Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Antara Efikasi Diri dan Konsep Diri dengan Perencanaan Karier Siswa di MA Bilingual Sidoarjo Habibullah, Nur; Naqiyah, Najlatun
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 8, No 2 (2021): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2021)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/kop.v8i2.3309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan konsepadiri dengan perencanaan karier siswa di Madrasah Aliyah Bilingual Sidoarjo. Pendekatan kuantitatif yang digunakan korelasional. Populasi 213 dengan teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Peneliti mengambil 50% dari jumlah populasi sejumlah 104 Siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik uji korelasi pearson dan uji Regresi linier berganda. Hasil penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan efikasi diri dan konsep diri dengan perencanaan karier ditunjukkan dengan Nilai f hitung efikasi Diri dan konsep diri dengan perencanaan karier secara stimultan sebesar 3,205 > 3,09 (f tabel) yang memiliki arti bahwa “Ada Hubungan signifikan Konsep Diri dan Efikasi Diri secara stimultan (bersama-sama) dengan Perencanaan Karier siswa”. Maka jika Konsep diri dan Efikasi diri siswa tinggi maka siswa dapat merencanakan karir dengan baik. Peneliti merekomendasikan kepada guru bk sekolah untuk diberikan layanan dasar dan layanan perencanaan individual agar siswa berhasil merencanankan kariernya dengan baik. Program layanan BK yang dapat diberikan kepada siswa hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan peningkatan efikasi diri dan konsep diri untuk menunjang keberhasilan karier siswa.
Manajemen Pimpinan Pesantren dalam Mewujudkan Kesehatan Lingkungan Santri di Pondok Pesantren Al-Jauharen Kota Jambi Habibullah, Nur
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 02 (2022): Artikel Riset Edisi Agustus 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v2i02.1714

Abstract

Pengembangan pondok pesantren dilakukan meliputi salah satu aspek yaitu pengelolaan kesehatan lingkungan santri. Menurut Badri, sampai saat ini sebagian Pesantren tumbuh dalam lingkungan yang kumuh, seperti: tempat mandi dan WC yang kotor, lingkungan yang lembab, dan sanitasi yang buruk. Temuan Depkes tahun 2007, perilaku tidak sehat, seperti menggantung pakaian di kamar, tidak membolehkan pakaian santri perempuan dijemur di bawah terik matahari, dan saling bertukar pakai benda pribadi seperti sisir dan handuk. Metode penelitian kualitatif adalah metode penlitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive sampling, teknik pengumpulan dengan trainggulasi (gabungan), analisi data bersifat indukatif/kualitatif, dan hasil penelitian lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Pimpinan pondok pesantren dalam mengelola kesehatan lingkungan santri di Pondok Pesantren Al-Jauharen Kota Jambi belum akuntabel karena masih lemah dukungan dari semua pihak (wali santri, masyarakat, pemerintah dan santri) dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan lingkungan yang ada.
EKSISTENSI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA SISWA SEKOLAH DAN MADRASAH Habibullah, Nur
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 13 No II (2023): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/aktualita.v13iII.615

