Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inovasi Budaya Lokal Kesenian Karinding di Jasinga Bogor Hudaepah, Hudaepah
Awilaras Vol 9 No 1 (2022): INOVASI BUDAYA LOKAL
Publisher : LPPM ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/jal.v9i1.2599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat inovasi kesenian Karinding yang dilakukan oleh komunitas bilik Jasinga dalam melestarikan dan mempertahankan budaya lokal yang ada di Jasinga Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Etnografi, dengan mendeskripsikan inovasi kesenian Karinding yang dilakukan oleh komunitas Bilik Jasinga dalam pelestarian kesenian tradisi dalam menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam kesenian karinding, sehingga kesenian ini masih tetap eksis. Dalam Penelitian ini dilakukan observasi dan wawancara terhadap narasumber yang ada di komunitas Bilik Jasinga yang ada di Bogor. Hasil Penelitian menunjukan bahwa inovasi yang dilakukan komunitas Bilik Jasinga membawa dampak positif bagi keberlangsungan kesenian Karinding yang ada di Jasinga Bogor. Kata Kunci: Inovasi, Budaya Lokal, Karinding
Kearifan Lokal Masyarakat dalam Melestarikan kesenian Angklung Gubrag di Cipining Cigudeg Bogor Hudaepah, Hudaepah
Awilaras Vol 8 No 1 (2021): FUNGSI, INSTRUMENTASI, DAN PERTUNJUKAN
Publisher : LPPM ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/jal.v8i1.2625

Abstract

Abstrak Angklung Gubrag yang ada di Daerah Cipining Bogor merupakan Angklung Pusaka Karuhun yang Masih tetap dilestarikan hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat upaya-upaya para seniman dan tokoh adat dalam melestarikan dan mempertahankan nilai kearifan lokal yang ada dalam kesenian Angklung Gubrag. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Etnografi, dengan menggambarkan upaya pelestarian masyarakat dalam menjalankan nilai-nilai kearifan lokal, sehingga kesenian ini masih tetap eksis. Dalam Penelitian ini dilakukan observasi dan wawancara terhadap nara sumber yang ada di Cipining Cigudeg Kabupaten Bogor. Hasil Penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai kerifan lokal kesenian Angklung Gubrag di antaranya, gotong royong, musyawarah, kebeersamaan, dan nilai sosial budaya yang harus di lestarikan oleh generasi muda, agar nilai-nilai kearifan lokal ini tidak punah. Kata Kunci: Angklung Gubrag, Kaerifan Lokal, Pelestarian
Penguatan Identitas Budaya Lokal Melalui Pelestarian Kesenian Gambang Kromong pada Sanggar Jali Putra di Jakarta Hudaepah, Hudaepah
Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2025): JUNE
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/humaya.v5i1.12501

Abstract

Gambang Kromong is a traditional Betawi art combining gamelan elements with Chinese musical instruments. Currently, this art faces a cultural shift, neglected by the younger generation as they favor western music to traditional one. The youth’s efforts highly contribute to the preserved existence of traditional arts, one of which is through the Jali Putra art studio. This study strengthens the local cultural identity and maintains the existence of the Gambang Kromong traditional art. This study aims to contribute to the progress of preserving local cultures and traditional arts. It employed an ethnographic method with a holistic approach. The data were collected by means of direct observation, in-depth interviews, documentation, and literature reviews. The findings showed that strengthening local cultural identity is a pivotal role for art studios as it preserves the cultural heritage for the younger generations. Through cultural education, the youth’s involvement in cultural festival activities appears to be an effective endeavour in preserving the Gambang Kromong traditional arts. Finally, this study expectedly advances the preservation of local culture, especially traditional arts.
Inovasi Angklung Gubrag di Desa Kemuning Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Hudaepah, Hudaepah; Murwaningrum, Dyah
PANGGUNG Vol 30 No 4 (2020): Kearifan Lokal dalam Metode, Model dan Inovasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v30i4.1366

Abstract

Indonesia merupakan bangsa yang memiliki banyak kebudayaan dalam setiap daerahnya.Kebudayaan ini berkembang dalam setiap masyarakatnya sebagai kekayaan nasional. Dikalangan masyarakat Sunda, keberadaan angklung tradisional terkait erat dengan mitos NyaiSri Pohaci atau Dewi Sri sebagai lambang dewi padi. Pada awalnya, angklung tradisionaldigunakan oleh orang- orang desa sebagai bagian dari ritual kepada Dewi Sri. Acara ritual,tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.Angklung Gubrag Putra Kemuning merupakan kesenian tradisional yang ada di kabupatenTangerang, seiring perkembangan zaman bentuk pertunjukannya mengalami inovasi yangbisa diterima oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif denganpendekatan etnografi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi, wawancaramendalam, mengkaji beberapa buku-buku, jurnal dan hasil penelitian yang berhubungandengan Angklung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya inovasi pada angklunggubrag ini untuk melindungi dan melestarikan budaya tradisional dari kepunahan, karenabentuk pertunjukannya ini sudah berubah fungsinya dari ritual menjadi tontonan hiburanmasyarakat.Kata Kunci: Angklung, Inovasi, Pelestararian budaya