Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI REMAJA, DAN PERANAN ORANG TUA Romadona, Ilham
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang pentingnya pendidikan agama islam bagi remaja pada masa kini, serta peranan kedua orang tua terhadap anaknya. Islam adalah agama yang di dalamnya berisi keindahan dari segala sisi, kehadiran islam utamanya di tengah-tengah peradaban umat manusia di tanah arab telah membangunkan mereka dari kebodohan yang berujung kepada degradasi moral. Melalui kajian akan pentingnya pendidikan agama islam bagi remaja, serta peranana kedua orang tua sangatlah penting dan merupakan keadaan islam yang dipengaruhi oleh modernisasi ataupun keadaan islam saat ini, seiring dengan dinamika sosial yang terus dan semakin berkembang, sesuai dengan perkembangan zaman, maka berbagai perubahan sosial yang bisa mempengaruhi remaja khususnya umat muslim seharusnya diimbangi dengan upaya peningkatan refleksi intelektualisme keislaman di negeri kita ini. Metode yang di pakai dalam penulisan jurnal ini menggunakan metode studi kepustakaan. Yaitu metode yang mengandalkan pendekatan literatur baik berupa buku maupun jurnal.artikel ini menyajikan sebuah tinjauan literatur terhadap pentingnya pendidikan islam bagi remaja dalam studi islam. Penelitian ini mengidentifikasi tren utama dalam pendekatan metodologis, tema penelitian dan perdebatan intelektual yang mengemuka dalam kajian perubahan sosial sehingga banyak yang merusak anak-anak remaja pada masa kini. Melalui analisa menyeluruh terhadap literatur yang relevan, jurnal ini memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana pengaruh pentingnya pendidikan islam terhadap remaja, dan begitu penting juga peranan kedua orang tua terhadap anaknya pada masa pertumbuhannya, agar sang anak tersebut tidak salah pergaulan dan berada dijalan yang benar.
Recontextualization of Ibn Sina's Thoughts in the Development of Islamic Religious Education Pedagogy Based on Science and Ethics Saputra, Muhammad Haikal; Al-Maghribi, Muhammad Abdul Aziz; Romadona, Ilham; Ritonga, Supardi
Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-ulum.v7i1.13094

Abstract

This article aims to recontextualize Ibn Sina’s thoughts on intellectual development, stages of learning, and the relationship between knowledge and ethics in the development of Islamic Religious Education (IRE) pedagogy in the digital era. Employing a qualitative-descriptive approach through library research, this study examines Ibn Sina’s primary works alongside contemporary literature on Islamic pedagogy and education. The discussion addresses current challenges in IRE pedagogy, including students’ ethical crises, weak reasoning habits, and the persistent dichotomy between religious knowledge and scientific disciplines. The findings indicate that IRE pedagogy can be strengthened through an investigative and value-based learning model, in which students are guided to verify information (tabayyun), engage in reflective thinking (tafakkur) on scientific and social phenomena, consider ethical implications, and translate these reflections into concrete actions. This article highlights Ibn Sina’s theoretical contribution as an epistemological bridge between scientific rationality and Islamic spirituality in developing a holistic, relevant, and transformative IRE pedagogy.
Recontextualization of Ibn Sina's Thoughts in the Development of Islamic Religious Education Pedagogy Based on Science and Ethics Saputra, Muhammad Haikal; Al-Maghribi, Muhammad Abdul Aziz; Romadona, Ilham; Ritonga, Supardi
Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-ulum.v7i1.13094

Abstract

This article aims to recontextualize Ibn Sina’s thoughts on intellectual development, stages of learning, and the relationship between knowledge and ethics in the development of Islamic Religious Education (IRE) pedagogy in the digital era. Employing a qualitative-descriptive approach through library research, this study examines Ibn Sina’s primary works alongside contemporary literature on Islamic pedagogy and education. The discussion addresses current challenges in IRE pedagogy, including students’ ethical crises, weak reasoning habits, and the persistent dichotomy between religious knowledge and scientific disciplines. The findings indicate that IRE pedagogy can be strengthened through an investigative and value-based learning model, in which students are guided to verify information (tabayyun), engage in reflective thinking (tafakkur) on scientific and social phenomena, consider ethical implications, and translate these reflections into concrete actions. This article highlights Ibn Sina’s theoretical contribution as an epistemological bridge between scientific rationality and Islamic spirituality in developing a holistic, relevant, and transformative IRE pedagogy.