Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Digital Marketing Sebagai Strategi Meningkatkan Jumlah Konsumen UMKM Putra Salman di Kabupaten Magelang Dimas Sasongko; Agung; Gandhi; Arif Aryawan; Bagus; Alwan
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital Marketing adalah kegiatan promosi dan pencarian pasar melalui media digital secara online dengan memanfaatkan berbagai sarana misalnya jejaring sosial. Digital Marketing sangat diperlukan guna meningkatkan banyak sektor mulai dari micro hingga macro. Kendala yang dialami dari usaha UMKM Putra Salman antara lain kesulitan mengemas produk dalam menarik dan belum memanfaatkan Teknologi Informasi dalam promosi produk. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM Putra Salman tentang implementasi Digital Marketing untuk meningkatkan jumlah konsumen. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dalam waktu 3 (tiga) bulan terbagi dalam lima tahap yaitu: (1) tahap sosialisasi, (2) tahap pelatihan, (3) tahap pendampingan, (4) tahap monitoring evaluasi, dan (5) pelaporan. Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat adalah UMKM Putra Salman memiliki sosial media Instagram dan Facebook, selain itu pemilik UMKM Putra Salman memiliki kemmapuan mengelola media sosial dan memiliki pengetahuan tambahan tentang Digital Marketing.
Analisis Spasial-Temporal Hubungan LST dan NDVI terhadap Pembentukan Urban Heat Island di Kota Kendari Alwan; Muhibuddin, Andi; Syafri; Latief, Rudi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i3.31052

Abstract

Percepatan urbanisasi dan dinamika iklim global telah meningkatkan tingkat keparahan dampak Urban Heat Island (UHI), terutama di kota-kota tropis seperti Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi spasial-temporal antara indeks vegetasi (NDVI) dan LST di Kota Kendari untuk tahun 2015, 2019, dan 2024. Citra satelit Landsat 8 digunakan untuk menghitung NDVI dan LST, yang kemudian dianalisis lebih lanjut dengan metodologi statistik deskriptif, korelasi. Temuan menunjukkan adanya peningkatan suhu permukaan maksimum dari 27,02°C di tahun 2015 menjadi 31,64°C di tahun 2024, bersamaan dengan variasi nilai NDVI yang menunjukkan tren positif di area yang dikonservasi. Hubungan negatif yang konstan antara NDVI dan LST terlihat di tiga tahun penelitian, dengan nilai R² terbesar sebesar 0,4444 yang tercatat pada tahun 2015, yang menandakan pengaruh signifikan vegetasi dalam mengurangi suhu permukaan. Nilai R² yang menurun di tahun-tahun berikutnya menandakan meningkatnya tekanan pembangunan terhadap ekosistem vegetatif. Penemuan ini memvalidasi pentingnya mempertahankan dan meningkatkan RTH sebagai elemen penting dalam perencanaan spasial sebagai pendekatan mitigasi termal dan dalam mengelola efek UHI di wilayah perkotaan tropis.
Edukasi Partisipatif K3 pada Pabrik Kerupuk di Tasikmalaya untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Praktik Keselamatan Kerja Julia, Dhea; Martini, Dini; Alwan; Herdiani, Nia; Wardani, Dinar Puji
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v5i1.379

Abstract

Occupational Safety and Health (K3) is crucial for preventing workplace accidents, which are primarily caused by human factors such as low discipline and non-compliance with Standard Operating Procedures (SOPs) and Personal Protective Equipment (PPE) usage. To address this, a community service activity using a participatory educational approach was conducted to enhance workers' K3 understanding. The intervention's effectiveness was evaluated through pre-test and post-test instruments. Initially, K3 implementation was minimal, characterized by the infrequent use of PPE. However, following the counseling, participants' knowledge increased significantly, evidenced by a statistical p-value of 0.000 (p < 0.05). This proves that the educational intervention effectively improved K3 comprehension. Ultimately, this enhanced knowledge is projected to ensure worker safety, maintain product quality, and boost consumer confidence, thereby driving the market expansion of food MSMEs. Keywords: job safety, education, knowledge.