Tingginya tingkat pengangguran intelektual, khususnya di kalangan para lulusan perguruan tinggi menjadipermasalahan yang berat. Jika hal ini tidak dicegah maka jumlah pengangguran intelektual akan semakinbertambah seiring banyaknya jumlah lulusan perguruan tinggi yang akan memasuki dunia kerja. Permasalahanini menjadi tanggung jawab bersama baik bagi pemerintah maupun masyarakat itu sendiri. Kontribusi yangdiberikan dunia pendidikan juga menjadi sangat penting untuk memberikan informasi yang komprehensifmengenai masalah pengangguran tersebut. Peran dunia pendidikan menjadi sangat vital, karena prosespembentukan sikap dan kompetensi calon angkatan kerja, terakhir berada di dunia pendidikan khususnyaperguruan tinggi. Pendidikan kewirausahaan memegang peranan penting dalam mencegah bahkan mengatasitingginya jumlah pengangguran intelektual. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah meningkatkan intensikewirausahaan calon lulusan perguruan tinggi atau mahasiswa. Karena setelah lulus diharapkan mereka memilikipekerjaan sendiri tanpa bergantung pada lowongan pekerjaan yang ditawarkan perusahaan, yang manajumlahnya tidak sebanding dengan jumlah angkatan kerja. Selain itu diharapkan jika membuka usaha sendiri,dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Dalam penelitian ini penulis menguji beberapa faktoryang dapat mempengaruhi intensi kewirausahaan, antara lain personality traits, portfolio choice of risk andambiguity aversion dan gender. Metode yang digunakan untuk menguji pengaruh variabel Independen terhadapvariabel dependen menggunakan uji regresi. Sedangkan untuk menguji pengaruh moderasi gender menggunakanchow test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh personality traits (antagonis, emotional stability danopenness to experience) dan portfolio choice of risk aversion terhadap intensi kewirausahaan. Selain itu, terdapatpengaruh portfolio choice of risk and ambiguity aversion terhadap intensi kewirausahaan berdasarkan gender.Kata Kunci: Personality traits, Portfolio choice of risk and Ambiguity Aversion, Intensi Kewirausahaan