif kualitative. Penelitian ini dilaksanakan di SMA N 1 Selemadeg. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XD yang terdiri dari 29 siswa. Dalam menganalisis data, peneliti mengumpulkan tulisan deskriptif siswa, mengidentifikasi kesalahan, mengklasifikasikan kesalahan, menghitung dan membuat frekuensi, menginterpretasikan hal yang ingin disampaikan siswa dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 30,2% kesalahan omission, 5,5% kesalahan addition, 60,9% kesalahan misformation dan 3,4% kesalahan misordering. Kesalahan yang paling banyak dibuat siswa adalah dalam misformation dan yang paling rendah adalah misformation. Hasil dari penelitian ini juga menunjukan penyebab kesalahan tata bahasa disebabkan oleh kesalahan interlingual dan kesalahan intralingual.Kata Kunci : kesalahan tata bahasa, menulis, teks deskriptif The purposes of this research were to investigate kinds of grammatical errors made by XD students at SMA Negeri 1 Selemadeg in writing a descriptive paragraph and know the causes of those grammatical errors. All data concerning grammatical errors were analyzed by using Surface Strategy Taxonomy by Dulay, Burt and Krashen (1982). This research was designed in descriptive qualitative study. This research was conducted at SMA Negeri 1 Selemadeg.The subject of this research was the students of class XD which is consisted of 29 students. In analysing the data, the researcher collected the students’ descriptive writing, identified the errors, classified the errors, calculated and made the frequency of the errors, interpreted the students intended to say and drew the conclusion.The result of the study shows that there are omission error 30,2%, addition error 5,5%, misformation error 60,9% and misordering error 3,4%. So, the highest errors are made by the students are in the form of misformation error and the lowest errors are made by the students are in the form of misorderingerror. Besides, this study shows that the causes of errors are caused by interlingual error and intralingual error.keyword : descriptive text, grammatical error, writing
Affixation System In Munti Gunung Dialect: A Descriptive Study of Derivational and Inflectional Processes ., I Gede Andre Putra; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Drs.Sudirman, M.L.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan awalan dan akhiran di Dialek Munti Gunung (MGD) yang termasuk derivasi dan infleksi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan tiga teknik, yaitu: observasi, teknik perekaman, dan teknik wawancara (mendengarkan dan mencatat). Tiga informan dari Munti Gunung telah dipilih berdasarkan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada enam jenis awalan di Dialek Munti Gunung (MGD): {mΛ-}, {m-}, {n-}, {ŋ-}, {ñ-}, dan {Λ-} dan tiga jenis akhiran di Dialek Munti Gunung (MGD): {-Λŋ}, {-In} dan, {-ə}. Awalan dan akhiran di Dialek Munti Gunung(MGD) yang termasuk derivasi adalah awalan {mΛ-} dan {m-} dan akhiran {-Λŋ}, dan {-In}. Awalan dan akhiran di Dialek Munti Gunung (MGD) yang temasuk infleksi adalah awalan {n-}, {ŋ-}, {ñ-}, {m-}, dan {Λ-} dan akhiran {-ə}, {-Λŋ}, dan {-In}. Kata Kunci : afikasi, dialek munti gunung, proses derivasi dan infleksi This study aimed at describing the prefixes and suffixes in Munti Gunung Dialect (MGD) which belong to derivation and inflection. This research was a descriptive qualitative research. The data were collected using three techniques, namely: observation, recording technique, and interview (listening and noting) technique. Three informants sample from Munti Gunung were chosen based on criteria. The results of the study showed that there were six kinds of prefixes in Munti Gunung Dialect (MGD): prefix {mΛ-}, {m-}, {n-}, {ŋ-}, {ñ-}, and {Λ-} and there were three kinds of prefixes in Munti Gunung Dialect (MGD): {-Λŋ}, {-In} dan, {-ə}. Prefixes and suffixes in Munti Gunung Dialect (MGD) which belong to derivation: prefix {mΛ-} and {m-} and suffix {-Λŋ} and {-Ιn}. Prefixes and suffixes in MGD which belong to inflection: prefix {n-}, {ŋ-}, {ñ-}, {m-}, and {Λ-} and suffix {-ə}, {-Λŋ}, and {-In}.keyword : affixation, munti gunung dialect, derivational and inflectional processes
