Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Plyometric Exercise Terhadap Peningkatan Power Pada Pemain Sepak Bola Usia 15 Tahun Di Sekolah Sepak Bola Firman Utina 15, Tangerang Safitri, Radinda; Susanti, Yulis
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 02 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i02.2912

Abstract

Sepak bola merupakan olahraga yang sangat populer saat ini. Untuk menjadi pemain sepak bola membutuhkan komponen kondisi fisik seperti kekuatan, kecepatan, kelentukan, kelincahan, daya tahan, koordinasi, keseimbangan, dan power. Power akan menentukan seberapa keras, seberapa jauh pemain sepak bola dapat menendang bola dan seberapa tinggi jangkauan lompatan menyundul bola maupun lompatan menepis bola. Ada beberapa bentuk latihan untuk meningkatkan komponen kondisi fisik power salah satunya adalah plyometric. penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh plyometric exercises terhadap peningkatan pada pemain sepak bola usia 15 tahun di Sekolah Sepak Bola Firman Utina 15, Tangerang. penelitian ini menggunakan desain studi quasi eksperimental dengan besar sampel sebanyak 11 orang pemain sepak bola di Sekolah Sepak Bola Firman Utina 15, Tangerang yang didapatkan dari rumus sampel jenuh. Intervensi yang diberikan berupa plyometric exercises dengan dosis frekuensi sebanyak 2x/minggu selama 6 minggu. Minggu pertama, responden intervensi melakukan 5x repitisi yang akan ditingkatkan setiap satu minggu sehingga pada minggu ke enam akan dilakukan 10x pengulangan, Time : 15-20 menit. Istirahat diberikan 30 detik antara setiap set dan 1 menit antara setiap latihan. Istirahat 30 menit diberikan antara pengujian dan pelatihan. hasil 0.026 bahwa hasil tersebut Asymp.Sig. (2-tailed) <0,05. Hasil tersebut menunjukkaan bahwa terdapat perbedaan atau pengaruh. intervensi plyometric exercises dinyatakan efektif dalam meningkatkan power pada pemain sepak bola di Sekolah Sepak Bola Firman Utina 15, Tangerang. Bagi para pemian sepak bola dapat melakukan latihan plyometric untuk meningkatkan power, maka dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi Plyometric Exercises efektif dalam meningkatkan power pada pemain sepak bola di sekolah sepak bola Firman Utina 15, Tangerang.
Plyometric Exercise Untuk Meningkatkan Kecepatan Pada Pemain Sepak Bola Usia 15 Tahun Pohan, Putri Maharani; Susanti, Yulis
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 02 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i02.2913

Abstract

Kecepatan berlari merupakan salah satu unsur fisik yang melengkapi teknik dasar permainan sepakbola dan memberikan peran yang sangat penting dalam pencapaian prestasi yang optimal. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah Plyometric exercise dapat meningkatkan kecepatan pada pemain sepak bola usia 15 tahun. Penelitian ini menggunakan metode one grup pretest-posttest design. Penelitian yang dilakukan pada 11 responden dengan frequensi sebanyak 2x/minggu selama 6 minggu dan akan ditingkatkan setiap satu minggu. Hasil dari analisa uji hipotesa menggunakan Uji Hipotesa paired t-test pada responden hasil Asymp.Sig (1-tailed) yang didapat yaitu <0.01 dimana hipotesa yang dihasilkan menunjukan adanya peningkatan pada intervensi yang diberikan dengan adanya perbedaan atau berpengaruh pada intervensi yang diberikan, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Pemberian plyometric exercise yang diberikan dapat meningkatkan kecepatan pemain bola Firman Utina Football Academy Tangerang usia 15 tahun. Oleh karena itu dapat disimpulkan pemberian plyometric exercise yang terulang secara berturut-turut selama 6 minggu dengan dua kali pertemuan setiap minggu menyebabkan otot beradaptasi dengan kontraksi yang terjadi ketika eccentric dan konsentrik saat plyometric exercise diberikan.
Effect of Aerobic and Resistance Exericse for Cardiometabolic Profil for Obesity Person: Critical Review Rahman, Farid; Vionita, Yulia; Susanti, Yulis; Budi, Ilham Setya
Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding 2022: Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding
Publisher : Ikatan Fisioterapi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prevalence of obesity has increased significantly globally and is considered a severe public health problem in the coming decades. Obesity can increase the risk of morbidity and mortality of cardiometabolic disease (metabolic syndrome). Combining aerobic exercise and resistance training can improve the cardiometabolic profile associated with metabolic syndrome markers. This study aims to determine whether a combination of aerobic exercise and resistance training affects the cardiometabolic profile of obese individuals. The design of this research study used a critical review with a Randomized Controlled Trial (RCT). A critical review study was conducted by appraising the selected articles using the PEDro scale. The PEDro scale score was obtained with a score of 7/10; there were two articles, 6/10 were two articles, 5/10 had 1 article, and 4/10 were two articles. The combination of aerobic exercise and resistance training affects the cardiometabolic profile (triglyceride levels, high-density lipoprotein cholesterol, low-density lipoprotein, glucose intolerance) in obese individuals compared to just being given aerobic exercise or resistance training alone. Providing a combination of aerobic exercise and resistance training can improve cardiometabolic profile (triglyceride levels, high-density lipoprotein cholesterol, low-density lipoprotein cholesterol, glucose intolerance) in obese individuals with the recommendation of exercise is aerobic exercise (treadmill) with an intensity of 40-85% of the maximum. Heart Rate (HRmax) 3 times per week for at least 30 minutes. While resistance training (lifting exercises for upper limb limbs and lower limb with an intensity of 60-80% of 1 Repetition Maximum (1RM) 3 times per week, two sets, 8-10 reps, rest 1-2 minutes, and the exercise is done for at least 30 minutes.