Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal Automation Computer Information System (JACIS)

Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima PKH Menggunakan Metode SAW: Pendekatan Kontekstual dan Operasional Anwarudin, Khairul; Imanda, Imanda; Nabila, Yumna
Journal Automation Computer Information System Vol. 6 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v6i1.174

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk mendukung proses penetapan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Dinas Sosial Kabupaten Cirebon. Proses seleksi yang masih dilakukan secara manual berpotensi menimbulkan ketidaktepatan sasaran, kurangnya transparansi, serta rendahnya efisiensi, sehingga berdampak pada ketidakadilan dalam penyaluran bantuan sosial. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem terkomputerisasi yang mampu mendukung pengambilan keputusan secara lebih sistematis dengan mempertimbangkan kriteria yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan SPK berbasis metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan pendekatan kontekstual dan operasional yang disesuaikan dengan kebutuhan kebijakan dan proses administratif instansi. Metode SAW digunakan untuk melakukan pembobotan dan perangkingan alternatif penerima berdasarkan kriteria ibu hamil, anak sekolah, lansia, penyandang disabilitas, dan tingkat penghasilan keluarga, sehingga keputusan yang dihasilkan menjadi lebih objektif, adil, dan tepat sasaran. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL, dengan proses pengembangan mengikuti model Waterfall, sementara pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan proses normalisasi, pembobotan, dan perangkingan secara terstruktur sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Selain itu, sistem juga mampu mendukung proses seleksi yang lebih efisien, transparan, dan konsisten, serta selaras dengan kebutuhan operasional dalam penyaluran bantuan sosial