Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis IoT dengan Pendekatan Problem Based Learning Itqan, Moh. Syadidul; Arrahmani, Novi Ida Fitriyah
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ppm.v1i2.120

Abstract

This research aims to develop an Internet of Things (IoT)-based mathematics learning medium using a Problem-Based Learning (PBL) approach and evaluate its effectiveness in enhancing students' problem-solving skills. The research method employed is Research and Development (R&D), consisting of stages such as needs analysis, media design, prototype development, field trial, and evaluation. The research subjects consist of 11th-grade students at MAN 1 Probolinggo. The IoT-based mathematics learning medium is designed to facilitate dynamic interaction between students and real-world objects through IoT connectivity. This medium allows students to experience direct learning and actively participate in solving mathematical problems in real-life contexts. The results of this research anticipate that the use of IoT-based learning media with a PBL approach significantly improves problem-solving skills compared to conventional learning methods. Furthermore, it is expected that positive responses from students and teachers to this medium can be integrated into existing mathematics curricula. Therefore, the development of IoT-based mathematics learning media with a PBL approach is expected to be an effective alternative in enhancing students' mathematical problem-solving skills. This medium enables students to actively engage in learning, fosters creativity, and connects mathematical concepts with the real world. Additionally, the results of this research are expected to make a positive contribution to the development of innovative and technology-relevant mathematics teaching methods.
Pemanfaatan PERPUSDES Berbasis Digital Sebagai Sentra Edukasi dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Junaedi, Deddy; Itqan, Moh. Syadidul
KEADABAN: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/adab.v2i1.1597

Abstract

Literasi merupakan suatu keterampilan seseorang untuk menggunakan potensi dalammengolah dan memahami informasi saat melakukan aktivitas membaca dan menulis.Menurut Toharuddin (2011) literasi adalah keberaksaraan, yaitu kemampuan menulis,membaca, budaya literasi dimaksudkan untuk melakukan kegiatan kebiasaan berfikir yangdiikuti oleh sebuah proses membaca, menulis yang pada akhirnya apa yang dilakukan padaproses kegiatan tersebut akan menciptakan karya, serta mengerti atau memahami huruf danmau belajar di lembaga formal maupun non formal atau dengan kata lain melek huruf.Secara luas literasi juga dapat didefinisikan sebagai seperangkat kemampuan individu dalammembaca, menulis, berhitung, serta memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari- hari.Dalam hal literasi, rata- rata masyarakat Indonesia menghabiskan waktu membacasebanyak enam jam/Minggu, di atas rata- rata masyarakat Argentina, Turki, Spanyol,Kanada, Jerman, Amerika Serikat, Italia, Mexico, Inggris, Brazil, Taiwan, dan Jepangdengan rata- rata tiga jam/ Minggu. Hal ini ditunjukkan dengan hasil survey World CultureIndex Score 2018 bahwa orang Indonesia memiliki peringkat kegemaran membaca di urutan17 dari 30 negara. Oleh karena itu, kegemaran membaca masyarakat indonesia perluditingkatkan lagi. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan budayaliterasi di Indonesia yaitu dengan Perpustakaan Desa (PERPUSDES).PERPUSDES merupakan perpustakaan masyarakat sebagai salah satu sarana ataumedia dalam meningkatkan dan mendukung kegiatan pendidikan masyarakat pedesaan.Desa Kedung Rejoso Kecamatan Paiton memiliki PERPUSDES yang dinamakan PerpustakaanDesa Sang Juara. PERPUSDES ini terlaksana karena adanya program desa berdaya dengantujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan pengetahuan. Berbagai kegiatandilaksanakan di PERPUSDES Sang Juara, diantaranya Gerobak Sang Juara, BimbinganBelajar, serta Pelatihan Kerajinan Masyarakat.Sejalan dengan hal di atas, kami menawarkan kerjasama dalam meningkatkan budayaliterasi untuk masyarakat di Desa Kedung Rejoso Kecamatan Paiton melalui PERPUSDES.Tiga fokus program kegiatan ini adalah memanfaatkan PERPUSDES sebagai sentrainformasi, Sentra edukasi, dan sentra pemberdayaan masyarakat.Program tersebut dijalankan melalui beberapa langkah penting, seperti penyediaaninformasi berbasis komputer, pelatihan keterampilan pemuda desa, peningkatanketerampilan ibu PKK, pelaksanaan belajar di PERPUSDES, dan pelatihan kesenian. Masingmasing langkah memiliki program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjangyang diharapkan bisa diselesaikan dalam durasi (kurang lebih) 4 bulan (Agustus – Desember2019). Kerjasama dengan berbagai pihak seperti pemuda karang taruna, ibu- ibu PKK,Lembaga Sekolah, dan PemKab dapat menentukan kesuksesan program ini.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Problem Based Learning pada Materi Bilangan Bulat Siswa Kelas VII SMP Ahmad Syarifuddin Sukmaliya, Lilis; Itqan, Moh. Syadidul
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jp.v4i4.2032

Abstract

This study aims to develop a Problem Based Learning (PBL)-based Student Worksheet (LKS) on integer material for seventh-grade students at SMP Ahmad Syarifuddin. The development model employed was ADDIE, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research subjects involved media experts, material experts, mathematics teachers, and seventh-grade students. The research instruments included interview guidelines, validation questionnaires, and student response questionnaires. The validation results indicated that assessments from media experts obtained a percentage of 77% (categorized as highly feasible), while material experts provided a percentage of 87% (categorized as highly feasible). In addition, the limited trial with students yielded a positive response of 75% (categorized as valid). These findings suggest that the developed PBL-based LKS is valid, practical, and effective to be utilized as a mathematics learning medium on integer material, as well as having the potential to enhance students’ engagement and understanding.