Departemen Preparation memegang peran penting dalam kelancaran proses produksi di PT ABC karena mensuplai material untuk empat departemen produksi, namun dalam prosesnya masih terdapat kendala dalam menyuplai material sehingga menyebabkan loss time material, Berdasarkan data departemen RE (Raw Edge) adalah departemen dengan loss time material tertinggi dengan rata-rata kerugian sebesar Rp 2.615.034 pada periode September 2024 – Februari 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar permasalahan terjadinya loss time material di departemen Raw Edge dengan menggunakan metode RCA, menentukan prioritas permasalahan untuk diberikan usulan perbaikan menggunakan metode FMEA dan memberikan usulan perbaikan berdasarkan hasil analisis dengan metode RCA dan FMEA untuk menurunkan loss time material di departemen Raw Edge PT ABC. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisa data menggunakan metode RCA dan FMEA diketahui bahwa penyebab dominan terjadinya loss time material di departemen raw edge adalah ucr yang disebabkan oleh dua faktor yaitu Faktor material dengan akar masalah belum ada sistem yang menampilkan stok secara real time dengan RPN 240 dan faktor metode dengan akar masalah belum ada sistem yang menampilkan kebutuhan compound dengan RPN 168. Usulan perbaikan yang diberikan adalah dengan dibuatkan sistem yang bisa menampilkan stok compound secara real time dan membuat sistem yang menampilkan kebutuhan compound.Kata Kunci: Loss Time, Root Cause Analysis (RCA), Failure Mode Effect Analysis (FMEA)