Abstract

Keberhasilan pendidikan Islam di sekolah dan madrasah suatu pembangunan termasuk pendidikan selalu disertai dengan tantangan-tantangan baru dan bahkan dampak negatifnya sekaligus. Sebagai antisipasi diperlukan respon dan perlakuan baru yang lebih baik, termasuk dalam hal pendidikan Islam sangat diperlukan konsep pendidikan baru yang lebih Islami. Maka selanjutnya, eksistensi Pendidikan Islam akan tetap terus ada jika dijadikan pondasi fundamental dalam pengembangan pendidikan Islam yang berkualitas. Dan sebagai wujud eksistensi Pendidikan Islam saat ini, telah nampak pada profil pelajar pancasila dalam dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berahlak mulia serta profil pelajar rahmatan lil ‘alamin pada lembaga madrasah dan sekolah, termasuk sekolah Islam
Internalisasi Nilai Akhlak Melalui Tradisi Lisan: Studi Etnopedagogi Di Komunitas Adat Melayu Jambi Habibullah, Nur
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 15 No 1 (2025): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/aktualita.v15i1.930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi nilai-nilai akhlak melalui tradisi lisan dalam konteks etnopedagogi di komunitas adat Melayu Jambi. Tradisi lisan, seperti pantun, petatah-petitih, cerita rakyat, dan syair, merupakan warisan budaya yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan dan pewarisan identitas, tetapi juga sebagai media pembelajaran nilai-nilai moral dan akhlak kepada generasi muda. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi etnografi, penelitian ini dilakukan di beberapa komunitas adat Melayu Jambi yang masih melestarikan tradisi lisan dalam kehidupan sehari-hari. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, guru, dan generasi muda, serta dokumentasi tradisi lisan yang digunakan dalam kegiatan adat dan pendidikan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi lisan memainkan peran penting dalam pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai akhlak seperti jujur, hormat, tanggung jawab, serta kasih sayang. Nilai-nilai tersebut disampaikan secara simbolik dan kontekstual dalam bentuk bahasa yang sederhana namun sarat makna, yang mampu menyentuh sisi afektif pendengar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi lisan sebagai bagian dari praktik etnopedagogi komunitas adat Melayu Jambi merupakan strategi pendidikan kultural yang efektif dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia. Temuan ini membuka ruang untuk pengembangan model pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam sistem pendidikan formal dan non-formal di Indonesia.
Manajemen Pimpinan Pesantren dalam Mewujudkan Kesehatan Lingkungan Santri di Pondok Pesantren Al-Jauharen Kota Jambi Habibullah, Nur
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 02 (2022): Artikel Riset Edisi Agustus 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v2i02.1714

Abstract

Pengembangan pondok pesantren dilakukan meliputi salah satu aspek yaitu pengelolaan kesehatan lingkungan santri. Menurut Badri, sampai saat ini sebagian Pesantren tumbuh dalam lingkungan yang kumuh, seperti: tempat mandi dan WC yang kotor, lingkungan yang lembab, dan sanitasi yang buruk. Temuan Depkes tahun 2007, perilaku tidak sehat, seperti menggantung pakaian di kamar, tidak membolehkan pakaian santri perempuan dijemur di bawah terik matahari, dan saling bertukar pakai benda pribadi seperti sisir dan handuk. Metode penelitian kualitatif adalah metode penlitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive sampling, teknik pengumpulan dengan trainggulasi (gabungan), analisi data bersifat indukatif/kualitatif, dan hasil penelitian lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Pimpinan pondok pesantren dalam mengelola kesehatan lingkungan santri di Pondok Pesantren Al-Jauharen Kota Jambi belum akuntabel karena masih lemah dukungan dari semua pihak (wali santri, masyarakat, pemerintah dan santri) dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan lingkungan yang ada.
From Reflection to Action: Empowering Islamic Religious Education Teachers Through Structured Clinical Supervision Habibullah, Nur; Setiawan, Heru; Luthfi, Muchtar; Kirin, Arwansyah bin
JURNAL AL-TANZIM Vol 10, No 3 (2026): IN PRESS
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v10i3.13577

Abstract

This study aims to develop and validate a needs-based clinical academic supervision model for Islamic Religious Education teachers at the secondary school level. The research approach used was qualitative, with data collected through interviews, focus group discussions, and document analysis. The results indicate that teachers' primary needs include active learning, classroom management, authentic assessment, and dialogic feedback. The developed model consists of three main components: needs analysis, collaborative supervision, and structured reflection. Expert validation scores indicated high feasibility of this model, with relevance (4.55), consistency (4.45), practicality (4.35), and potential effectiveness (4.45) all rated high. This study presents a framework for differentiated and dialogic supervision that integrates teacher needs analysis into clinical supervision and recommends its implementation to strengthen teachers' ongoing professional development and improve teaching quality. Implementation of this model is expected to increase supervision effectiveness, strengthen teachers' professional competencies, encourage innovative learning practices, and provide a policy basis for developing teacher training programs. Furthermore, this model can serve as a reference for further research evaluating the impact of needs-based supervision in various educational contexts.