Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efficiency of Carriage Utilization Through the Emphasis of Wagon Turn Around on Hazardous Waste Train: Efisiensi Penggunaan Gerbong Melalui Penekanan Waktu Peredaran Gerbong pada KA Limbah B3 berliana nur rizky; Kamal, Insan
Jurnal Teknik Transportasi Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Teknik Transportasi dan Logistik Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54324/jtt.v3i2.26

Abstract

Progress mass transportation that can transport goods in large quantities with a total of 30 wagons is now expanding wings in transportation of hazardous & toxic waste (B3) commodities through the breakthrough of PT Prasadha Pamunah Limbah Industri, PT Kereta Api Indonesia, and PT Kereta Api Logistik with the relation of transporting B3 waste from Kalimas station to Nambo Station. This research aims find out how increase efficiency using flat wagon in B3 Waste transportation & produce an improvement plan that must be done to make use of cars on the B3 Waste train series more efficient. This research method applies a combined approach, which integrates quantitative and qualitative methods order to obtain more comprehensive, valid & reliable data. Data testing in this study was carried out validity test & reliability test with SPSS software, there was also analysis dwelling time & carriage circulation time analysis. Based on analysis can be concluded waiting time for unloading will not be needed so that the loading & unloading time can be reduced to just 1 day if TC Nambo has special heavy equipment for unloading B3 waste, has own heavy equipment operators, expands container yard, increases fleet follow-up trucks to final destination.
ANALISIS RISIKO PENGARUH TIMBUNAN REKLAMASI TERHADAP KEBERADAAN PIPA GAS (STUDI KASUS REKLAMASI PULAU XYZ) Sutantiningrum, Kartika Hapsari; Utami, Sri Rejeki Laku; Kamal, Insan
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.229 KB) | DOI: 10.52447/jkts.v4i1.1430

Abstract

Kegiatan pembangunan reklamasi dibutuhkan untuk mensiasati kekurangan lahan kosong sehingga dapat bermanfaat untuk menunjang kegiatan perekonomian. Namun dalam pelaksanaannya kegiatan reklamasi dapat berpengaruh pada lingkungan sekitarnya termasuk infrastruktur yang telah ada sebelum dibangunnya pulau reklamasi, seperti pipa gas yang melintasi daerah pulau reklamasi. Pipa gas tersebut akan menimbulkan banyak dampak apabila terjadi kerusakan akibat timbunan reklamasi, seperti pencemaran, ledakan yang menimbulkan kebakaran,  dan operasional pipa terhambat yang menyebabkan gangguan pada konsumen. Maka diperlukan analisis risiko untuk mengidentifikasi kemungkinan bahaya yang dapat terjadi pada pipa beserta dampaknya dan mitigasi risiko. Penelitian ini menggunakan metode semi kuantitatif dengan mengukur nilai probabilitas dan dampak dari risiko yang teridentifikasi. Dari hasil analisis didapatkan 5 potensi bahaya yang dapat berpengaruh pada keberadaan pipa gas yaitu stabilitas lereng reklamasi, gempa, sedimentasi, erosi dan korosi. Kelima potensi bahaya tersebut bernilai very low to low. Dari kelima bahaya yang teridentifikasi tiga potensi tertinggi pada korosi pada pipa, sedimentasi dan pada desain periode ulang gempa dan percepatan gempa permukaan (PGA). Langkah mitigasi risiko dapat dilakukan antara lain dengan melakukan dredging secara periodik, perlu adanya monitoring hazard warning, management pengelilaan pipa yang solid dalam melakukan perawatan, SOP untuk emergency respon kebocoran pipa, memasang gas detector dan menentukan assembly point.
RENCANA PENGEMBANGAN PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK DENGAN SISTEM OFF-SITE (STUDI KASUS: KABUPATEN SERUYAN) Sutantiningrum, Kartika Hapsari; Hapsari Sutantiningrum, Hapsari Sutantiningrum; Kamal, Insan
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol. 7 No. 01 (2025): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering (PROSES)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/1sjbyc02

Abstract

Rendahnya persentase pelayanan akses dasar sanitasi pada Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai contoh masih adanya penduduk yang menggunakan cubluk dan jamban tidak sehat serta masih membuang langsung ke sungai atau memakai tangkai septik tanpa penyedotan berkala serta masih ada yang melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) hal tersebut dilakukan salah satunya dikarenakan masyarakat yang masih berpikir secara konvensional selain itu karena belum adanya infrastruktur yang layak dalam pengelolaan air limbah domestik. Dari permasalahan tersebut maka dibutuhkan perencanaan pengelolaan air limbah domestik yang sesuai dengan standar nasional serta peraturan yang berlaku di Indonesia. Pada penelitian ini dilakukan analisis lima aspek yang mempengaruhi pengelolaan air limbah domestik, yaitu aspek institusi/kelembagaan, pengaturan, peran serta masyarakat, keuangan, serta teknis dan operasional. Selanjutnya, melakukan perhitungan proyeksi pertumbuhan populasi penduduk Kabupaten Seruyan dan menghitung volume timbulan air limbah yang dihasilkan pada tahun 2030 dan 2040. Kemudian, disusun rencana pengembangan pelayanan prasarana pengelolaan air limbah off-site di Kabupaten Seruyan menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal berbasis masyarakat dan skala kota. Penyusunan rencana tersebut berdasarkan pembagian daerah pelayanan dan penentuan zona prioritas yang terdiri dari beberapa pertimbangan, yaitu kepadatan penduduk, klasifikasi menurut kawasan perkotaan, klasifikasi daerah, serta dokumen studi penilaian resiko kesehatan lingkungan dan strategi sanitasi kabupaten/kota.