Implementasi Creative Dictation Technique Untuk Meningkatkan Kompetensi Listening Siswa Di Kelas V SD N 1 Patemon Tahun Pelajaran 2013/2014 ., I Gusti Ayu Ade Purnama Sari; ., Drs.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah kompetensi listening. Penelitian ini diadakan di kelas V SD N 1 Patemon tahun pelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan adalah Penelitian tindakan kelas yang terdiri dari observasi awal dan dua siklus. Data yang dikumpulkan melalui tes listening, diari peneliti, list pengamatan, dan kuisioner. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada observasi awal semua siswa dibawah nilai standar yang telah ditetapkan di sekolah(60), dan rata-rata nilainya adalah(43). Padda siklus I, 45% siswa mencapai atau diatas nilai standar dengan rata-rata nilai 57.75. Pada siklus II, 95% siswa dapat mencapai atau diatas nilai standar dengan rata-rata nilai 69.25. Data ini menunjukkan bahwa kemampuan listening siswa meningkat dengan pengimplementasian Creative Dictation Technique. Sebagai tambahan, berdasarkan analisis diari peneliti , list observasi dan kuisioner menunjukkan bahwa Creative Dictation Technique mampu meningkatkan motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris. Untuk alasan tersebut, diharapkan untuk guru menggunakan Creative Dictation Technique dalam mengajar listening, karena tehnik ini mampu meningkatkan kemampuan listening siswaKata Kunci : Creative Dictation Technique, mengajar listening, kompetensi listening This study aimed at solving the problems in listening competency. The study was conducted in the 5th grade of SD N 1 Patemon in the academic year of 2013/2014.The design was a classroom action research that consisted of preliminary observation, and two cycles. The data were collected through listening tests, a researcher’s dairy, observation checklists, and questionnaires. The data were analyzed describe descriptively. The results showed that in preliminary observation, all students didn’t pass the standard score (60), they got mean score (43). In the cycle 1, 45% of the student can pass the standard score with mean score 57.75, and in the cycle 2, 95% of the students can pass the standard score and the mean score was 69.25. It showed that the students’ listening competency improved trough the implementation of the creative dictation technique. In addition, the data analysis from the researcher’s dairy, the observation checklists, and the questionnaires showed that the implementation of the creative dictation technique can motivate the students in learning English. For those reasons, it is suggested that teachers use creative dictation technique in teaching listening, because it can improve the students’ listening competency. keyword : Creative dictation technique, teaching listening, Listening competency
IMPROVING STUDENTS' WRITING ACHIEVEMENT THROUGH THE IMPLEMENTATION OF MIND MAPPING STRATEGY INTEGRATED WITH STAR CHART FOR GRADE EIGTH OF CLASS B2 STUDENTS AT SMPN 4 SINGARAJA IN THE ACADEMIC YEAR 2013/2014 ., Gusti Agung Ayu Inten Ariprami; ., Drs.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3926

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk (1) mengetahui apakah strategi Mind Mapping yang diintegrasikan dengan Star Chart dapat meningkatkan prestasi menulis siswa, (2) mengetahui tanggapan siswa mengenai pengimplementasian strategi tersebut. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari tiga sesi di setiap siklusnya. Penelitian ini menggunakan dua jenis data (data kualitatif dan quantitatif) yang dikumpulkan melalui tes, kuisioner, dan buku harian peneliti Hasil tes menunjukan bahwa prestasi siswa meningkat di setiap siklusnya. Nilai rata-rata siswa di pre-test ialah 63.75, 69.79 di posttest 1, lalu meningkat menjadi 80.11 di posttest 2. Peningkatan tersebut dapat dilihat melalui jumlah siswa yang lulus: 3 siswa di pretest, 12 siswa di posttest 1, dan 25 siswa di post test 2. Hasil dari kuisioner dan buku harian peneliti menunjukan bahwa siswa memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap pengimplementasian strategi Mind Mapping dan Star Chart.Kata Kunci : Strategi Mind Mapping, Star Chart, Prestasi Menulis, Teks Recount This study was a classroom based action research which aimed to (1) find out whether Mind Mapping strategy which is integrated with Star Chart can improve students’ writing achievement, (2) find out the response of the students toward the implementation of the strategies. This study was conducted in two cycles consisting of three sessions in each cycle. There were two kinds of data (qualitative and quantitative data) which were collected through tests, questionnaires, and writer’s diary. The result of the tests showed that the students’ writing achievement was improved in each cycle. The students’ mean score was 63.75 in pre test, 69.79 in post test 1, and improved became 80.11 in post test 2. It can be seen on the number of students passing the test. There were 3 students passed in the pre test, 12 students in the post test 1, and 25 students in the post test 2. The result of questionnaire and writer’s dairy showed that the students gave positive response toward the implementation of Mind Mapping strategy and Star Chart. The results of the questionnaires showed that 25 (89.29%) of the students admitted that they really like the implementation of Mind Mapping strategy and Star Chat. Moreover, 27 (96.43%) of the students admitted that they were motivated in learning English using Mind mapping strategy and Star Chart.keyword : Mind Mapping Strategy, Star Chart, Writing Achievement, Recount Text
