p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Elkawnie
Solihah, Saniyatun Mar'atus
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Conservation Status of Quranic Medicinal Plant Species: Review of Indonesian Case Study Solihah, Saniyatun Mar'atus; Kuswantoro, Farid
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v10i2.24363

Abstract

Abstract: Plant use is well documented in many religions, beliefs, and cultures, including Islam. Essential plants of Islam are mentioned in the Quran. Indonesia, a biodiversity-rich country, has numerous medicinal plants, some of which are listed in the Quran. However, scientific approaches to documenting this plant conservation still need to be improved. Thus, this study aims to provide information regarding the conservation status of Quranic medicinal plant species and the ex-situ conservation efforts conducted in Indonesia. This study was conducted using secondary data acquirement. This study found that 35 medicinal plants are listed in the Quran, with two species listed as a vulnerable conservation status. Twelve of these plants are conserved in the Indonesian botanic gardens. At the same time, the newly founded Quranic plant thematic garden in Bogor Botanic Garden also contains several Quranic medicinal plants listed in this study. This study concludes that Quranic medicinal plants exist, and some are already conserved ex-situ in Indonesia. Although conservation should be improved for plants yet to be conserved, the study data could formulate future conservation, education, and research programs covering Quranic plant botany and bioprospecting to support its conservation and sustainable utilization.Abstrak: Pemanfaatan tumbuhan telah terdokumentasi secara baik dalam berbagai agama, kepercayaan dan kebudayaan, termasuk Islam. Tumbuhan penting dalam Islam disebutkan dalam Al-Quran. Sebagai negara yang kaya biodiversitas, Indonesia memiliki banyak tumbuhan obat yang beberapa diantaranya disebutkan pula dalam Al-Quran. Namun, pendekatan ilmiah untuk mendokumentasikan status konservasi tumbuhan-tumbuhan tersebut masih perlu ditingkatkan. Karena itu, studi ini bertujuan untuk menyediakan informasi mengenai status konservasi dan upaya konservasi ex-situ tumbuhan obat Al-Quran di Indonesia. Studi ini dilaksanakan dengan menggunakan data sekunder. Hasil studi ini menujukan bahwa 35 jenis tumbuhan obat disebutkan dalam Al-Quran, dengan dua diataranya merupakan tumbuhan dengan status rentan. Dua belas diatara jenis-jenis tumbuhan tersebut telah dikoleksi pada beberapa kebun raya di Indonesia.  Sementara itu, taman tematik khusus berisi tumbuhan Al-Quran yang menampung sebagian tumbuhan yang termuat dalam daftar pada studi ini juga didirikan di Kebun Raya Bogor. Studi ini menyimpulkan bahwa tumbuhan obat yang disebutkan dalam Al-Quran hidup dan beberapa telah dikonservasi secara ex-situ di Indonesia. Walaupun upaya konservasi tumbuhan obat Al-Quran masih perlu ditingkatkan, terutama untuk tumbuhan yang belum dikoleksi secara ex-situ, data pada studi ini dapat digunakan dalam menyusun upaya konservasi, pendidikan dan penelitian mengenai botani dan biospropeksi tumbuhan obat Al-Quran untuk mendukung upaya konservasi dan pemanfaatan berkelanjutannya.
Utilization of Piji Palm [Pinanga coronata (Blume) Blume] by People Around Baturraden Botanical Garden, Banyumas Regency, Central Jawa Solihah, Saniyatun Mar'atus; Atria, Mega; Witono, Joko Ridho
Elkawnie Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v11i1.26301

Abstract

Abstract: Baturraden Botanical Garden is an ex-situ plant conservation area at the foot of Mount Slamet, Central Java. People around this botanical garden continue to live traditional lives, utilizing plants in their daily lives, including the Piji palm (P. coronata). However, knowledge regarding the use of the P. coronata palm in Indonesia has never been reported; therefore, it needs to be explored to increase ethnobotanical information. This study aimed to obtain utilization information from P. coronata in daily life. The study was conducted in April 2024 in the area around Baturraden Botanical Garden, Baturraden District, Banyumas Regency, Central Java. Information was collected using an interview method using a snowball sampling technique with 37 respondents who were deemed to have broad and specific knowledge of the use of P. coronata. The data obtained was analyzed descriptively and qualitatively. The results showed that people around the Baturraden Botanical Garden utilize P. coronata from nature (growing wild) to support daily life, which is divided into 8 (eight) aspects, including traditional medicine (fruit and shoot parts), ornamental/decorative plants (whole plants and leaves), environmental role (whole plants, stems, and leaves), building materials (stems and leaves), animal feed (leaves and fruit), food ingredients (stem shoots), ritual/culture (leaves and fruit), and handicrafts/tools/toys (stems, leaves, and fruit). The three parts of P. coronata that have high potential and economic value in the industry include the whole plant (ornamental/decorative plants), leaves (crafts), and stem shoots (traditional medicine and food). Abstrak: Kebun Raya Baturraden merupakan kawasan konservasi tumbuhan ex situ yang berada di kaki Gunung Slamet, Jawa Tengah. Kehidupan masyarakat di sekitar kebun raya ini masih tradisional, sehingga pemanfaatan tumbuhan dalam kehidupan sehari-hari masih dilakukan seperti pemanfaatan palem Piji (P. coronata). Namun demikian, pengetahuan terkait pemanfaatan palem P. coronata di Indonesia belum pernah dilaporkan, maka dari itu perlu digali untuk menambah informasi etnobotaninya. Studi ini bertujuan untuk mendapat informasi pemanfaatan P. coronata oleh masyarakat di sekitar Kebun Raya Baturraden dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian dilakukan pada bulan April 2024 di daerah sekitar Kebun Raya Baturraden, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pengumpulan informasi dilakukan dengan metode wawancara dengan teknik snowball sampling terhadap 37 orang responden yang dianggap memiliki pengetahuan yang luas dan spesifik dari pemanfaatan palem P. coronata. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat di sekitar Kebun Raya Baturraden memanfaatkan P. coronata dari alam (tumbuh liar) untuk mendukung kehidupan sehari-hari yang terbagi dalam 8 (delapan) aspek, antara lain: pengobatan tradisional (bagian buah dan umbut), tanaman hias/dekorasi (tumbuhan utuh dan daun), peran lingkungan (tumbuhan utuh, batang, dan daun), bahan bangunan (batang dan daun), pakan ternak (daun dan buah), bahan pangan (umbut), ritual/budaya (daun dan buah), dan kerajinan tangan/alat/mainan (batang, daun, dan buah). Tiga bagian P. coronata yang memiliki potensi dan nilai ekonomi yang tinggi dalam industri antara lain: tumbuhan utuh (tanaman hias/dekoratif), daun (kerajinan), dan umbutnya (obat tradisional dan makanan).