Mardiah, Hayatul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KECERDASAN SPASIAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG SISWA KELAS 5 SD NEGERI 5 BANDA ACEH Mardiah, Hayatul; Monawati., Monawati; fauzi., Fauzi
Elementary Education Research Vol 2, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i1.4393

Abstract

Mempelajari bangun ruang merupakan salah satu bagian dari geometri dituntut menggunakan kemampuan imajinasi dalam menentukan posisi dan ukuran suatu objek dalam ruang atau disebut juga kecerdasan spasial.Apabila kemampuan spasial siswa rendah maka hasil belajar bangun ruang siswa akan rendah pula, begitupun sebaliknya, jika kemampuan spasial siswa tinggi, maka hasil belajar bangun ruang siswa akan tinggi pula.Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah ada hubunganantara kecerdasan spasial dengan hasil belajar matematika bangun ruang siswa kelas Vb SD Negeri 5 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian asosiatif.Dalam penelitian ini sampel berjumlah 36 siswa,penelitian ini menggunakan teknikSamplingPurposiveatausampel yang yang diambil karena beberapa alasan.Pengumpulan data yang digunakan yaitu angketdantes.Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan uji statistik korelasi productmoment.Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji statistik korelasi productmoment, tingkat kecerdasan spasial siswa berada pada kategori sedang yaitu berada diantara 58,36-76,98 dengan rata-rata 67,67 atau sebesar 63%.Sedangkan pada tes matematika berada pada kategori tuntas sebesar 86,11%.Dengan ditunjukkan rxy = 0,775, rhitunglebih besar dari rtabel pada taraf signifikansi 5% (0,775 0,329),maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan spasial terhadap hasil belajar matematika materi bangun ruang siswa kelas Vb SD Negeri 5 Banda Aceh.
Integrating Automatic Stock Monitoring and Digital Inventory Systems for MSMEs A Mobile Application Approach (Case Study in Serang City, Indonesia) Arizta Putri , Rezty; Mariestiara Putri , Salsanabila; Mardiah, Hayatul; Khair, Rizaldy
JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING Vol. 9 No. 2 (2026): Issues January 2026
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jite.v9i2.16111

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia continue to face inefficiencies in inventory management due to manual stock recording, data inconsistency, and delays in operational decision-making. In Serang City, these challenges often lead to stockouts, excess inventory, and limited business scalability. This study aims to develop and evaluate a mobile-based automated inventory management system that supports real-time stock monitoring and decision-making for MSMEs. The research employs a Research and Development (R&D) approach integrated with the Agile-Scrum methodology, encompassing problem identification, user requirement analysis, system design, prototype development, functional testing, and usability evaluation. Functional validation was conducted using black box testing, while system usability was assessed using the System Usability Scale (SUS) involving 15 MSME users. The results indicate that all core system functions achieved a 100% success rate, including automated stock recording, cloud-based data synchronization, real-time notifications, and dashboard analytics. The usability evaluation produced an average SUS score of 82.5, classified as Excellent, indicating high user acceptance and ease of use. These findings demonstrate that the proposed system effectively improves inventory accuracy, operational efficiency, and decision-making quality, contributing to MSME digital transformation in developing regions.