THE PROFILE OF TEACHERS’ TECHNIQUES, MEDIA AND MATERIAL OF TEACHING ENGLISH VOCABULARY TO YOUNG LEARNERS APPLIED AT AURA SUKMA INSANI KINDERGARTEN (A CASE STUDY) ., Putu Wiwin Ekatrini Mahadewi; ., Drs.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan (1) tehnik, media dan materi guru dalam mengajarkan kosa kata bahasa Inggris pada siswa taman kanak-kanak di TK Aura Sukma Insani dan (2) masalah-masalah yang dihadapi oleh guru dalam mengaplikasikan tehnik, media dan materi untuk mengajar kosa kata. Penelitian ini merupakan studi kasus yang dipaparkan melalui pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru-guru bahasa Inggris di TK Aura Sukma Insani. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi peneliti, teks wawancara, alat perekam video, lembar observasi dan buku catatan. Analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu pengumpulan data (data collection), pemilahan data (data reduction), pemaparan data (data display) dan penyimpulan data (conclusion drawing). Hasil analisis menunjukkan bahwa guru-guru mengaplikasikan beragam tehnik dan media untuk mengajar kosa kata. Berbagai tehnik dan dan media yang digunakan memungkinkan siswa untuk belajar kosa kata secara maksimal. Selain itu, masalah yang sering dihadapi para guru dalam mengajarkan kosa kata meliputi manajemen sikap siswa, perhatian siswa dan ketergantungan siswa terhadap guru.Kata Kunci : tehnik, media, materi, kosa kata, taman kanak-kanak This research aimed to describe (1) the teachers’ techniques, media and material in teaching English vocabulary to young learners at Aura Sukma Insani Kindergarten and (2) the problems faced by the teachers in applying the techniques, media and material in teaching vocabulary. This research was a case study under the form of qualitative design. The subjects of the study were the English teachers in Aura Sukma Insani Kindergarten. The instruments used in collecting the data were the researcher herself, interview guide, video recorder, observation checklist and field note. The data analysis was conducted through four stages namely data collection, data reduction, data display and conclusion drawing. The result of analysis showed that the teachers applied various teaching strategies with the support of various teaching media to teach vocabulary. The variation enabled the students to have much exposure to the vocabularies. Moreover, the problems faced by the teachers in teaching vocabulary were about the students’ behavioral management, attention management and dependence toward their teachers.keyword : technique, media, material, vocabulary, young learners
THE EFFECT OF SELF ASSESSMENT ON STUDENTS’ ACHIEVEMENT IN WRITING DESCRIPTIVE PARAGRAPHS ., Putu Fika Andriani; ., Drs.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4334

Abstract

Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian eksperimen yang melibatkan dua variabel yaitu: self- assessment dan prestasi menulis dalam Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek teknik self –assessment pada kompetensi menulis siswa. Sebanyak empat puluh dua siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawan tahun akademik 2013/2014 dipilih sebagai sampel penelitian melalui Cluster Random Sampling Technique. Post-Test Only Control Group Design diterapkan dalam penelitian yang berlangsung selama 8 kali. Dari data yang telah dianalisa secara deskriptif dan inferensial, ditemukan bahwa nilai rata-rata dari kelas eksperimental adalah 84.35 dan kelas kontrol sebesar 78.65. Sementara itu, nilai to sebesar 4.932 dan nilai tcv sebesar 2.0009. Hasil ini menunjukan bahwa siswa yang dievaluasi dengan menggunakan teknik self-assessment mendapatkan hasil yang lebih baik daripada siswa yang dievaluasi dengan menggunakan teknik konvensional. Penelitian ini menemukan bahwa ada perbedaan signifikan dalam kemampuan menulis antara siswa yang dievaluasi menggunakan metode self-assessment dan siswa yang dievaluasi menggunakan teknik konvensional. Kata Kunci : Penelitian Eksperimental, Self-assessment, Kompetensi Menulis This article was written based on an experimental research involving two variables, namely: self-assessment, and English writing achievement. This research aimed at investigating the effect of self-assessment technique on students’ writing competency. Forty two students of tenth grade in SMA Negeri 1 Sawan in the academic year 2013/2014 were chosen as the sample through Cluster Random Sampling. Post-Test Only Control Group Design was implemented in this experiment. The treatments were conducted 8 times, and after that the post test was administered in order to now the impact of the treatment toward the students’ writing competency. From the data which were analyzed descriptively and inferentially, it was obtained that the Mean score of the experimental group was 84.35 and the Control group was 78.65 while the value of to was 4.932 and tcv was 2.009. The students who were assessed by using self-assessment technique got better result than the students who were assessed by using conventional assessment technique. This research discovered that there was significant difference in writing competency between the students who were assessed by using self assessment technique and students who were assessed by using conventional assessment technique.keyword : Experimental Research, Self-assessment, Writing Competency
An Analysis of Grammatical Errors Committed by the Eighth Grade Students of SMP Negeri 1 Seririt in Writing Recount Text ., Ni Made Dwi Purnama Sari; ., Drs.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan tata bahasa (grammar) yang dilakukan oleh siswa kelas VIII dari SMP Negeri 1 Seririt dalam menulis teks berbentuk recount. Subyek dari penelitian ini terdiri dari 32 siswa dari kelas VIII B. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tugas menulis siswa dan hasil dari wawancar siswa. Kesalahan menulis siswa diklasifikasikan kedalam enam kategori yaitu, kesalahan dalam penggunaan kata (verb form error), kesalahan dalam menggunakan artikel, keslahan dalam menggunakan preposisi, kesalahan dalam menggunakan pluralisasi, kesalahan dalam menggunakan kata ganti (pronoun error), dan keslahan dalam menggunakan pengejaan (spelling error). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa 62% siswa membuat keslahan dalam penggunaan kata (verb form error), 2% siswa membuat kesalahan dalam penggunaan artikel, 3% siswa membuat kesalahan dalam penggunaan preposisi, 10% siswa membuat kesalahan dalam penggunaan pluralisasi, 5% siswa membuat kesalahan dalam penggunaan kata ganti (pronoun), dan 18% siswa membuat keslahan dalam pengejaan (spelling error).Kata Kunci : Tata Bahasa, Kesalahan Tata Bahasa, Menulis, Teks Berbentuk Recount This research aimed at analyzing the grammatical errors committed by the eighth grade students of SMP Negeri 1 Seririt in writing recount text. The subject of this research were 32 students from class VIII B. This research was a descriptive qualitative one. The instruments used for collecting the data were students’ writing task and interview guide. The errors of students’ writing task were classified into six types: verb form error, article error, preposition error, pluralization error, pronoun error, and spelling error. The result of this study showed that 62% of the students made errors in verb form, 2% of the students made errors in using article, 3% of the students made errors in using preposition, 10% of the students made errors in pluralization, 5% of the students made errors in using pronoun, and 18% of the students made errors in spelling.keyword : Grammar, Grammatical Errors, Writing, Recount Text
Improving Students’ Speaking Competence through Paper Puppet Show (A Classroom Action Research on the Tenth Grade Students at SMA Karya Wisata Singaraja) in the Academic Year 2013/2014 ., Ida Bagus Komang Priotama; ., Drs.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4799

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan pertunjukan wayang kertas dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X5 di SMA Karya Wisata Singaraja pada tahun akademik 2013/2014 yang terdiri dari 42 (empat puluh dua). Penelitian tindakan kelas ini berdasarkan yang masing-masing terdiri dari empat tahap; perencanaan, bertindak, observasi, dan refleksi per-siklus. Dalam mempertahankan hasil penelitian, dua jenis data yang dikumpulkan; data kualitatif yang berasal dari observasi dan wawancara terhadap siswa dan guru juga. Di sisi lain, data kuantitatif yang diperoleh dari hasil uji; pre-test dan hasilnya post test. Ada ditemukan 15 poin dari peningkatan skor rata-rata siswa, 9 poin berasal dari post test I menghasilkan, dan 6,76 poin berasal dari post test II setelah menggunakan "Kertas Puppet Show". Rata Persentase siswa berbicara di dalam kelas telah membaik setelah boneka diberikan. Hal ini didukung oleh hasil yang berbeda signifikan dari pre-test yang lebih rendah (59,52%) dibandingkan post-test II (88,09%) yang berarti bahwa sebagian besar X5 kelas siswa harapan yang sangat baik skor sekolah standar (75). Berdasarkan kuesioner, sebagian besar siswa mengatakan bahwa penggunaan "Kertas Puppet Show" dapat membantu mereka dalam meningkatkan kompetensi berbicara. Berdasarkan hasil tersebut, ada 37 dari 42 siswa lulus KKM, dan itu berarti penelitian ini berhasil.Kata Kunci : Wayang Kertas, Kopetensi Berbicara The objective of the research is to know whether the use of the paper puppet show can improve students’ speaking competence. The subject of this study is students class X5 at SMA Karya Wisata Singaraja in the academic year 2013/2014 which consists of 42 (forty two). This classroom action based research which each consists of four phases; planning, acting, observing, and reflecting per-cycle. In sustaining the research result, two types of data are collected; qualitative data that derived from observation and interview toward the students and the teacher as well. On the other hand, the quantitative data that derived from the test result; pre-test and post test result. There were found 15 points of improvement of students’ mean score, 9 points were derived from post test I result, and 6.76 points were derived from post test II after using “Paper Puppet Show”. The percentage score of students’ speaking in the classroom has improved after the puppets were given. It was supported by the significant different result of the pre-test that was lower (59.52%) than post-test II (88.09%) which means that most of the students class X5 were very good expectation of standard school scores (75). Based on the questionnaire, most of the students said that the use of “Paper Puppet Show” could help them in improving speaking competency. Based on those results, there were 37 of 42 students passed the KKM, and it is meant this action research is successful.keyword : Paper Puppet Show, Speaking Competency
THE EFFECT OF PROJECT-BASED LEARNING ON STUDENTS’ SPEAKING ACHIEVEMENT (An Experimental Research Conducted at Eleventh Grade Students of SMK Negeri 1 Singaraja in the Academic Year 2014/2015). ., I Komang Agus Giska Adinatha; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Drs.Sudirman, M.L.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4800

Abstract

Penelitian eksperimental ini bertujuan menyelidiki efek dari menggunakan Pembelajaran Berbasis Proyek pada pencapaian berbicara. Untuk mengelola penelitian ini, 112 siswa kelas XI dari SMK N 1 Singaraja pada tahun akademik 2014/2015 yang dipilih untuk menjadi sampel. Desain kelompok kontrol posttest-only diimplementasikan dalam percobaan ini yang berlangsung dari 2 September 2014 hingga 28 November 2014. Penelitian ini menemukan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam prestasi berbicara antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Proyek dan yang diajarkan dengan menggunakan metode konvensi. Hal itu diketahui dari nilai probabilitas atau Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih rendah dari 0,05. Rerata siswa berprestasi berbicara diajarkan oleh Project Based Learning (81,48) lebih tinggi dari rata-rata siswa berprestasi berbicara diajarkan dengan metode konvensional (75,13). Ini berarti bahwa Pembelajaran Berbasis Proyek mempengaruhi lebih baik daripada metode konvensional terhadap prestasi berbicara siswa.Kata Kunci : Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Proyek, Prestasi Berbicara. This experimental study aims at investigating the effect of using Project Based Learning on the speaking achievement. To administer this research, 112 eleventh grade students of SMK N 1 Singaraja in the academic year 2014/2015 were selected to be the sample. Posttest-only control group design is implemented in this experiment which is lasted from 2 September 2014 until 28 November 2014. This research discovers that there was a significant difference in speaking achievement between the students taught by using Project Based Learning and those taught by using convention method. It was known from the probability value or Sig.(2-tailed) of 0.000 which is lower than 0.05. The mean of the students’ speaking achievement taught by Project Based Learning (81.48) is higher than the mean of the students’ speaking achievement taught by conventional method (75.13). It means that Project Based Learning gives better effect on students’ speaking achievement than conventional method.keyword : Key Terms: Project Based Learning, Speaking Achievement.